Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dampak Larangan Mudik, Pengusaha Villa di kota Batu Makin Terpuruk

Wiyono by Wiyono
9 September 2023
0

Javasatu,Batu- Dampak Pandemi Covid-19 ditambah dengan adanya larangan mudik membuat sejumlah Pengusaha Villa di Kota Batu Jawa Timur hingga saat ini bisa dibilang kritis. Panen Puluhan Juta Rupiah dalam sepekan saat lebaran tiba hanyalah tinggal cerita.

Maman Adi Saputra, seorang pengusaha Villa desa Oro-oro Ombo Kota Batu. (Foto: Dok)

Villa yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata turun drastis, biasanya 15 hari sebelum lebaran, Villa-villa di kota Batu sudah penuh dengan pesanan, namun sekarang faktanya beda, sudah banting harga, pelaku wisata hanyalah terdiam, malah mereka cancel (pembatalan), Villa yang sudah dipesan sebelumnya. Ini karena ada larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah.

“Kita merasa dirugikan dengan kebijakan larangan mudik, karena beberapa tamu sudah membatalkan pembatalan, lalu tamu dari sekitar Jatim juga tidak bisa masuk kota Batu” kata Maman Adi Saputra, seorang pengusaha Villa Desa Oro-oro Ombo Kota Batu, saat ditemui, Kamis (29/4/2021).

Yang menjadi persoalan kata Maman, pemerintah melarang mudik, tetapi tidak melarang orang berwisata, Artinya yang berwisata hanya penduduk lokal, hal ini tidak mungkin akan bermalam di Villa.

“Hal ini pula tidak ada kompensasi terhadap pelaku usaha mikro seperti pengusaha Villa” jelas Maman.

Salah satu villa di kota Batu ramai pengunjung sebelum pandemi Covid-19 dan larangan mudik. (Foto: Dok)

Afian Seorang pengusaha Villa kota Batu mengaku akibat pelarangan mudik, dirinya rugi puluhan juta rupiah, karena hingga sampai sekarang, tiga Villa miliknya tidak ada yang melakukan pemesanan.

“Lebaran dulu tahun 2020, pandemi Covid-19 ada saja yang melakukan pemesanan Villa, tetapi sekarang ini karena ada larangan mudik, tamu satupun tidak ada yang melakukan pemesanan Villa, mungkin pada takut adanya larangan mudik” ungkap Afian.

Biasanya menjelang lebaran, kata dia, 15 hari sebelumnya sudah penuh pemesanan meski harganya dua kali lipat, tetapi sekarang dengan harga biasa dan tidak mengalami kenaikan malah pemesanan pun juga tidak ada.

“Ini mungkin karena larangan mudik, masyarakat yang hendak menginap di villa takut kena Razia. Sebab langganan tamu kami rata-rata berasal dari sekitar Jawa timur, Jakarta dan Jawa Tengah” tuturnya.

Salah satu villa di kota Batu sepi pengunjung, diduga akibat covid-19 dan larangan mudik. (Foto: Dok)

Menurutnya, saat lebaran, tiga Villa dalam sehari sebelum Pandemi Covid-19 laku Rp 3 juta hingga Rp 6 juta, bila dalam hitungan 5 hari dapat menghasilkan uang setidaknya Rp 25 juta.

Ia mengatakan, akibatnya adanya pembatasan perjalanan, persyaratan ketat untuk menggunakan transportasi, larangan mudik, swab dan karantina membuat masyarakat berpikir dua kali untuk menginap di Villa. (Yon/Saf)

Tags: Kota BatuLebaranVillaWisata
Previous Post

Satgas Yonif 512 Dampingi Tim BNPP-RI Tinjau Pos Lintas Batas Negara di Papua

Next Post

Petugas Gabungan di Gresik Gerebek Kios Jamu Nyambi Jual Miras

Related Posts

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan
Berita

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

26 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
Next Post
Petugas Gabungan di Gresik Gerebek Kios Jamu Nyambi Jual Miras

Petugas Gabungan di Gresik Gerebek Kios Jamu Nyambi Jual Miras

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Bina Kamila Racik Identitas Fashion Unik untuk Girl Group South Queen
  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com