JAVASATU.COM- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang, mewacanakan penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan di sekolah. Skema ini diklaim bakal menjadi yang pertama diterapkan di Indonesia sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan gizi sekaligus menekan risiko makanan basi.

Kepala SPPG Rampal Celaket, Cakra Midya Dalla Perkasa, mengatakan konsep MBG prasmanan dirancang dengan menghadirkan makanan langsung ke sekolah dan disajikan dalam kondisi masih hangat dan segar kepada siswa.
“Rencananya makanan akan kami sajikan langsung di sekolah dengan sistem prasmanan. Jadi makanan fresh, masih hangat, dan ini untuk meminimalisir tingkat kebasian,” kata Cakra saat ditemui, Senin (12/1/2026) malam.
Menurut Cakra, secara teknis SPPG akan membawa perlengkapan prasmanan ke sekolah, termasuk ompreng kosong yang telah disterilkan. Seluruh makanan akan dikemas terlebih dahulu menggunakan pembungkus khusus serta disalurkan dengan standar kebersihan ketat.
“Kami pakai ompreng kosong yang sudah steril, dibawa dengan sistem wrap, ditambah penggunaan APD lengkap oleh petugas. Jadi potensi kontaminasi bisa ditekan semaksimal mungkin,” jelasnya.
Namun, penerapan MBG prasmanan tidak akan dilakukan setiap hari. Keterbatasan sumber daya manusia menjadi salah satu pertimbangan utama. Karena itu, pelaksanaannya direncanakan secara bergilir antar sekolah.
“Prasmanan ini butuh banyak relawan. Kemungkinan nanti akan rolling, misalnya hari ini di sekolah A, besok di sekolah B. Kalau sudah ketemu ritmenya, baru kita serentakkan,” ujarnya.

Cakra menilai penyajian MBG secara prasmanan tidak hanya berdampak pada kualitas makanan, tetapi juga memberikan pengalaman baru bagi siswa. Ia berharap pola ini dapat meningkatkan selera makan anak sekaligus memperkuat interaksi antar penerima manfaat.
“Ini bisa jadi pengalaman baru bagi siswa. Kalau berhasil, bisa menjadi contoh untuk daerah lain,” tambahnya.
Saat ini, dari total 53 SPPG di Kota Malang, baru 28 SPPG yang sudah operasional. SPPG Rampal Celaket sendiri terus berupaya melakukan berbagai inovasi layanan, termasuk rencana program wisata dapur dan lomba memasak bagi anak-anak tingkat SD sebagai bagian dari edukasi gizi.
“Ke depan, setelah wisata dapur, kami juga mewacanakan program wisata dapur untuk anak-anak,” pungkas Cakra. (saf)