Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ini Point Penting Raker Dewan Kesenian Jawa Timur 2021

Bagus Ary Wicaksono by Bagus Ary Wicaksono
29 Juni 2021
4

JAVASATU-SURABAYA- Ini point penting Raker Dewan Kesenian Jawa Timur 2021. Raker untuk menyusun program kerja tahun 2022. Juga untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan tahun lalu. Pelaksanaan Raker Dewan Kesenian Jawa Timur 2021 menggunakan konsep Hybrid yakni kombinasi Online dan Offline. Itu karena semakin meningkatnya kasus Covid-19 di Jawa Timur saat ini.

Dewan Kesenian Jawa Timur
Dewan Kesenian Jawa Timur dalam raker diingatkan bahwa tidak berfungsi sebagai event organizer samata.

BACA JUGA: Jaranan Tril Meriahkan Sumpah Pemuda – Kliktimes.com

BACA JUGA: Paguyuban Pelestari Budaya Aksara Jawa Khawatirkan Kepunahan Budaya Jawa – Javasatu.com

Acara ini berlangsung selama dua hari, yaitu tanggal 26 – 27 Juni 2021. Adapun untuk offline tempat kegiatan Rapat Kerja adalah di Pendopo Taman Budaya Jawa Timur, Jl. Genteng Kali No.85 Surabaya.

Wakil Sekretaris Bidang Program Nasar Albatati kepada kliktimes.com menjelaskan pada Senin (28/6/2021). Masih banyak aspek program kerja organisasi yang belum dapat tercapai secara memuaskan. Yakni terkait implementasi program kerja yang telah dicanangkan. Dalam raker dapat ditemukan berbagai kelemahan dalam aspek-aspek program kerja.

“Utamanya yang telah dilaksanakan pada tahun 2020 dan 2021 yang sedang dilaksanakan sebagai dasar evaluasi kinerja. Sekaligus sebagai referensi perumusan penyusunan program kerja yang lebih baik ke depan,” jelasnya.

Salah satunya, kata Nasar Albatati , perlu ditemukan konsep sinergisitas kinerja dan program kerja yang lebih strategis dan proporsional. Yakni berdasarkan pedoman dasar tatakelola organisasi Dewan Kesenian Jawa Timur dalam struktur kelembagaan yang kolektif kolegial saat ini.

Tujuan Raker Dewan Kesenian Jawa Timur

Tujuan Raker, yakni Dewan Kesenian Jawa Timur harus kembali kepada marwah jatidiri keorganisasiannya. Sebagai organisasi yang memiliki tugas memberdayakan potensi seni-budaya yang ada di Jawa Timur. Maka seyogyanya program kerja Dewan Kesenian Jawa Timur merepresentasikan jatidiri tersebut.

Selain merumuskan program-program inspiratif bidang seni-budaya yang mampu menggeliatkan kehidupan dan dinamika kesenian di Jawa Timur. Dewan Kesenian Jawa Timur harus mampu menemukan gagasan-gagasan kreatif yang mampu mengembangkan kualitas estetika kesenian di Jawa Timur yang lebih kontekstual, kontemporer dan berbobot. Kiat-kiat tersebut harus terformulasikan dalam program kerja organisasi. Oleh karena itulah maka tugas penting pada Rapat Kerja kali ini adalah dalam rangka memperkuat eksistensi organisasi tersebut.

“Tema rapat kerja ini adalah Reeksistensi Dewan Kesenian Jawa Timur sebagai Representasi Kesenian di Jawa Timur,” tegasnya.

Adapun peserta Rapat Kerja  yaitu: Badan Pengurus Harian yang terdiri dari 7 Orang Presidium yang merupakan representasi dari Ketua, 4 Sekretaris dan 2 Bendahara. Lalu  Departemen di Dewan Kesenian Jawa Timur. Departeman ini terdiri dari enam departemen bidang kesenian yaitu Departemen Tari, Departemen Sastra, Departemen Seni Rupa, Departemen Musik, Departemen Film, Dan Departemen Teater. Serta Lima Departemen non bidang kesenian yang terdiri dari Departemen Hukum dan Ham, Departemen Penelitian dan Pengembangan, Departemen Humas dan Media, Departemen Penerbitan dan Publikasi,  dan Depertemen Kerjasama dan Permasaran.

Peserta Raker dan Laporan Panitia

Peserta raker juga dari   Majelis Pertimbangan Organisasi. Dan ExOfficio yang merupakan . Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Terdiri atas Asisten Kesejahteraan Masyarakat, Setda Provinsi Jawa Timur, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kepala Biro Administrasi Kemasyarakatan, Setda Provinsi Jawa Timur serta Dewan Kesenian Kabupaten/ Kota se- Jawa Timur

“Acara dimulai dengan penyampaian laporan kepanitian Agung WHS selaku Wakil Sekretaris Bidang Ekstrenal,” tegasnya.

Dalam penyampaiannya Agung menekankan bahwa acara Rapat Kerja ini awalnya Offline dengan memperhatikan protokol kesehatan. Namun karena situasi pandemi di Surabaya dan beberapa daerah lain di Jawa Timur semakin parah. Maka panitia mengubah rencana kegiatannya yang semula Full Offlline menjadi konsep Hydrid (Online dan Offline).

“Dengan berubahnya konsep tidak serta merta mengubah esensi dari rapat kerja ini. Yakni ditemukan konsep sinergisitas kinerja dan program kerja yang lebih strategis dan proporsional. Tentu berdasarkan pedoman dasar tatakelola organisasi Dewan Kesenian Jawa Timur dalam struktur kelembagaan yang kolektif kolegial saat ini,” papar Agung ditirukan Nasar.

