email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 2 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tahan Guncangan, Rumah Adat Joglo Dinilai Lebih Kuat Hadapi Gempa

by Javasatu
16 Juli 2019

JAVASATU.COM- Gempa bumi kerap meruntuhkan bangunan rumah modern, namun rumah adat justru terbukti lebih tahan terhadap guncangan. Hal ini terlihat dalam beberapa peristiwa bencana besar seperti di Palu dan Lombok, di mana ribuan rumah ambruk, tetapi beberapa rumah adat tetap berdiri.

Pelestari budaya Malang, Priambodo. (Foto: Ist)

Pelestari budaya Malang, Priambodo, menjelaskan bahwa rumah adat seperti Joglo dan semi-Joglo memiliki struktur yang dirancang ramah terhadap kondisi alam.

Ciri utamanya adalah empat tiang utama yang disebut Soko Guru, ditancapkan pada umpak (alas batu) dan diletakkan di atas batu bata merah dan pasir, menciptakan fleksibilitas saat terjadi guncangan.

“Struktur ini memungkinkan rumah bergerak mengikuti arah gempa, bukan melawan. Ini membuatnya lebih tahan,” ujar Priambodo, Selasa (16/7/2029).

Rumah adat juga menggunakan “blandar sunduk”, balok pengikat di atas tiang yang mengunci struktur, biasanya tanpa paku logam, melainkan dengan pantek bambu. Sistem ini dinilai lebih lentur dan tidak mudah patah seperti beton.

Praktisi kebencanaan Kabupaten Malang, Bagiyo Setiyono, membenarkan ketahanan rumah adat. Dari pengalamannya dalam evakuasi pascagempa, bangunan dengan model Soko Guru umumnya tidak roboh total, meski sebagian tiangnya patah.

“Bangunan semacam ini bisa jadi solusi di daerah rawan gempa seperti Malang Selatan. Ini bagian dari kearifan lokal yang perlu dihidupkan kembali,” katanya, Selasa (16/7/2019).

BacaJuga :

Punokawan Merdeka di Malang, Ludruk Jadi Ruang Kritik dan Edukasi Budaya

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Bagiyo yang juga Sekretaris BPBD Kabupaten Malang menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang risiko bencana dan konsep bangunan aman gempa. Ia menyebut bahwa meski rumah adat dianggap kuno, konsep dasarnya bisa diterapkan dalam arsitektur modern.

“Tren sekarang bisa menggabungkan kekuatan model lama dengan bahan baru. Misalnya, tetap memakai sambungan tanpa paku, tapi menggunakan skrup fleksibel untuk struktur yang lebih tahan saat gempa,” ujarnya.

Dengan intensitas gempa yang makin sering, ia menilai pendekatan berbasis kearifan lokal bukan sekadar budaya, tapi bagian dari mitigasi bencana yang efektif. (Js)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Gempa BumiRumah Adat JawaRumah Joglo

Comments 1

  1. Ping-balik: 534 Pangkalan Elpiji di Sulteng Disiagakan Saat Libur Tahun Baru - Nusa Daily

BERITA TERBARU

8.000 Satlinmas Jateng Serukan “Jaga Desa, Jaga Indonesia”

Aktivis Agraria Afri Faturahman Nahkodai PK KNPI Lengkong Sukabumi

Brandgang Lapas Malang Disulap Jadi Kebun Jagung, Panen Perdana 4 Kuintal

Survei Lokasi Sebelum Beraksi, Polisi Bongkar Curanmor di Majalengka

PWI Luncurkan Website pwi.or.id, Hampir 40 Portal Daerah Terkoneksi

Jelang Hari Santri 2026, LP Maarif NU Dukun Siapkan Ini

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, JNF Sampaikan Selamat

Podcast Ngalam Hebak: Malang untuk Semua, Semua untuk Malang, Osob Kiwalan

Residivis di Kota Batu Tipu Lansia, Motor Penjual Es Krim hingga Tukang Tambal Ban Digondol

BK DPRD Kabupaten Malang Tunggu Polisi soal Anggota Gerindra MUA

Prev Next

POPULER HARI INI

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

BERITA LAINNYA

8.000 Satlinmas Jateng Serukan “Jaga Desa, Jaga Indonesia”

Aktivis Agraria Afri Faturahman Nahkodai PK KNPI Lengkong Sukabumi

Brandgang Lapas Malang Disulap Jadi Kebun Jagung, Panen Perdana 4 Kuintal

Survei Lokasi Sebelum Beraksi, Polisi Bongkar Curanmor di Majalengka

PWI Luncurkan Website pwi.or.id, Hampir 40 Portal Daerah Terkoneksi

Jelang Hari Santri 2026, LP Maarif NU Dukun Siapkan Ini

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, JNF Sampaikan Selamat

Podcast Ngalam Hebak: Malang untuk Semua, Semua untuk Malang, Osob Kiwalan

Residivis di Kota Batu Tipu Lansia, Motor Penjual Es Krim hingga Tukang Tambal Ban Digondol

BK DPRD Kabupaten Malang Tunggu Polisi soal Anggota Gerindra MUA

Prev Next

POPULER MINGGU INI

HUT ke-81 TNI, Andika Perkasa Titip Pesan soal Profesionalisme

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved