email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 29 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mengintip Tradisi Upacara Entas-entas Leluhur di Desa Glanggang Pakisaji Malang

by Bakier Soekarno
4 September 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Masyarakat Indonesia memiliki beragam adat dan budaya. Seperti halnya di Kabupaten Malang Jawa Timur. Masyarakat beragama Hindu di Desa Glanggang Kecamatan Pakisaji sering melaksanakan tradisi upacara adat Entas-entas bagi para leluhurnya.

Dikatakan Pemangku Pura Eka Kapti Desa Glanggang, Rudi, tradisi upacara Entas-entas di Desa Glanggang ada sejak dahulu.

“Tujuannya adalah untuk mengantarkan roh beliau kepada sang pencipta dan mendapatkan tempat yang terbaik” kata Pemangku Rudi, Senin (29/8/2022).

“Entas-entas itu sama dengan ngaben. Kalau ngaben itu pembakarannya langsung saat orang tersebut meninggal, badan kasarnya langsung dibakar. Tetapi kalau entas-entas ini dilakukan setelahnya dengan secara simbolis” imbuh Rudi menerangkan.

Rudi mengungkapkan, upacara Entas-entas di Desa Glanggang dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai Senin-Rabu (27-29/8/2022).

Pada Senin (27/8/2022), Rudi menceritakan, diawali dengan upacara Matur Pioning atau ziarah ke makam punden desa dan leluhur yang akan di entas.

Selanjutnya, Selasa (28/8/2022) dilaksanakan upacara kirim doa yang diadakan di rumah.

“Di upacara kirim doa itu, arwah atau roh leluhur yang akan di entas dipanggil, kalau dalam umat Hindu namanya Diulapi. Diundang ke sesajen yang sudah disediakan” urai Rudi.

Kemudian di acara puncaknya yakni Rabu (29/8/2022). Diawali dengan upacara Pecaruan. Kata Rudi, Cari berasal dari Jawa Kuno artinya harmonis.

“Jadi sebelum acara dimulai, kita mengharmoniskan alam dulu. Harmonis dengan sesama manusia. Supaya acara berjalan dengan lancar” tegas Rudi.

Setelah Pecaruan, dilakukan upacara penyempurnaan raga sarirah atau badan kasar manusia.

“Di upacara penyempurnaan ditandai dengan pembakaran lima unsur panca maha buta yakni, unsur tanah, air, api, udara dan Akasa atau ruang. Itu disempurnakan, karena kelima unsur itu merupakan pembentuk badan kasar manusia” jelasnya.

Kemudian dilanjutkan dengan upacara Puspa Sarirah badan halus. Diterangkan Rudi, badan halus manusia menurut Hindu terdiri dari Pancatan Mantra.

“Pancatan mantra itu pembentuk badan halus atau Sukma Sarirah. Itu disempurnakan dengan cara diupacarai oleh Pandita. Kemudian di Ngaben atau dibakar. Setelah dibakar diupacarai lagi, selanjutnya dilarung di sungai” papar Rudi.

Usai upacara badan halus sempurna, Rudi menyebut, upacara yang terakhir adalah Upacara Ngelinggihang Dewa Hyang.

“Artinya, leluhur kita yang diupacarai hari ini sudah sama statusnya dengan Dewa. Orang Hindu percaya, kalau leluhur sudah diupacarai entas-entas menjadi Dewa Hyang dan berhak untuk disembah” terang Rudi.

Rudi menambahkan, saat ini juga dilaksanakan upacara Melaspas. Diterangkan Rudi, Melaspas adalah upacara pembersihan dan penyucian bangunan, alat baru seperti rumah, kantor, gedung, dan lain sebagainya.

“Yakni, menghilangkan kotoran yang ada di rumah. Kotoran itu saat waktu membangun seperti bahan bangunan. Tujuannya, agar rumah tersebut layak dihuni dan memiliki nilai kesakralan atau kesucian” pungkas Rudi.

(Foto: Bakier Soekarno/Javasatu.com)

1 of 24
- +

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

21.

22.

23.

24.

Sementara itu, salah satu warga Desa Glanggang Pakisaji yang memilik hajat, Toni Purwanto. Dia melakukan upacara Entas-entas untuk ayahnya bernama Samenun beserta leluhurnya.

Toni berkata, bagi leluhur yang dahulu mungkin meninggalnya karena kecelakaan atau kena musibah, dengan upacara Entas-entas ini dapat mengantarkan roh kepada sang Pencipta.

“Supaya tidak ada ikatan di tempat itu (lokasi kejadian). Dengan begitu, saya bisa menepati darma saya sebagai warga Hindu” jelas Toni.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

“Semoga upacara entas-entas. Dapat menjadikan roh orang tua dan leluhur saya bersatu dengan penciptanya” imbuhnya.

Toni berharap, usai dilakukan upacara Entas-entas arwah atau panca maha buta dapat kembali ke tempat asalnya, sehingga bisa memperlancar perjalanan roh menuju ke alam yang tertinggi.

“Terima kasih kepada Romo Pandita, Romo Pemangku beserta keluarga yang mendukung upacara entas-entas ini. Tanpa bantuan beliau-beliau tidak mungkin upacara ini terlaksana dengan lancar. (Kir/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: beritaDesa GlanggangKecamatan PakisajiUmat HinduUpacara Entas-entas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Mahasiswa UNIRA Malang Didorong Jadi Penggerak Nilai Pancasila

Angkot Pelajar Kota Malang Bakal Ditambah, Anggaran 2027 Disiapkan di Atas Rp2 Miliar

Yudo Margono Tekankan Pentingnya Inovasi dan Tanggung Jawab Komandan TNI

Luhut Pesan Prajurit TNI Berikan Keteladanan dan Loyalitas

Patroli Polres Malang Bagikan Sembako, Warga Diingatkan Nomor 110

Forkopimcam Gresik Perkuat Koordinasi Jaga Kondusivitas Wilayah

TNI Gagalkan 16,4 Kg Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

MUI Kecamatan Gresik Siapkan Kader Muda Penggerak Keagamaan

Panglima TNI Masak 2.000 Porsi Makanan untuk Warga dan Ojol

Jejak WhatsApp Ungkap Asal 21 Paket Sabu di Sukoharjo

Prev Next

POPULER HARI INI

HUT ke-81 TNI, Andika Perkasa Titip Pesan soal Profesionalisme

Fither Kuntajaya Siap Emban Amanah sebagai Plt Camat Manyar

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

BERITA LAINNYA

Mahasiswa UNIRA Malang Didorong Jadi Penggerak Nilai Pancasila

Angkot Pelajar Kota Malang Bakal Ditambah, Anggaran 2027 Disiapkan di Atas Rp2 Miliar

Yudo Margono Tekankan Pentingnya Inovasi dan Tanggung Jawab Komandan TNI

Luhut Pesan Prajurit TNI Berikan Keteladanan dan Loyalitas

Patroli Polres Malang Bagikan Sembako, Warga Diingatkan Nomor 110

Forkopimcam Gresik Perkuat Koordinasi Jaga Kondusivitas Wilayah

TNI Gagalkan 16,4 Kg Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

MUI Kecamatan Gresik Siapkan Kader Muda Penggerak Keagamaan

Panglima TNI Masak 2.000 Porsi Makanan untuk Warga dan Ojol

Jejak WhatsApp Ungkap Asal 21 Paket Sabu di Sukoharjo

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved