email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Analis Nilai Langkah Nyata Pendidikan Berkeadilan

by Redaksi Javasatu
12 Januari 2026

JAVASATU.COM- Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia. Peresmian dipusatkan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Presiden RI, Prabowo Subianto saat memberikan tanda tangan kepada murid-murid sekolah rakyat dalam acara Peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi yang berlangsung di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026). (Foto: Istimewa)

Program Sekolah Rakyat menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, menilai peluncuran Sekolah Rakyat (SR) merupakan langkah strategis pemerintahan Presiden Prabowo dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter, berbudi luhur, dan cinta tanah air demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Kehadiran Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi adalah bentuk komitmen nyata Presiden Prabowo dalam memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia. Anak bangsa, khususnya dari keluarga miskin ekstrem, kini memiliki peluang yang sama untuk memperoleh pendidikan bermutu, berkualitas, dan layak,” ujar Nasky dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/1/2026).

Menurut Nasky yang akrab disapa NPT, Sekolah Rakyat merupakan wujud keadilan sosial yang nyata. Program ini bertujuan memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan berkualitas di seluruh pelosok Indonesia.

“Ini adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Program ini sangat baik dan harus terus dilanjutkan, siapapun pemimpinnya,” katanya.

Ia menegaskan, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan perwujudan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan pemerataan akses pendidikan dan keadilan sosial.

“Sekolah Rakyat ini adalah mimpi besar Presiden Prabowo. Tujuannya membentuk karakter anak, mengasah kecerdasan, dan membuka masa depan yang lebih baik,” ucapnya.

Nasky juga menilai program tersebut sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, Sekolah Rakyat membuka akses pendidikan formal dan nonformal bagi anak-anak dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Kami mengapresiasi kerja nyata Presiden Prabowo dalam menjalankan visi Asta Cita, mengentaskan kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi harapan baru sekaligus jalan keluar bagi anak-anak bangsa untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.

Lebih lanjut, alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta itu menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31, yang menyatakan setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan dan pemerintah wajib membiayainya.

“Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo merupakan langkah tepat, berkeadilan, dan mampu meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan, khususnya bagi keluarga miskin ekstrem, terutama di daerah terpencil,” tegasnya.

Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, Nasky menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program Sekolah Rakyat.

Founder Nasky Milenial Center itu menilai, program ini merupakan strategi konkret dan alternatif pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem sekaligus membangun generasi anak bangsa yang sehat, cerdas, dan berakhlak.

“Ini menunjukkan negara hadir secara nyata di tengah masyarakat. Kehadiran Sekolah Rakyat sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh rakyat Indonesia,” katanya.

BacaJuga :

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

Bocil Dukun Gresik Dikenalkan Sosok Kartini Lewat Lomba Mewarnai

Meski demikian, Nasky mengingatkan adanya tantangan dalam pelaksanaan program tersebut, khususnya terkait penentuan sasaran penerima manfaat.

“Tantangannya adalah memastikan peserta didik benar-benar berasal dari keluarga miskin ekstrem yang berhak,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan tenaga pendidik yang akan ditempatkan di Sekolah Rakyat, mengingat latar belakang sosial dan psikologis peserta didik yang beragam.

“Guru dan pengelola harus memahami dinamika psikologi anak, berpengalaman mendampingi anak-anak marjinal, serta mampu merancang pembelajaran yang relevan karena ini berbasis asrama,” pungkasnya. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: PendidikaPrabowo SubiantoPresiden IndonesiaPresiden RISekolah Rakyat

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

450 Atlet Muda Ramaikan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

Nasky: Menteri Imipas Lindungi Jemaah Haji dari Praktik Ilegal sesuai Asta Cita Presiden

Polda Jateng Tangkap Bandar Narkoba di Demak

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Sabu “Tempel”, 36,64 Gram Diamankan

ETLE Handheld Diterapkan di Gresik, Dorong Disiplin Lalu Lintas

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

Eksekusi Swalayan Dinoyo Malang, PN Kosongkan Aset Lelang, Putusan Inkrah

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

BERITA LAINNYA

450 Atlet Muda Ramaikan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

Nasky: Menteri Imipas Lindungi Jemaah Haji dari Praktik Ilegal sesuai Asta Cita Presiden

Polda Jateng Tangkap Bandar Narkoba di Demak

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Sabu “Tempel”, 36,64 Gram Diamankan

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d