JAVASATU.COM- TNI mengerahkan 1.201 personel dan 29 alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk mempercepat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hingga hari ketiga penanganan, Senin (17/8/2026), sebanyak 9 unit alutsista telah dikerahkan ke lokasi terdampak. Sementara 20 unit lainnya disiagakan untuk mendukung operasi kemanusiaan.
“Pengerahan personel dan alutsista tersebut dilakukan untuk mendukung mobilitas personel, distribusi bantuan, serta penanganan masyarakat terdampak gempa,” demikian keterangan Pusat Penerangan (Puspen) TNI yang diterima redaksi JAVASATU.COM, Selasa (18/8/2026).
Selain mengerahkan personel dan alutsista, TNI juga terus menyalurkan bantuan kebutuhan masyarakat terdampak gempa. Hingga hari ketiga, total bantuan yang telah dikirim mencapai 122,232 ton.
Jumlah tersebut termasuk tambahan bantuan sebanyak 61,347 ton. Sebagian bantuan di antaranya berasal dari Kementerian Pertahanan.
“Dukungan kemanusiaan terus disalurkan untuk mempercepat penanganan serta memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana,” tulis Puspen TNI.
Dalam penanganan bencana tersebut, TNI juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta instansi terkait lainnya di wilayah terdampak.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan pengerahan personel, dukungan peralatan, dan distribusi bantuan dapat berjalan efektif sesuai kebutuhan di lapangan. (saf)