email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Refleksi HUT ke-111 Kota Malang: Saatnya Mengganti Lambang dan Semboyan?

[Opini]

by Redaksi Javasatu
7 Maret 2025
ADVERTISEMENT

[Opini]

Refleksi HUT ke-111 Kota Malang: Saatnya Mengganti Lambang dan Semboyan?

Oleh: Danny Agung Prasetyo (Anggota Komisi A DPRD Kota Malang)

Kota Malang telah ditetapkan sebagai kotapraja sejak 1 April 1914, yang kini diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Kota Malang. Sejak saat itu, lambang dan semboyan Pemerintah Kota Malang telah mengalami tiga kali perubahan. Perubahan pertama terjadi pada tahun 1937 di era kepemimpinan Wali Kota J.H. Boerstra, dengan lambang bergaya VOC yang menampilkan stilasi singa serta semboyan dalam bahasa Latin: Malang Nominor Sursum Moveor (Malang Kotaku, Maju Tujuanku).

Pasca-kemerdekaan, lambang dan semboyan mengalami perubahan. Lambang bergaya burung Garuda menggantikan stilasi singa, sementara semboyannya diadaptasi menjadi bahasa Indonesia: Malang Namaku, Maju Tujuanku. Pada tahun 1964, tepat pada HUT ke-50 Kota Malang, semboyan kembali diubah menjadi Malang Kucecwara, yang berarti “Tuhan Menghancurkan yang Bathil, Menegakkan yang Benar.” Usulan ini diajukan oleh Prof. Raden Ngabehi Poerbatjaraka. Lambang yang digunakan saat ini, dengan perisai bersudut lima, ditetapkan pada 14 Juli 1970 berdasarkan keputusan DPR-GR.

Namun, makna Malang Kucecwara mulai dipertanyakan sejak ditemukannya Prasasti Ukirnegara pada tahun 1974. Sejumlah akademisi, seperti Dwi Cahyono, arkeolog dan dosen Ilmu Sejarah Universitas Negeri Malang, berpendapat bahwa makna asli Malangkucecwara lebih tepat diartikan sebagai “bangunan suci pemujaan Dewa Siwa,” bukan sekadar semboyan moral tentang kehancuran kebathilan.

Sejarah mencatat bahwa istilah Malangkucecwara juga ditemukan dalam berbagai prasasti, seperti Prasasti Tembaga Kedu dan inskripsi di kompleks Candi Prambanan, bahkan di luar Indonesia, seperti di Kamboja dan negara-negara Asia lainnya. Ini menimbulkan pertanyaan: apakah Malang Kucecwara benar-benar mencerminkan identitas dan cita-cita Kota Malang?

Jika kata Mala dalam Malangkucecwara diartikan sebagai “kebathilan” atau “penyakit”, maka korupsi adalah salah satu kebathilan terbesar yang harus diberantas. Korupsi tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merusak sistem, menghancurkan lingkungan, serta mengancam kesejahteraan generasi mendatang. Oleh karena itu, momentum HUT ke-111 Kota Malang bisa menjadi titik refleksi untuk melawan dan menghapus praktik korupsi dari Kota Malang, bahkan dari seluruh Indonesia.

Dalam budaya Jawa, perubahan lambang dan semboyan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah doa dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik. Ini adalah wujud kesadaran kolektif untuk kembali ke nilai-nilai kesucian, kejujuran, dan ketulusan dalam membangun daerah.

BacaJuga :

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

OPINI: Nisfu Sya’ban dan Isu “Blackout”, Cahaya Doa di Tengah Gelapnya Kepanikan Publik

HUT ke-111 Kota Malang tahun ini menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan perayaan Idulfitri 1446 H. Semangat Idulfitri adalah kembali kepada kesucian. Semoga ini juga menjadi momentum bagi Kota Malang untuk kembali suci dari segala bentuk kebathilan, termasuk korupsi. Inilah saatnya membangun kota yang lebih adil, bersih, dan berintegritas. Wis wayahe wong tulus tampil!.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Danny Agung PrasetyoDPRD Kota MalangHUT Kota Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pesantren Ramadan SMAN 8 Malang Satukan Tiga Angkatan dalam Satu Spirit

Bank Jatim Bantu Tiga Mobil Operasional untuk Pesantren di Gresik

Jelang Mudik Lebaran 2026, DPUPR Kota Kediri Percepat Perbaikan Jalan Hasanudin-Imam Bonjol

TNI Pukul Mundur TPNPB OPM di Nabire, Basis dan Amunisi Daniel Aibon Kogoya Disita

Polisi dan Sopir Ambulans di Gresik Bagikan Takjil Gratis

Kabur Usai Curi Motor, Pria Surabaya Lompat ke Truk Trailer di Duduksampeyan

Safari Ramadan MUI Kecamatan Gresik Kupas Fikih Wanita di Lumpur

RSUD Gambiran Kediri Buka Skrining Kanker Payudara Rp450 Ribu hingga 18 Mei 2026

Penajatim Hadir, Media Siber Utamakan Kualitas dan Integritas

Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Penajatim Hadir, Media Siber Utamakan Kualitas dan Integritas

RSUD Gambiran Kediri Buka Skrining Kanker Payudara Rp450 Ribu hingga 18 Mei 2026

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Jelang Mudik Lebaran 2026, DPUPR Kota Kediri Percepat Perbaikan Jalan Hasanudin-Imam Bonjol

BERITA LAINNYA

Jelang Mudik Lebaran 2026, DPUPR Kota Kediri Percepat Perbaikan Jalan Hasanudin-Imam Bonjol

TNI Pukul Mundur TPNPB OPM di Nabire, Basis dan Amunisi Daniel Aibon Kogoya Disita

RSUD Gambiran Kediri Buka Skrining Kanker Payudara Rp450 Ribu hingga 18 Mei 2026

Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata

SPPT PBB Kota Kediri 2026 Mulai Didistribusikan ke Seluruh Kelurahan, Mari Bayar Pajak

MUI Kutuk Serangan Israel-AS ke Iran, Serukan PBB dan OKI Hentikan Eskalasi

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Chanté Karya Citra Kirana Hadirkan Koleksi Eksklusif di Shopee Big Ramadan Sale

Analis Apresiasi Polri Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi, Selamatkan Generasi Muda Indonesia

Manzone Gandeng Adipati Dolken Luncurkan Koleksi Festive 2026 Sambut Idulfitri

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi II Malang Sukses Digelar, Satria Muda Juara

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d