Pesan Penting Presidium

Lalu sambutan Perwakilan Presidium Luhur Kayungga. Ia menyampaikan Dewan Kesenian Jawa Timur harus kembali ke marwah dan jati dirinya. Yakni menjadi lembaga yang mewakili seniman dan budayawan  Provinsi Jawa Timur. Guna membantu, menopang, dan memfasilitasi program-program Pemerintah  Provinsi Jawa Timur. Terutama di bidang seni budaya khususnya dalam melestarikan, mengembangkan, dan  memelihara kehidupan kesenian di Provinsi Jawa Timur.

Hudiono selaku Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial Pemerintah Provinsi Jatim membuka raker. Menurutnya Dewan Kesenian Jawa Timur harus kembali kepada marwah dan jati dirinya. Yakni pertama menyediakan konsep, gagasan, memberikan usulan, pertimbangan, dan  atau evaluasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tentang strategi dan  kebijakan pembangunan seni budaya di Provinsi Jawa Timur.

“Kedua Sebagai mitra bagi institusi/instansi terkait dengan pengembangan dan  pelestarian seni budaya,” ujarnya.

Ketiga Bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan pembinaan dan pengembangan seni budaya di Provinsi Jawa Timur. Dengan tujuan Meningkatkan kualitas berkesenian. Lantas Menopang tempat dan pusat kegiatan seni budaya. Memberdayakan kreatifitas berkesenian yang bernilai ekonomis, Mendorong adanya peningkatan apresiasi seni masyarakat. Serta Peningkatan kesejahteraan seniman.

Dalam sesi diskusi, Hudiono menegaskan Dewan Kesenian Jawa Timur sebagai sebuah Lembaga  yang menaungi seniman dan budayawan di Jawa Timur harus tetap bersinergi. Dengan apa yang menjadi Visi dan Misi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Terutama dalam bidang seni dan budaya.

“Untuk itu Dewan Kesenian Jawa Timur harus secara aktif berkomunikasi dan Koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Utamanya yang terkait mengenai apa saja yang menjadi ide, wacana, gagasan serta program kerja yang akan dilakukan,” pungkasnya.

Reeksistensi Organisasi, Dewan Kesenian Jawa Timur Bukan EO

Terkait Reeksistensi Dewan Kesenian Jawa Timur ada juga pemaparan dari narasumber Prof Setyo Yuwono Sudikan (Anggota Majelis Pertimbangan Organisasi). Moderatornya  Eko Suwargono (Anggota Presidium Dewan Kesenian Jawa Timur).

Ada beberapa catatan penting.  Pertama,  Dewan Kesenian Jawa Timur bukanlah Even Organizer. Yang hanya melaksanakan pameran pagelaran ataupun pertunjukan. Tetapi mitra Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka Pemajuan Kebudayaan dalam perlindungan, pengembangan, pelestarian serta pemanfaatan kebudayaan di Jawa Timur.

Kedua, Dewan Kesenian Jawa Timur Harus Mampu untuk melakukan assessment. Dengan bekerjasama dengan Dewan Kesenian Kabupaten/Kota di Jawa Timur terkait Kesenian dan Kebudayaan di Jawa. Nantinya peta ini akan menjadi dasar pijakan bagi Pemerintah Provinsi dalam melakukan kebijakan terkait kesenian dan kebudayaan

Ketiga, harus membangun sinergitas dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah terutama Asisten Kesejahteraan Masyarakat, Setda Provinsi Jawa Timur. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Serta Kepala Biro Administrasi Kemasyarakatan, Setda Provinsi Jawa Timur serta Dewan Kesenian Kabupaten/ Kota se- Jawa Timur. Itu semua dalam rangka  Pemajuan Kebudayaan dalam perlindungan, pengembangan, pelestarian serta pemanfaatan kebudayaan di Jawa Timur.(Ary)

Tags: Dewan Kesenian Jawa TimurRaker Dewan Kesenian Jawa TimurSurabaya
Previous Post

Gowes Cara Asik Menambah Imun Tubuh

Next Post

H. Mas’ud Abdullah Nakhodai MWC NU Driyorejo Gresik

Related Posts

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan
Berita

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

26 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
Next Post
H. Mas’ud Abdullah Nakhodai MWC NU Driyorejo Gresik

H. Mas'ud Abdullah Nakhodai MWC NU Driyorejo Gresik

Comments 4

  1. Ping-balik: Polres Malang Tindak Tegas Penyebar Video Kericuhan Pasar Gondanglegi - KlikTimes
  2. Ping-balik: Para Seniman Beri Masukan untuk Departemen Seni Rupa - Javasatu
  3. Ping-balik: Departemen Seni Rupa Dewan Kesenian Jawa Timur Safari Lima Kota - KlikTimes
  4. Ping-balik: Dewan Kesenian Jatim Gelar Sayembara Manuskrip Buku Puisi 2021 - KlikTimes

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Retreat Kepala Sekolah Kota Malang Dibatalkan, Program Kompetensi Tetap Jalan
  • Pemkab Gresik Perketat Pengawasan LPG 3 Kg, HET Pangkalan Rp18 Ribu
  • Bakorwil Malang Raih Terbaik Lomba Kebersihan Masjid dan Toilet Jatim
  • Pemkab Malang Tunggu Aturan Gaji ASN via Kopdes dan PPPK dari APBN
  • HUT ke-67 Pemuda Pancasila di Kota Sukabumi Jadi Semangat Pengabdian
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com