Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Bandara Banyuwangi Sediakan Layanan Pemeriksaan GeNose C-19

Javasatu by Javasatu
4 Mei 2021

Javasatu,Banyuwangi- Bandara Banyuwangi menyediakan fasilitis pemeriksaan GeNose C-19 bagi penumpang yang menggunakan jasa angkutan udara. Layanan ini melengkapi sejumlah fasilitas kesehatan sebelumnya untuk mendeteksi Covid-19, seperti pemeriksaan swab dan rapid tes antigen.

Bilik pemeriksaan GeNose C-19 di Bandara Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

“GeNose C-19 terhitung mulai tanggal 2 Mei 2021 kemarin, di Bandara Banyuwangi sudah berjalan,” kata Executive General Manager PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Banyuwangi Cin Asmoro saat dihubungi, Selasa 4 Mei 2021.

Menurut Cin Asmoro, pihaknya menyediakan dua bilik untuk pemeriksaan GeNose C-19. Untuk kuotanya sendiri, dalam sehari bisa melayani hingga 200 kantong GeNose C-19. “Tarifnya sebesar 40 ribu rupiah untuk sekali pemeriksaan GeNose,” katanya.

Diakui Cin Asmoro, pada hari pertama kemarin pengguna layanan GeNose C-19 masih tidak terlalu tinggi. “Antusiasmenya untuk hari ini belum terlalu tinggi, karena mungkin (sosialisasinya)belum maksimal,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT
Meski demikian, dengan adanya layanan ini maka para pengguna jasa angkutan udara di Bandara Banyuwangi memiliki opsi lebih banyak dalam pemeriksaan Covid-19. “Ini sifatnya opsional. Jadi penumpang ada pilihan, mau GeNose, rapid test antigen atau tes swab,” ujarnya.
“Karena opsional, tidak semua operasional penerbangan pada hari H bisa menggunakan GeNose, karena memang alatnya terbatas. Misal, pada hari H ternyata sudah habis, ya kita katakana habis. Penumpang bisa pakai alat yang lain, seperti antigen atau swab,” imbuhnya.

Cin Asmoro menambahkan, pihaknya sudah melakukan antisipasi terkait adanya temuan alat rapid tes antigen bekas di Bandara Kualanamu. Diantaranya fasilitas kesehatan yang melayani pemeriksaan rapid tes antigen harus terverifikasi oleh Dinas Kesehatan.

“Mereka yang melayani antigen  harus divalidasi oleh Dinkes. Hasil rapid tes antigen faskes yang sudah tervalidasi inilah yang bisa digunakan untuk persyaratan penerbangan,” katanya.

Selain itu, pihak bandara secara periodik melakukan pemantauan secara langsung ke lapangan untuk melihat apakah pemeriksaan rapid tes antigen oleh faskes tersebut sudah sesuai dengan SOP atau belum.

“Ketiga, dalam SOP itu jika penumpang dilakukan antigen, maka akan diinformasikan, bapak ibu alat ini masih label ya. Masih rapi, bersih dan belum digunakan. Itu upaya kami agar kejadian yang kemarin (Bandara Kualanamu) tidak terulang di bandara lain, khususnya di Banyuwangi,” tutupnya. (Nd/Js)

Tags: Bandara BanyuwangiBanyuwangiGeNose C19PT Angkasa Pura IIPT Angkasa Pura II Cabang Banyuwangi
Previous Post

Perawat Cantik Jadi Korban Penyiraman BBM dan Pembakaran

Next Post

Gubernur Khofifah Minta Bank Jatim Perluas Layanan Digital

Related Posts

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan
Berita

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

26 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
Next Post
Gubernur Khofifah Minta Bank Jatim Perluas Layanan Digital

Gubernur Khofifah Minta Bank Jatim Perluas Layanan Digital

Comments 1

  1. Ping-balik: Lima Pekerja Migran Asal Banyuwangi Terkonfirmasi Positif COVID-19 - Javasatu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com