Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemkot Kediri Gelar OJT Pengendalian PPOK dan Asma, Tingkatkan Kompetensi Tenaga Medis Puskesmas

Fathur Rohman by Fathur Rohman
17 November 2025
0

JAVASATU.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Kesehatan menggelar On The Job Training (OJT) Pengendalian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dan Asma sebagai upaya meningkatkan kapasitas tenaga medis dalam menangani penyakit paru.

Pemkot Kediri Gelar OJT Pengendalian PPOK dan Asma. (Foto: Ist/Javasatu.com)

Pelatihan berlangsung Selasa-Jumat, 4-7 November 2025, di sebuah hotel di Kota Kediri dan diikuti 40 tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan petugas puskesmas se-Kota Kediri.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Fahmi Adi Priyantoro, Sp.PD., menyampaikan bahwa OJT ini bertujuan memperkuat kompetensi tenaga kesehatan, khususnya di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), agar mampu memberikan pelayanan optimal sesuai standar.

“Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli paru untuk membekali tenaga medis terkait pencegahan, pengendalian, dan penanganan PPOK serta asma pada dewasa maupun anak,” jelas Fahmi, Selasa (4/11/2025).

ADVERTISEMENT

Tiga pemateri yang hadir ialah dr. Nur Prasetyo Nugroho, Sp.P. yang membawakan materi pencegahan dan pengendalian PPOK; dr. Caesar Ensang Timuda, Sp.P. yang memaparkan pendekatan praktis kesehatan paru dan pengendalian asma dewasa; serta dr. Renyta Ika Damayanti, Sp.A. yang membahas penanganan asma pada anak.

Fahmi menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM menjadi kebutuhan mendesak di puskesmas, terutama karena kebijakan nasional terkait 144 diagnosa yang mengharuskan sejumlah penyakit, termasuk PPOK ditangani lebih dulu di tingkat FKTP.

“Puskesmas harus siap dengan SDM kompeten dan sarana prasarana yang memadai untuk memberikan pelayanan promotif dan preventif yang berkualitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa puskesmas sering menangani penyakit saluran pernapasan seperti tuberkulosis (TB), asma, penyakit paru kronis, dan bronkopneumonia, yang semuanya membutuhkan ketelitian diagnostik.

Mengutip data PDPI 2023, Fahmi menyebut jumlah penderita PPOK di Indonesia diperkirakan mencapai 4,8 juta jiwa dengan prevalensi 5,6 persen.

Selain peningkatan SDM, Dinas Kesehatan Kota Kediri juga menjalankan program pencegahan seperti Upaya Berhenti Merokok (UBM) untuk menekan risiko PPOK.

“PPOK paling banyak disebabkan oleh paparan asap rokok. Tidak hanya perokok aktif, tetapi perokok pasif juga berisiko tinggi,” tegasnya.

Fahmi berharap OJT ini mampu meningkatkan kemampuan tenaga medis dalam menangani PPOK dan asma di masing-masing puskesmas.

“Semoga ilmu dari narasumber bisa diaplikasikan langsung agar pelayanan kesehatan paru semakin optimal,” pungkasnya. (kur/arf)

Tags: Dinkes Kota KedirikesehatanNakesPemkot KediriPuskesmasTenaga Kesehatan
Previous Post

Kurang dari 24 Jam, Polisi di Gresik Tangkap Residivis Curanmor Asal Lamongan

Next Post

OPINI: Kebijakan Fiskal Berkelanjutan dan Inklusif di Era Transisi Hijau dan Digitalisasi Nasional

Related Posts

Analis Apresiasi Kapolri Ungkap 1,16 Ton Ketamin: Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat
Berita

Analis Apresiasi Kapolri Ungkap 1,16 Ton Ketamin: Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat

24 Oktober 2026
Kapolres Majalengka Kerahkan 173 Bhabinkamtibmas Cegah Curanmor dan Bencana
Berita

Kapolres Majalengka Kerahkan 173 Bhabinkamtibmas Cegah Curanmor dan Bencana

24 Oktober 2026
Peziarah Makam Sunan Gresik Meningkat di Hari Santri
Berita

Peziarah Makam Sunan Gresik Meningkat di Hari Santri

23 Oktober 2026
Danrem 083 Gagas Malang Kota Pejuang, Angkat Sejarah TRIP dan Laskar Sabilillah
Berita

Danrem 083 Gagas Malang Kota Pejuang, Angkat Sejarah TRIP dan Laskar Sabilillah

23 Oktober 2026
Kapolresta Malang Kota Ajak Warga Cegah Hoaks dan Kejahatan
Berita

Kapolresta Malang Kota Ajak Warga Cegah Hoaks dan Kejahatan

23 Oktober 2026
Kejari Kabupaten Malang Tetapkan 6 Tersangka KUR Fiktif BRI, Kerugian Rp 2,7 Miliar
Berita

Kejari Kabupaten Malang Tetapkan 6 Tersangka KUR Fiktif BRI, Kerugian Rp 2,7 Miliar

23 Oktober 2026
Next Post
OPINI: Kebijakan Fiskal Berkelanjutan dan Inklusif di Era Transisi Hijau dan Digitalisasi Nasional

OPINI: Kebijakan Fiskal Berkelanjutan dan Inklusif di Era Transisi Hijau dan Digitalisasi Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatannya
  • Analis Apresiasi Kapolri Ungkap 1,16 Ton Ketamin: Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat
  • Kapolres Majalengka Kerahkan 173 Bhabinkamtibmas Cegah Curanmor dan Bencana
  • Peziarah Makam Sunan Gresik Meningkat di Hari Santri
  • Danrem 083 Gagas Malang Kota Pejuang, Angkat Sejarah TRIP dan Laskar Sabilillah
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com