JAVASATU.COM-GRESIK- Perayaan hari raya Iduladha 1444 hijriah/ 2023 masehi disambut meriah oleh warga Kabupaten Gresik, salah satunya warga yang bermukim di Perumahan Griya Sekar Kedaton, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kebomas. Kemeriahan itu dibuktikan dengan beberapa kegiatan hasil inisiasi takmir musala Griya Sekar Kedaton bersama warga setempat.

Rabu malam (28/6/2023) warga mengadakan takbir keliling dengan rute dalam komplek perumahan setempat. Takbir keliling yang dilakukan usai salat Isya diikuti warga dan jemaah mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa.
Kemudian, pada Kamis pagi (29/6/2023) dilakukan salat Iduladha dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban dengan mengedepankan Animal Welfare. Menurut UU No.18 tahun 2009 Animal Welfare atau kesejahteraan hewan adalah segala urusan yang berhubungan dengan keadaan fisik dan mental hewan menurut ukuran perilaku alami hewan yang perlu diterapkan dan ditegakkan untuk melindungi hewan dari perlakuan setiap orang yang tidak layak terhadap hewan yang dimanfaatkan manusia.
Ketua Panitia penyembelihan hewan kurban setempat, Ahmad Fauzi mengungkapkan, penyembelihan hewan kurban di Perumahan Griya Sekar Kedaton sudah sesuai dengan syariat Islam. Tata cara dalam menyembelih hewan Kurban juga mengedepankan konsep Animal Welfare.
“Tahun ini ada 4 ekor sapi dan 7 ekor kambing yang di sembelih di sini. Dan semua hewan kurban sudah dicek oleh dinas terkait tentang kesehatan hewan kurbannya. Dan aman untuk dikonsumsi warga,” kata Fauzi, Kamis (29/6/2023).
Daging hewan kurban, kata Fauzi, akan dibagikan kepada masyarakat. Pastinya sesuai dengan aturan panitia kurban.
“Selain warga di komplek perumahan, daging juga akan dibagikan kepada fakir miskin dan beberapa masyarakat sekitar perumahan yang berhak menerima sesuai syariat Islam,” pungkas Fauzi.

Sebelumnya, dalam khotbah Iduladha yang dibawakan ustaz Ali Su’ubi menceritakan sedikit tentang teknis pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.
“Di zaman kanjeng Nabi Muhammad SAW kurban tidak ada panitia karena umat muslim masih sedikit, di zaman sekarang penyembelihan hewan kurban ada panitia karena umat muslim sudah banyak dan bisa tertib serta akur dalam kebersamaan,” tutur ustaz Ali.
Untuk itu, dia mengajak seluruh jemaah untuk terus menjaga kerukunan umat Muslim, terutama dalam kehidupan sehari-hari antar tetangga.
“Jadi bagi warga yang tahun ini masih belum bisa berkorban, bisa ambil bagian berperan membantu penyembelihan dan menyalurkan daging hewan kurban ke masyarakat. Artinya jadilah masyarakat yang khoirunnas anafauhum linnas ala kulli hal (sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia) dalam menerapkan kehidupan sehari-hari,” pesan ustaz Ali.

Sementara itu, Takmir musala Griya Sekar Kedaton, Dodik Hilmi menyampaikan, kemeriahan perayaan Iduladha 1444 hijriah di Perumahan Griya Sekar Kedaton juga bertujuan untuk lebih mengkrabkan dan merukunkan tali persaudaraan antar warga.
“Di momen ini cocok untuk kami manfaatkan menambahk kerukunan antar sesama warga. Dan alhamdulillah Iduladha tahun ini sangat meriah karena sudah lepas dari pandemi Covid-19. Kita ada takbir keliling perumahan juga kemarin. Kemudian salad Ied dan penyembelihan hewan kurban,” ungkap Dodik kepada awak media ini.
Selain itu, menurut Dodik, kurban memiliki makna menyingkirkan hal-hal yang dapat menghalangi upaya mendekatkan diri kita pada Allah SWT. Untuk itu, dengan kurban di Iduladha seluruh masyarakat di sini amal ibadahnya ditingkatkan oleh Allah SWT.
“Terima kasih kepada semua pihak yang ikut menyukseskan kegiatan iduladha tahun 1444 hijriah, semoga bermanfaat dan mendapatkan ridho Allah SWT. Dan semoga tahun depan lebih ditingkatkan lagi,” tutup Dodik. (Bas/Arf)