email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 31 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Legenda Timnas Indonesia Mendukung Kehadiran Koperasi Jasa Bola Gajayana Indonesia

by Wahyu Eko Setiawan
7 Maret 2024

JAVASATU.COM-MALANG- Yusuf Ekodono adalah salah sosok pemain sepak Legenda Indonesia. Kariernya di Tim Nasional (Timnas) Indonesia dimulai tahun 1991 – 1998. Pada awal kariernya di Timnas Indonesia, tahun 1991 Yusuf Ekodono mampu membawa Timnas Indonesia menjuarai SEA Games. Ketika itu pada pertandingan final menghadapi Thailand. Yusuf Ekodono membawa pengaruh positif pada era sepak bola Indonesia tahun 1991 – 1998. Kesederhanaan dan gaya hidupnya banyak dijadikan teladan bagi generasi setelahnya.

(Foto: Istimewa)

Pada minggu lalu, Yusuf Ekodono ditemui oleh Eka Septianto dari Koperasi Jasa Bola Gajayana Indonesia perwakilan tim Surabaya Legends. Eka Septianto bertemu dengan Yusuf Ekodono untuk membahas planning dan prospectus kehadiran Koperasi Jasa Bola Gajayana Indonesia untuk membangun ekosistem sekolah sepak bola di Surabaya. Hal tersebut juga menjadi program kerja prioritas dari Koperasi Jasa Bola Gajayana Indonesia. Yaitu fokus wilayah operasional kerja Malang Raya dan Surabaya.

Eka Septianto menjajaki kerjasama dan kolaborasi dengan beberapa sekolah sepak bola di Surabaya. Termasuk dengan menemui Yusuf Ekodono sebagai salah satu Legenda Indonesia dalam dunia sepak bola. Sekaligus menggali informasi, petunjuk dan berbagai hal terkait dinamika sekolah sepak bola dan akademi sepak bola di Surabaya. Dalam pertemuan tersebut, Yusuf Ekodono memberikan beberapa masukan strategis untuk membangun langkah-langkah kerja operasional dari Koperasi Jasa Bola Gajayana Indonesia, yang akan di dijalankan di Surabaya.

“Coach Yusuf Ekodono telah banyak memberikan masukan dan insight yang sangat berharga. Yang paling utama kita sudah satu visi dan frekuensi. Khususnya untuk bekerjasama dan berkolaborasi membangun ekosistem sekolah sepak bola yang lebih sustainable. Baik secara kualitas sumberdaya manusia, ekonomi kreatif dan industri olahraga sepak bola di Surabaya,” ungkap Eka Septianto, yang juga dipercaya sebagai Manajer Asistensi Wilayah Kerja Koperasi Jasa Bola Gajayana Indonesia di Surabaya.

Yusuf Ekodono (kanan) bersama Eka Septianto, pengurus Koperasi Jasa Bola Gajayana Indonesia. (Foto: Istimewa)

Eka Septianto juga menambahkan, bahwa kegiatan operasional Koperasi Jasa Bola Gajayana Indonesia di Surabaya, direncanakan mulai bulan Mei 2024. Namun demikian, mulai saat perlu dilakukan riset potensi target market dan dinamika yang ada di wilayah kerja Surabaya. Agar bisa lebih efektif, efisien dan tepat sasaran. Target utamanya memang sekolah sepak bola dan akademi sepak bola. Khususnya untuk membantu permodalan utama untuk mengembangkan sekolah sepak bola dan akademi sepak bola di Surabaya. Baik modal berupa cover finansial untuk operasional, kebutuhan Jersey, alat olahraga dan lain-lainnya. Semuanya masih dalam proses riset target market dan potensi income generating yang bisa dikreasikan bersama-sama.

“Apa yang disampaikan oleh Koperasi Jasa Bola Gajayana Indonesia, melalui Eka Septianto sebagai perwakilan wilayah kerja Surabaya, saya sangat mendukung. Bahkan jika memungkinkan, segera dipercepat realisasinya untuk wilayah Surabaya. Karena ini solusinya bagi sekolah sepak bola dan akademi sepak bola di Surabaya. Bahkan juga bisa disebarkan ke seluruh Indonesia. Untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif dan industri olahraga sepak bola yang lebih progresif,” ungkap Yusuf Ekodono, pada saat bertemu Eka Septianto di sebuah lapangan sepak bola di Surabaya.

Yusuf Ekodono juga menambahkan, bahwa sepak bola adalah olahraga yang sangat potensial untuk membangun karakter, mentalitas dan jiwa nasionalisme sejak usia dini. Raganya kuat, pikirannya sehat dan jiwanya berkarakter kuat. Di dalam sepak bola juga diajarkan kerja tim, respect, toleransi, disiplin dan semangat untuk terus meningkatkan kemampuan diri setinggi-tingginya.

BacaJuga :

Angkat Tema LDR, Verenathania dan Dirga Tertadana Rilis Single City Pop “Closer”

180 Atlet Berebut Tiket SEA Games 2026 di Seleknas Taekwondo Cibubur

“Keberadaan Koperasi Jasa Bola Gajayana Indonesia ini, bisa menjadi katalisator untuk kemajuan dunia sepak bola di Indonesia. Saya siap bekerja bersama dan berkolaborasi. Saya mendukung. Bahkan siap untuk mengabdikan diri saya untuk kemajuan dunia olahraga sepak bola di Indonesia. Kita mulai dari Malang Raya dan Surabaya,” sambung Yusuf Ekodono. (Wes/Arf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Koperasi Jasa Bola Gajayana IndonesiaLegenda Sepak Bola IndonesiaTimnas IndonesiaYusuf Ekodono

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Lima Jabatan Kepala OPD Kosong di Pemkab Malang, BKN Hanya Restui Tiga

BLK Karoseri Jenggolo Cetak Bos, Bukan Buruh

OPINI: Hari Lahir NU, Etika Kepemimpinan di Tengah Sorotan Kasus Hogi Minaya

Harlah ke-103 NU, Ranting Tebuwung Gresik Resmikan Kantor Baru

Angkat Tema LDR, Verenathania dan Dirga Tertadana Rilis Single City Pop “Closer”

180 Atlet Berebut Tiket SEA Games 2026 di Seleknas Taekwondo Cibubur

Saat Remaja Lain Tawuran, Pendekar NU di Dukun Pilih Adu Teknik di Arena Resmi

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

Berstatus Cagar Budaya, Eks Asrama VOC Gresik Dibongkar, Siapa Bertanggung Jawab?

Ziarah Akbar Ponpes Wali Songo Situbondo, Gresik Disesaki 152 Bus, 8.400 Peziarah

Prev Next

POPULER HARI INI

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kapolres Gresik Beri Penghargaan 63 Personel Berprestasi, 51 Terima Satyalancana

Malang City Football Academy Cari Bibit Muda Sepak Bola, Anak Putri Bisa Ikut

MA Putuskan Jual Beli Tanah Polinema Sah, Direktur Akui Kuasai Lahan yang Disita Kejati Jatim

BERITA LAINNYA

OPINI: Hari Lahir NU, Etika Kepemimpinan di Tengah Sorotan Kasus Hogi Minaya

180 Atlet Berebut Tiket SEA Games 2026 di Seleknas Taekwondo Cibubur

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

Manzone dan Minimal Luncurkan Koleksi Sarimbit Lebaran 2026 

OPINI: Dari Viral ke Kebijakan, Momentum Reformasi Perlindungan Guru

Zyta Delia Ramaikan Shopee 2.2 Ramadan Fashion Sale dengan Koleksi Terbaru

Panglima TNI Lantik 260 Perwira Prajurit Karier Progsus Tahun 2026

Wali Kota Kediri Motivasi Pelaku UMKM di Pelatihan Pemasaran Digital

Kodim Blora Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-80 Persit KCK

Kota Kediri Optimalkan UMKM dan Inflasi untuk Kemandirian Ekonomi 2026

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kapolres Gresik Beri Penghargaan 63 Personel Berprestasi, 51 Terima Satyalancana

Prof Ahmad Barizi Soroti “Erosi Epistemik” AI: Kebenaran dan Keilmuan Terancam

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved