email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 22 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Anggi Fauzi Nahkodai DPD GMNI Jawa Barat 2026-2028

by Eka Lesmana
22 September 2026

JAVASATU.COM- Anggi Fauzi, S.IP. dari DPC GMNI Sukabumi Raya terpilih sebagai Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Barat periode 2026-2028.

Anggi Fauzi, S.IP., Ketua DPD GMNI Jawa Barat periode 2026–2028. (Foto: Ist/Eka Lesmana)

Anggi ditetapkan melalui Konferensi Daerah (Konferda) DPD GMNI Jawa Barat yang digelar pada 20-22 September 2026 di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Usai terpilih, Anggi menyebut kepemimpinan baru akan memprioritaskan konsolidasi organisasi, penguatan struktur, kaderisasi, serta mengaktifkan kembali kader dan jaringan organisasi yang selama ini tidak aktif.

“Gaya baru bukan berarti meninggalkan watak perjuangan GMNI. Justru sebaliknya, gaya baru adalah keberanian untuk kembali kepada kerja-kerja organisasi yang nyata, kaderisasi yang hidup, struktur yang bergerak, komunikasi yang kuat, serta keberanian membawa GMNI kembali hadir di tengah persoalan rakyat,” ujar Anggi Fauzi usai terpilih sebagai Ketua DPD GMNI Jawa Barat periode 2026-2028, Selasa (22/9/2026).

Konsolidasi Jadi Agenda Awal

Anggi mengatakan, kepemimpinan periode 2026-2028 akan menghadapi sejumlah pekerjaan organisasi, mulai dari penguatan struktur hingga menghidupkan kembali ruang-ruang organisasi di tingkat daerah dan basis kader.

Menurut dia, konsolidasi tidak cukup dilakukan melalui rapat atau forum formal, tetapi harus diarahkan untuk menyatukan kembali kader dan struktur GMNI Jawa Barat.

“Karena itu, konsolidasi gerakan menjadi agenda pertama. Konsolidasi tidak boleh berhenti pada rapat, forum, atau pertemuan seremonial. Konsolidasi harus menjadi proses untuk menyatukan kembali energi kader dan struktur GMNI Jawa Barat,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan hubungan antara DPD, DPC, hingga basis kader. DPD, kata Anggi, harus dapat menjadi ruang bersama bagi seluruh cabang dan tidak hanya berfungsi sebagai struktur administratif.

“Konsolidasi atap dan tengah harus berjalan bersamaan. Atap harus kuat agar mampu memberikan arah. Tengah harus hidup agar mampu menerjemahkan arah itu menjadi kerja organisasi. Jika atap dan tengah tidak terkonsolidasi, maka gerakan akan terus berjalan sendiri-sendiri,” kata Anggi.

Rangkul Kembali Kader yang Tidak Aktif

Selain memperkuat struktur, Anggi menyatakan kepemimpinan baru akan berupaya merangkul kembali kader dan jaringan organisasi yang selama ini tidak aktif.

Ia menilai, kekuatan organisasi tidak selalu harus dibangun dari awal, tetapi juga dapat dilakukan dengan menghidupkan kembali struktur dan jaringan yang pernah berjalan.

“Kader-kader yang pernah tumbuh, struktur yang pernah hidup, dan jaringan yang pernah menjadi kekuatan GMNI Jawa Barat tidak boleh dibiarkan menjadi sekadar catatan sejarah. Mereka harus dipanggil kembali, dirangkul kembali, dan diberikan ruang untuk kembali berkontribusi dalam kerja-kerja organisasi,” ujarnya.

Menurut Anggi, agenda tersebut menjadi bagian dari pekerjaan besar jajaran DPD GMNI Jawa Barat selama periode kepemimpinannya.

“Inilah pekerjaan besar ke depan bersama jajaran DPD GMNI Jawa Barat periode 2026–2028, menghidupkan yang mati, menyatukan yang tercerai, memperkuat yang lemah, dan mengejar ketertinggalan gerakan,” ungkapnya.

GMNI Diminta Hadir di Tengah Persoalan Masyarakat

Anggi juga menyampaikan bahwa GMNI Jawa Barat akan diarahkan untuk lebih aktif merespons berbagai persoalan masyarakat. Ia menyebut sejumlah isu seperti pendidikan, ketenagakerjaan, agraria, ekonomi, demokrasi, dan lingkungan sebagai ruang kerja organisasi.

