JAVASATU.COM- EMBA Group kembali menunjukkan komitmennya terhadap Kota Malang dengan menggelar Emba Jetbus Run Malang 2026, ajang lari yang mengusung kampanye gaya hidup sehat sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 18 Januari 2026 di kawasan pusat Kota Malang.

Presiden Direktur EMBA Group, Randy Kartika Yudha, mengatakan event tersebut menjadi bagian dari kontribusi sosial EMBA sebagai brand fashion Indonesia yang lahir dan tumbuh di Malang sejak 1968. Menurutnya, keberlangsungan sebuah brand tidak hanya dinilai dari sisi bisnis, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“EMBA bukan sekadar brand fashion, tetapi bagian dari perjalanan Kota Malang. Karena itu kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar Randy, Sabtu (17/1/2026).
Emba Jetbus Run Malang dipilih sebagai medium kampanye karena olahraga lari dinilai inklusif dan mudah diakses oleh berbagai kalangan. Ajang ini terbuka bagi pelari dari Malang maupun daerah lain di Indonesia, tanpa batasan usia dan latar belakang.
“Lari adalah olahraga yang sederhana dan bisa dilakukan siapa saja. Lewat kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin sadar pentingnya hidup sehat,” katanya.
Selain aspek kesehatan, EMBA Group menargetkan event ini mampu menggerakkan sektor ekonomi lokal. Kehadiran peserta dari luar daerah diharapkan berdampak pada peningkatan aktivitas UMKM, kuliner, perhotelan, dan industri kreatif di Kota Malang.
Tak hanya itu, Emba Jetbus Run Malang juga dirancang sebagai ruang kolaborasi antara brand, komunitas olahraga, pelaku usaha lokal, dan pemerintah daerah. EMBA menilai sinergi lintas sektor penting agar kegiatan ini memiliki dampak berkelanjutan.
“Kami ingin event ini menjadi ruang kebersamaan, tempat berbagai elemen masyarakat bisa saling terhubung dalam satu momentum positif,” jelas Randy.
EMBA Group berharap Emba Jetbus Run Malang dapat berkembang menjadi agenda tahunan dan masuk dalam kalender kegiatan Kota Malang. Melalui kegiatan ini, EMBA menegaskan peran brand lokal tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga aktif membangun kesadaran hidup sehat dan memperkuat identitas kota.
“Ini adalah cara kami tumbuh bersama masyarakat dan menjaga ikatan emosional dengan kota kelahiran EMBA,” pungkasnya. (dop/arf)