email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

OPINI: Nisfu Sya’ban dan Isu “Blackout”, Cahaya Doa di Tengah Gelapnya Kepanikan Publik

by Redaksi Javasatu
3 Februari 2026

BacaJuga :

MCC Bukan Beban APBD: Kekeliruan Cara Pandang dalam Membaca Ekonomi Kreatif

MCC Bukan Beban APBD, Tapi Mesin Masa Depan Kota Kreatif Dunia

ilustrasi

OPINI

Nisfu Sya’ban dan Isu “Blackout”, Cahaya Doa di Tengah Gelapnya Kepanikan Publik

Oleh: Dr. H. Susilo Surahman, S.Ag., M.Pd., MCE – Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Malam Nisfu Sya’ban selalu menjadi momentum istimewa bagi umat Islam. Ia dipahami sebagai malam penuh doa, refleksi, dan persiapan spiritual menyongsong bulan suci Ramadan. Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, Nisfu Sya’ban menghadirkan jeda, ruang hening untuk menenangkan hati, memperbaiki diri, serta memohon ampunan kepada Allah.

Tahun ini, suasana sakral tersebut bersinggungan dengan keresahan publik akibat isu “blackout” nasional yang ramai diperbincangkan. Informasi mengenai kemungkinan padamnya listrik secara massal memicu kepanikan. Dampaknya dinilai berpotensi meluas ke sektor ekonomi, komunikasi, hingga aktivitas sehari-hari masyarakat. Ketidakpastian ini menambah beban psikologis publik yang sebelumnya telah akrab dengan berbagai krisis.

Dalam konteks inilah relevansi spiritual Nisfu Sya’ban menemukan maknanya. Malam yang sarat doa dapat menjadi “cahaya” di tengah “gelap” kepanikan. Doa bukan sekadar ritual formal, melainkan energi batin yang menenangkan, menguatkan, dan menumbuhkan harapan. Ketika masyarakat diliputi kecemasan menghadapi ancaman “blackout”, doa, terutama yang dipanjatkan bersama menjadi simbol bahwa bangsa ini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kekuatan spiritual yang menyatukan hati.

Momentum Nisfu Sya’ban juga mengandung pelajaran refleksi sosial. Kepanikan publik semestinya tidak melahirkan saling menyalahkan, melainkan memperkuat solidaritas. Sebagaimana doa Nisfu Sya’ban yang kerap dilakukan berjamaah, bangsa Indonesia perlu menghadapi tantangan dengan kebersamaan. Pemerintah dituntut sigap memberikan kepastian dan komunikasi yang transparan. Di sisi lain, masyarakat diajak untuk tetap tenang, bijak menyaring informasi, serta tidak terjebak dalam ketakutan berlebihan.

Pada akhirnya, Nisfu Sya’ban mengingatkan bahwa cahaya doa mampu menembus gelapnya keresahan. Di tengah isu “blackout”, malam ini dapat dimaknai sebagai penguat kesadaran bahwa Indonesia memiliki dua ikhtiar sekaligus: ikhtiar duniawi melalui kebijakan dan teknologi, serta ikhtiar ukhrawi melalui doa dan ibadah. Dengan keduanya, harapan tetap terjaga, agar bangsa ini teguh menghadapi setiap tantangan, dan cahaya spiritual senantiasa menerangi perjalanan bersama. (*)

Share this:

  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook

Like this:

Like Loading...
Tags: Opini

Leave a ReplyCancel reply

BERITA TERBARU

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Ambulans Gratis Polres Gresik Antar Pasien ke RSUP Kemenkes Surabaya

DPRD Gresik Usut SK ASN Palsu, 18 Korban Terdata

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Lapas Malang Perangi HP Ilegal, Pungli dan Narkoba: Tanpa Kompromi

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

DPRD Gresik Usut SK ASN Palsu, 18 Korban Terdata

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Pelatihan Juru Masak MBG Batch 3 di Blitar, Peserta Uji Kompetensi Masakan Indonesia

Band Emo Asal Sidoarjo Decemberism Rilis “A Summer Bluer”, tentang Perpisahan

Munas IKAPETE, Prof Masykuri Terpilih Lagi, Targetkan Penguatan Program Nasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d