“GMNI harus hadir dalam denyut persoalan masyarakat Jawa Barat. Persoalan pendidikan, ketenagakerjaan, agraria, ekonomi, demokrasi, lingkungan, dan berbagai persoalan rakyat harus kembali menjadi ruang kerja organisasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, kaderisasi dan keberadaan struktur harus diikuti dengan kerja nyata organisasi.

BacaJuga :

Kader Penggerak MUI Desa se-Bungah Dikukuhkan, Diminta Jadi Penyambung Lidah

MUI Dukun Kukuhkan Kader Penggerak hingga Desa, Siapkan Dai dan Khotib

“Kader tidak cukup hanya berkumpul. Kader harus bergerak. Struktur tidak cukup hanya ada. Struktur harus bekerja. Dan kepemimpinan tidak cukup hanya memiliki jabatan. Kepemimpinan harus mampu menggerakkan seluruh kekuatan organisasi. Konferda di Lembang menjadi titik awal untuk itu semua,” ujarnya.

Dengan terpilihnya Anggi Fauzi, periode 2026–2028 menjadi awal kepemimpinan baru DPD GMNI Jawa Barat. Agenda konsolidasi, penguatan struktur, pengaktifan kader, serta penguatan kerja organisasi menjadi sejumlah fokus yang disampaikan Anggi setelah Konferda.

“Maka setelah Konferda selesai, tidak ada alasan untuk kembali tidur. Forum boleh selesai. Kepemimpinan boleh berganti. Tetapi perjuangan baru saja dimulai. Dari Lembang, satu pesan dibawa pulang,” pungkasnya. (eka/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: GMNIJawa BaratOrganisasi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Anggi Fauzi Nahkodai DPD GMNI Jawa Barat 2026-2028

Polres Majalengka Tangkap 40 Tersangka dalam Sebulan, 6 Orang Ternyata Residivis

Kerap Ditabrak Mobil, Warga Usul Bundaran Pattimura Kota Malang Jadi Monumen Singa

DPRD dan Pemkot Malang Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Dari Warung Kopi Merjosari Kota Malang, Polisi dan Ojol Bicara Keselamatan Jalan

Museum Keliling Ungkap Cerita di Balik Topeng Panji dan Filosofi Keris ke Siswa SD

Ngalam Hebak Bisa Jadi Ruang Belajar Budaya bagi Mahasiswa

Pemkab Majalengka Ungkap Perkembangan Kasus PMI Nenah Arsinah di UEA

Taekwondo Indonesia Raih Perak di Kejuaraan Dunia Poomsae

Polisi Bongkar Kurir Sabu di Gresik, Dibayar Rp25 Ribu per Ranjauan

Prev Next

POPULER HARI INI

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

BERITA LAINNYA

Anggi Fauzi Nahkodai DPD GMNI Jawa Barat 2026-2028

Polres Majalengka Tangkap 40 Tersangka dalam Sebulan, 6 Orang Ternyata Residivis

Kerap Ditabrak Mobil, Warga Usul Bundaran Pattimura Kota Malang Jadi Monumen Singa

DPRD dan Pemkot Malang Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Dari Warung Kopi Merjosari Kota Malang, Polisi dan Ojol Bicara Keselamatan Jalan

Museum Keliling Ungkap Cerita di Balik Topeng Panji dan Filosofi Keris ke Siswa SD

Ngalam Hebak Bisa Jadi Ruang Belajar Budaya bagi Mahasiswa

Pemkab Majalengka Ungkap Perkembangan Kasus PMI Nenah Arsinah di UEA

Taekwondo Indonesia Raih Perak di Kejuaraan Dunia Poomsae

Polisi Bongkar Kurir Sabu di Gresik, Dibayar Rp25 Ribu per Ranjauan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Jembatan Sasak Beureum Sumedang Ditargetkan Rampung 28 Desember

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

KKI Jatim Seleksi Atlet untuk Piala Panglima TNI

KKI Jatim Bekali Atlet dan Pelatih Pemahaman Perwasitan

Ngalam Hebak Siap Dideklarasikan, Merawat Malang sebagai Ruang Bersama

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved