JAVASATU.COM- PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) memperkuat fasilitas logistik terintegrasi di Osowilangun, Surabaya, untuk mendukung kebutuhan industri Jawa Timur sekaligus konektivitas distribusi menuju Indonesia Timur.
Fasilitas tersebut menggabungkan pergudangan, pengelolaan persediaan, layanan kepabeanan, penanganan barang, hingga distribusi.

Direktur CKB Logistics Iman Sjafei mengatakan fasilitas Osowilangun dirancang sebagai salah satu simpul pergerakan barang dari kawasan industri Jawa Timur menuju berbagai wilayah, termasuk Indonesia Timur.
“Fasilitas Osowilangun bukan sekadar ruang gudang. Fasilitas ini merupakan simpul yang menghubungkan kebutuhan industri Jawa Timur dengan pergerakan barang menuju Indonesia Timur. Dengan hub yang terintegrasi, kami ingin menghadirkan visibilitas, kecepatan, dan kepastian proses yang lebih baik bagi pelanggan,” ujar Iman di Surabaya, Rabu (30/9/2026).
Kompleks pergudangan Osowilangun telah beroperasi sejak 2017 dengan luas sekitar 140.000 meter persegi. Di dalamnya terdapat fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) seluas 20.000 meter persegi. Tingkat keterisian atau occupancy rate fasilitas CKB Logistics tersebut mencapai 82 persen.
Sebagai fasilitas PLB, Osowilangun menyediakan layanan penyimpanan barang sesuai ketentuan kepabeanan, termasuk proses inbound dan outbound, repacking, pelabelan, serta konsolidasi. Mekanisme PLB juga memungkinkan penundaan pembayaran bea dan pajak sampai barang dikeluarkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Iman mengatakan CKB Logistics melihat kebutuhan terhadap layanan logistik terintegrasi terus berkembang seiring aktivitas industri dan perdagangan. Karena itu, perusahaan berupaya menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pelanggan.
“CKB Logistics melihat prospek yang positif dan hadir sebagai solusi logistik terintegrasi yang siap menyesuaikan dengan kebutuhan industri,” katanya.
Penguatan fasilitas logistik tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor Transportasi dan Pergudangan tumbuh 6,81 persen secara kumulatif pada semester I-2026. Pada triwulan II-2026, sektor tersebut berkontribusi 6,16 persen terhadap struktur Produk Domestik Bruto (PDB).
Di Jawa Timur, ekonomi tumbuh 5,96 persen pada triwulan I-2026 dan 5,72 persen pada triwulan II-2026. Pertumbuhan tersebut turut ditopang konsumsi, investasi, ekspor, perdagangan, industri pengolahan, dan konstruksi.
CKB Logistics juga mengintegrasikan aspek keselamatan, digitalisasi, efisiensi energi, dan keberlanjutan dalam operasional Osowilangun. Fasilitas tersebut menggunakan skylight untuk memanfaatkan pencahayaan alami serta forklift listrik untuk mendukung efisiensi operasional.
“Skylight membantu mengoptimalkan penggunaan energi sesuai kebutuhan area. CKB terus meningkatkan keamanan, keandalan, integrasi, digitalisasi, ESG, efisiensi operasional, dan dukungan terhadap kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan,” kata Iman.

Dalam aspek lingkungan, perusahaan juga menjalankan sejumlah program tanggung jawab sosial, termasuk penanaman mangrove di Romokalisari, Surabaya, serta penggunaan standar emisi Euro 4 dalam operasional tertentu.
Iman mengatakan pengembangan layanan logistik ke depan akan diarahkan pada peningkatan integrasi dan pemanfaatan teknologi untuk membaca kebutuhan pelanggan secara lebih cepat.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan keamanan, keandalan, integrasi, digitalisasi, ESG, efisiensi operasional, dan dukungan terhadap kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Digitalisasi membantu kami membaca kebutuhan pelanggan dengan lebih cepat, sementara penerapan ESG memastikan pertumbuhan logistik berjalan seiring dengan efisiensi dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” pungkasnya. (sir/arf)