JAVASATU.COM- Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, optimistis penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) perkantoran serta program Corporate Social Responsibility (CSR) di Kota Malang dapat terus ditingkatkan.
Pernyataan itu disampaikan saat penyerahan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Dinas Kesehatan Kota Malang, PT PLN UP3 Kota Malang, dan PT Telkom Indonesia Witel Jawa Timur Barat Kota Malang, Senin (12/1/2026), di Halaman Balaikota Malang.

Penghargaan ini diberikan dalam rangka Peringatan Hari Kesehatan Nasional Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025, sebagai bentuk apresiasi bagi instansi yang menerapkan standar K3 secara konsisten.
Selain penghargaan, diserahkan juga secara simbolis CSR Bank Jatim berupa satu unit truk tangki air yang diterima langsung oleh Wali Kota Wahyu Hidayat. Bantuan ini diharapkan memperkuat pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurut Wali Kota Wahyu, kolaborasi antara penerapan K3 dan CSR bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari upaya membangun budaya kerja aman, tertib, dan profesional.
“Dengan sinergi ini, keselamatan dan kesehatan menjadi tanggung jawab bersama. Kami optimistis K3 dan program CSR bisa terus ditingkatkan dan menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan yang profesional dan berdaya saing,” kata Wahyu.
Wahyu menambahkan, Apel Pagi ASN Pemkot Malang yang menjadi momentum penyerahan ini diharapkan mendorong implementasi nyata K3 di setiap aktivitas kerja. Selain itu, program CSR diharapkan memberi manfaat langsung bagi warga Kota Malang dan mendorong instansi lain ikut berperan aktif dalam pembangunan daerah.
“Semoga penghargaan dan bantuan CSR ini bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus memotivasi instansi lain untuk ikut berpartisipasi,” ujarnya.
Dengan langkah ini, Kota Malang menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan keselamatan kerja dan tanggung jawab sosial perusahaan, sehingga tercipta pelayanan publik yang lebih prima dan berkelanjutan. (arf)