Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Maxim Klarifikasi Program Turbo dan Komisi Pengemudi Ojol

Eka Lesmana by Eka Lesmana
17 September 2026

JAVASATU.COM- Maxim Indonesia memberikan tanggapan atas pemberitaan Javasatu.com berjudul “Ojol Maxim Sukabumi Demo ke DPRD, Tuntut Tarif dan Perlindungan Hukum” yang terbit Rabu (16/9/2026). Perusahaan mengklarifikasi sejumlah hal terkait program Turbo, komisi aplikasi, tarif perjalanan, hingga pendaftaran mitra pengemudi.

Foto: Maxim

Direktur Pengembangan Maxim Indonesia Dirhamsyah menjelaskan, program Turbo merupakan layanan opsional dan tidak wajib diikuti oleh mitra pengemudi. Program tersebut memberikan prioritas lebih tinggi selama tiga jam dengan biaya tertentu bagi mitra yang memilih untuk mengikutinya.

“Program Turbo bersifat opsional dan tidak wajib diikuti oleh mitra pengemudi. Mitra yang tidak mengikuti program Turbo tetap dapat menerima orderan dan memperoleh penghasilan sesuai dengan mekanisme standar distribusi pesanan yang berlaku,” kata Dirhamsyah, dalam ketragnan tertulis melalui surel keppada Redaksi Javasatu.com, Kamis (17/9/2026).

Menurut Dirhamsyah, program tersebut dapat menjadi pilihan bagi mitra yang menjalankan aktivitas sebagai pengemudi secara paruh waktu dan menginginkan prioritas order dalam periode tertentu.

ADVERTISEMENT

Terkait komisi aplikasi, Dirhamsyah mengatakan Maxim menerapkan komisi dalam rentang 0-8 persen. Sementara biaya platform, menurut dia, telah diperhitungkan dalam tarif dasar perjalanan dan tidak dibayarkan secara terpisah oleh mitra pengemudi.

“Komisi aplikasi diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan besaran berada pada rentang 0-8 persen. Biaya platform telah diperhitungkan berdasarkan tarif dasar dan tidak dibayarkan secara terpisah oleh mitra pengemudi,” ujarnya.

Dirhamsyah menyebut biaya platform digunakan untuk mendukung operasional, pemeliharaan layanan, pengembangan teknologi, serta berbagai fitur dalam aplikasi.

Mengenai pendapatan pengemudi dan harga perjalanan, Maxim menyatakan mitra yang aktif menerima serta menyelesaikan pesanan memiliki kesempatan memperoleh penghasilan di atas rata-rata. Perusahaan juga menyatakan akan menjaga tarif perjalanan tetap terjangkau bagi pelanggan.

“Kami akan terus menjaga tarif perjalanan tetap terjangkau bagi pelanggan, sekaligus memberikan kesempatan kepada mitra pengemudi untuk memperoleh penghasilan selama mereka bersedia dan aktif bekerja,” kata Dirhamsyah.

Maxim juga memberikan penjelasan mengenai pendaftaran mitra pengemudi baru. Perusahaan menyatakan tetap membuka kesempatan bagi masyarakat di seluruh Indonesia yang ingin bergabung sebagai mitra pengemudi.

Namun, pembukaan pendaftaran tersebut dilakukan bersamaan dengan evaluasi kebutuhan mitra di setiap wilayah. Perhitungan mempertimbangkan perkembangan permintaan layanan dan keseimbangan antara jumlah mitra pengemudi dengan kebutuhan pengguna atau supply and demand.

“Maxim berkomitmen untuk tetap membuka kesempatan bagi masyarakat di seluruh Indonesia yang ingin bergabung sebagai mitra pengemudi. Di saat yang sama, perusahaan secara berkala melakukan evaluasi dan perhitungan terhadap kebutuhan mitra pengemudi di berbagai wilayah dengan mempertimbangkan perkembangan permintaan layanan,” ujarnya.

Menurut Maxim, pertumbuhan jumlah pesanan sejalan dengan meningkatnya popularitas layanan perusahaan. Karena itu, pertambahan jumlah mitra pengemudi dinilai sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan layanan sesuai kebutuhan pengguna.

Sebelumnya, ratusan pengemudi ojol Maxim yang tergabung dalam Mitra Maxim Sukabumi Roda Dua menggelar aksi unjuk rasa dan audiensi di Kantor DPRD Kota Sukabumi, Rabu (16/9/2026).

Aksi tersebut menjadi latar pemberitaan Javasatu.com mengenai tuntutan para pengemudi terkait tarif dan perlindungan hukum.

Tanggapan Maxim ini disampaikan perusahaan sebagai klarifikasi atas sejumlah informasi dalam pemberitaan tersebut. (eka/arf)

Tags: Kota SukabumiMaximojolTransportasi
Previous Post

Warga Kabupaten Malang, Yuk Ikut Lomba Video Literasi Berhadiah Rp16 Juta

Next Post

PGRI Sukalarang Tekankan Keteladanan Guru di Peringatan Maulid Nabi

Related Posts

Reses DPRD Kota Malang, Ginanjar Soroti Data DTSEN hingga Bantuan Pendidikan
Berita

Reses DPRD Kota Malang, Ginanjar Soroti Data DTSEN hingga Bantuan Pendidikan

5 November 2026
Residivis Kurir Sabu di Gresik Ditangkap, Polisi Sita 57,96 Gram
Berita

Residivis Kurir Sabu di Gresik Ditangkap, Polisi Sita 57,96 Gram

4 November 2026
Gedung Majalengka Creative Center Dicoret-coret, H Baya Geram dan Lapor Polisi
Berita

Gedung Majalengka Creative Center Dicoret-coret, H Baya Geram dan Lapor Polisi

4 November 2026
Bupati Majalengka Turun Tangan soal Nasib Sumitra, Atlet Peraih Emas Porprov yang Kontrak Kerjanya Sempat Tak Diperpanjang
Berita

Bupati Majalengka Turun Tangan soal Nasib Sumitra, Atlet Peraih Emas Porprov yang Kontrak Kerjanya Sempat Tak Diperpanjang

4 November 2026
Polres Malang Kukuhkan 360 Dai Kamtibmas, Perkuat Keamanan Desa
Berita

Polres Malang Kukuhkan 360 Dai Kamtibmas, Perkuat Keamanan Desa

4 November 2026
Aktivis Akhera Pasang Spanduk Apresiasi Program MBG dan Kinerja BGN
Berita

Aktivis Akhera Pasang Spanduk Apresiasi Program MBG dan Kinerja BGN

4 November 2026
Next Post
PGRI Sukalarang Tekankan Keteladanan Guru di Peringatan Maulid Nabi

PGRI Sukalarang Tekankan Keteladanan Guru di Peringatan Maulid Nabi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com