JAVASATU.COM- Tiga siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Gresik berhasil lolos seleksi dan menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gresik 2026. Mereka akan bertugas dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Sekolah Rakyat Terintegrasi I Gresik yang baru saja diresmikan secara permanen. Ketiga siswa itu mampu melewati proses seleksi yang ketat dan kompetitif setelah menjalani persiapan selama berbulan-bulan.
Salah satu siswa yang berhasil lolos adalah Akmalindo Kurniawansah, siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi asal Bawean. Ia mengaku bangga mendapat kesempatan menjadi bagian dari Paskibraka Gresik dan bertugas mengibarkan Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 RI.
“Mudah-mudahan prestasi ini dapat menjadi motivasi teman-teman yang lain untuk membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas bukan penghalang untuk meraih mimpi menyambut masa depan,” ujar Akmalindo, Kamis (13/8/2026).
Menurut Akmalindo, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi siswa lain di Sekolah Rakyat untuk terus berprestasi dan berani mengejar cita-cita.
Keberhasilan tiga siswa Sekolah Rakyat tersebut menjadi bagian dari 75 anggota Paskibraka Kabupaten Gresik 2026 yang dikukuhkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Aula Mandala Bhakti Praja Kantor Pemkab Gresik, Kamis (13/8/2026).
Sebanyak 75 anggota Paskibraka Gresik berasal dari pelajar SMA, SMK, MA sederajat dan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Gresik. Mereka sebelumnya telah melewati proses seleksi sejak awal tahun.
Dalam prosesi pengukuhan, para anggota Paskibraka mengucapkan Ikrar Putra Indonesia dan mencium Bendera Merah Putih satu per satu sebagai simbol kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta para anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan, tugas mengibarkan bendera pada HUT Kemerdekaan bukan sekadar seremoni.
“Kalian adalah putra-putri pilihan terbaik. Tugas mengibarkan bendera pada Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI bukan sekadar tugas seremonial, melainkan bentuk pengabdian nyata serta wujud kehormatan yang luar biasa kepada daerah, bangsa, dan negara,” ujar Bupati Yani.
Yani juga meminta pengalaman selama mengikuti pendidikan, latihan dan masa karantina menjadi bekal bagi para anggota Paskibraka untuk berkembang dan memberikan kontribusi positif di lingkungan masyarakat.
“Saya berharap, hasil pendidikan, latihan maupun saat masa karantina yang telah dilaksanakan selama ini benar-benar menjiwai sikap dan perilaku kalian. Jadilah contoh dan teladan yang baik bagi pelajar serta generasi muda lainnya,” katanya.
Tiga siswa Sekolah Rakyat tersebut selanjutnya akan menjalankan tugas bersama anggota Paskibraka lainnya dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Kantor Pemkab Gresik pada 17 Agustus 2026.
Pengukuhan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati Gresik bersama jajaran Forkopimda dan kepala OPD yang hadir.
Suasana haru mewarnai momentum tersebut menjelang pelaksanaan tugas mereka sebagai pengibar Merah Putih. (bas/arf)