JAVASATU-GRESIK- Dengan memanfaatkan potensi dan hasil berlimpah, warga Desa Sukowati, Bungah, Gresik dilatih membikin kue dari bahan dasar pisang. Pelatihan diikuti sebanyak 60 ibu ibu yang tergabung di PKK desa setempat menghadirkan seorang pelatih.

Kades Sukowati H. Maslichan menerangkan, tanaman pisang dari berbagai varietas banyak ditemukan di desa Sukowati. Sebab itu, dari potensi dan hasil berlimpah ini, warg dilatih membuat kue berbahan dasar pisang. Menurutnya untuk mencari tambahan pendapatan.
“Terlebih saat pandemi merebak ini warga butuh tambahan pendapatan. Iya banyak tanaman pisang di sepanjang aliran Bengawan Solo di Desa Sukowati” jelas H. Maslichan, Sabtu (18/12/2021).

Berbekal gagasan untuk mencari nilai tambah dari penjualan pisang, Ketua PKK Sukowati Umu Sulami yang juga istri kepala desa menambahkan, segera berunding dengan beberapa pengurus PKK yang lain, seiring masukan terkait pemberdayaan ibu ibu yang banyak berdiam di rumah, akhirnya disepakati mengundang Ny Henny alias Amik untuk memberikan bimbingan, motivasi, serta praktek langsung, termasuk cara pemasarannya.
“Sebagai sentra penghasil pisang untuk kawasan Kecamatan Bungah, kami menginginkan nilai tambah dari harga jual pisang tersebut, kalau hanya dijual pisang saja, harganya jatuh, apalagi over supply” ungkap Umu Sulami.
Sementara, pelatih Amik sangat antusias dan semangat ketika disuruh memberikan materi pembelajaran membuat kue berbahan dasar pisang.
“Pisang raja, atau jenis yang lain ketika masak dan cukup manis, ketika kita olah dengan sedikit sentuhan, dan sedikit hiasan, maka harga jualnya semakin meningkat, dan tentu saja kita mendapat hasil dari jerih payah dari proses mengolah tersebut” terang Amik di depan 60 ibu ibu PKK.

Amik menjelaskan, Pisang raja di kupas, dilembutkan hanya pakai garpu, memakai blender justru akan lebih merata, ditambahkan beberapa bahan pembuat kue, baru dimasak, dan siap dihidangkan atau dipasarkan.
“Biar kelihatan menarik dan menambah cita rasa, boleh di atas lapisan dari kue pisang tadi kita beri keju, atau coklat, atau variasi yang lain, bahkan untuk kue ulang tahun juga bisa, silahkan banyak mencoba dan belajar” pungkas Amik. (Bas/Nuh)