email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Wabup Gresik Minta Guru Ubah Cara Mengajar Matematika Agar Tak Menakutkan

by Sudasir Al Ayyubi
12 Januari 2026

JAVASATU.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendorong perubahan metode pembelajaran matematika agar tidak lagi menjadi momok bagi siswa. Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meminta para guru mengubah cara mengajar dengan pendekatan yang lebih menyenangkan dan jujur.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. (Foto: ist)

Pesan tersebut disampaikan Alif saat membuka pelatihan guru bertajuk Pembelajaran Diferensiasi dan Motivasi Siswa ala Jepang di Gedung Mandala Bhakti Praja, Gresik, Senin (12/1/2026).

“Yang sedang kita pikirkan adalah bagaimana matematika bisa menjadi pelajaran yang menyenangkan. Saya hanya menitipkan satu pesan penting, yakni kejujuran,” kata Alif.

Menurutnya, kejujuran dalam proses mengajar dan penilaian menjadi fondasi utama peningkatan kualitas pendidikan. Tanpa kejujuran, capaian hasil belajar dinilai hanya akan berhenti pada angka tanpa makna.

Pelatihan tersebut digelar pada 12–14 Januari 2026 dan diikuti 321 guru SD dan SMP se-Kabupaten Gresik. Kegiatan ini juga dihadiri Staf Ahli Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga, Prof Biyanto.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Hariyanto mengatakan, pelatihan dirancang untuk mendorong guru mengajarkan matematika secara inovatif, kontekstual, dan ramah bagi siswa.

“Pelatihan ini memperkuat numerasi guru sekaligus mengenalkan pembelajaran ala Jepang. Tujuannya menyiapkan peserta didik menghadapi TKA pada April 2026,” ujar Hariyanto.

Ia menyebut hasil TKA SMA 2025 secara nasional menjadi peringatan serius. Rata-rata nilai Bahasa Indonesia tercatat 57,39, Matematika 37,23, dan Bahasa Inggris 26,71.

BacaJuga :

Lihat Arca Panji Asli, Siswa SD di Kota Malang Tanya: “Boleh Pegang?”

Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Mulai Berdampak, Orang Tua Lebih Tenang

“Di Gresik kami menargetkan tidak ada nilai TKA di bawah 5 untuk SD dan SMP pada April mendatang. Target minimal Matematika 6,00 dan Bahasa Indonesia 7,00,” tegasnya.

Sebagai langkah penguatan, Pemkab Gresik juga mengembangkan ekosistem Bahasa Inggris melalui kerja sama dengan Kampung Inggris Pare. Program percontohan diterapkan di SDN 4 Petrokimia Gresik dan SMP Plus Jauharul Maknuun Sidayu dengan melibatkan seluruh warga sekolah.

Sementara untuk matematika, pendekatan ala Jepang dipilih untuk membiasakan siswa bernalar, memahami konsep, dan menikmati proses belajar. Pemkab Gresik menargetkan peningkatan nilai TKA yang konsisten dan masuk 10 besar Jawa Timur.

Pelatihan guru ini terselenggara atas kerja sama Pemkab Gresik dengan dukungan program CSR PT Petrokimia Gresik sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan daerah. (bas/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dispendik GresikGuruKabupaten GresikMatematikaPemkab GresikpendidikanWabup Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Lihat Arca Panji Asli, Siswa SD di Kota Malang Tanya: “Boleh Pegang?”

38 Tersangka Pig Butchering di Sukoharjo-Solo Dilimpahkan ke JPU

Polisi Ungkap Kekerasan Seksual di Lowokwaru Malang, Pelaku Ditahan

SIMPUL Sukabumi Soroti Anggaran Survei Jalan dan Irigasi Cicatih

Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Mulai Berdampak, Orang Tua Lebih Tenang

Hadapi Kemarau, Gresik Siapkan Air Bersih untuk Wilayah Rawan Kekeringan

Perda Parkir Kota Malang 2026 Sudah Berlaku, Apa Saja Aturan Barunya?

PGRI Sukalarang Tekankan Keteladanan Guru di Peringatan Maulid Nabi

Maxim Klarifikasi Program Turbo dan Komisi Pengemudi Ojol

Warga Kabupaten Malang, Yuk Ikut Lomba Video Literasi Berhadiah Rp16 Juta

Prev Next

POPULER HARI INI

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

Ojol Maxim Sukabumi Demo ke DPRD, Tuntut Tarif dan Perlindungan Hukum

Dikira Razia, Ternyata Polisi Majalengka Punya Kejutan untuk Pengendara

HUT Lalu Lintas ke-71, Satlantas Polres Batu Donor Darah dan Beri Bingkisan Ojol

Pemkot Malang Akan Telusuri Ulang 39 Bidang Aset di Ciptomulyo

BERITA LAINNYA

Lihat Arca Panji Asli, Siswa SD di Kota Malang Tanya: “Boleh Pegang?”

38 Tersangka Pig Butchering di Sukoharjo-Solo Dilimpahkan ke JPU

Polisi Ungkap Kekerasan Seksual di Lowokwaru Malang, Pelaku Ditahan

SIMPUL Sukabumi Soroti Anggaran Survei Jalan dan Irigasi Cicatih

Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Mulai Berdampak, Orang Tua Lebih Tenang

Hadapi Kemarau, Gresik Siapkan Air Bersih untuk Wilayah Rawan Kekeringan

Perda Parkir Kota Malang 2026 Sudah Berlaku, Apa Saja Aturan Barunya?

PGRI Sukalarang Tekankan Keteladanan Guru di Peringatan Maulid Nabi

Maxim Klarifikasi Program Turbo dan Komisi Pengemudi Ojol

Warga Kabupaten Malang, Yuk Ikut Lomba Video Literasi Berhadiah Rp16 Juta

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved