JAVASATU.COM- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang menggandeng beberapa OPD untuk memberikan pelatihan kemandirian bagi warga binaan Lapas Perempuan Klas IIA Sukun, Malang.

Program ini digagas sebagai tindak lanjut instruksi Plt Bupati Malang, Sanusi, saat peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia.
Pelatihan digagas melalui sinergi Disnaker dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Koperasi dan UMKM, serta BPJS Ketenagakerjaan.
Rapat koordinasi perdana digelar di kantor Disnaker, Selasa (27/8/2019), dipimpin Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnaker, M Yekti Pracoyo.
“Rencana pelatihan bagi warga binaan ini merupakan tindak lanjut komunikasi Plt Bupati dengan Kalapas Wanita,” jelas Yekti, Rabu (28/8/2025).
Yekti menjelaskan, pelatihan akan difasilitasi oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ganesha, Kepanjen, dengan materi pengembangan usaha, penjualan, dan pendanaan.
Disperindag dan Dinas Koperasi akan menambah materi untuk memastikan peserta memiliki tindak lanjut nyata setelah pelatihan.
“Tujuannya agar para warga binaan setelah keluar dari Lapas bisa mandiri secara ekonomi dan tetap berdaya dengan memanfaatkan soft skill yang dimiliki,” tambah Yekti.
Jenis pelatihan yang direncanakan antara lain sulam, dengan jumlah peserta mencapai puluhan, mencakup warga binaan dari Kabupaten Malang maupun seluruh penghuni Lapas Wanita.
Detail teknis pelaksanaan akan dibahas pada pertemuan lanjutan antara Disnaker dan Lapas Wanita. (ayu)