JAVASATU.COM- H. Saimo, SE, MM resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) periode 2026-2031 dalam Rapat Umum Anggota Perkumpulan (RUAP) yang digelar di Aula Badan Kepegawaian Negara (BKN) Lantai 5, Jakarta, Minggu (8/2/2026). Saimo meraih 28 suara dari 33 suara sah dalam pemungutan suara yang dinyatakan kuorum.

RUAP digelar bersamaan dengan Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2026 sebagai forum tertinggi organisasi untuk mengevaluasi kinerja dan melakukan regenerasi kepemimpinan paguyuban warga Gunungkidul di perantauan tersebut.
Ketua Umum IKG periode 2021-2026, Drs. Eddy Sukirman, MM, menegaskan pentingnya forum tersebut sebagai bentuk akuntabilitas organisasi.
“IKG dibangun atas semangat kebersamaan. Karena itu, nilai guyub rukun harus terus menjadi napas organisasi dalam setiap periode kepengurusan,” ujar Eddy saat membuka RAT dan RUAP 2026.
Laporan Pertanggungjawaban Diterima
Dalam sesi RAT, Eddy menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021-2026 yang mencakup lima bidang, yakni sosial, budaya, pendidikan, ekonomi, dan olahraga. Forum kemudian menerima laporan tersebut setelah melalui pembahasan dan masukan dari peserta rapat.
Di bidang sosial, IKG menjalankan program bakti sosial, mudik gratis, santunan anak yatim, serta bantuan bagi anggota terdampak bencana. Pada sektor budaya, IKG menggelar peringatan 1 Suro dan HUT ke-55 IKG serta mengelola Omah IKG dengan nilai aset sekitar Rp3 miliar.
Di bidang pendidikan, Yayasan Budi Harapan yang dikelola IKG menaungi PAUD, TK, SD, dan SMP dengan total ratusan siswa. Nilai aset yayasan tercatat sekitar Rp20 miliar.
Sementara pada bidang ekonomi, IKG mengoperasikan koperasi jasa, bazar rutin bersama Badan Penghubung Daerah (Banhubda) DIY, serta Travel IKG yang diluncurkan pada 2023. Bidang olahraga diisi dengan berbagai kompetisi seperti sepak bola, tenis meja, dan bulu tangkis.
Laporan keuangan hingga Desember 2025 mencatat pemasukan Rp1,35 miliar dan pengeluaran Rp1,29 miliar.
Sorotan Tata Kelola dan Donasi
Dalam forum, sejumlah perwakilan wilayah dan Dewan Pengawas menyampaikan catatan terkait efektivitas program dan pengelolaan aset.
Ketua Dewan Pengawas IKG, Subani, mengingatkan agar organisasi berhati-hati dalam menerima donasi.
“Kami mengingatkan agar IKG berhati-hati dalam menerima donasi, terutama yang berkaitan dengan keuangan negara. Integritas dan transparansi harus menjadi prioritas,” tegas Subani.
Perubahan AD/ART dan Pemilihan Ketua Umum
RUAP juga menyepakati perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), meliputi penyesuaian alamat sekretariat, penataan kategori keanggotaan, penguatan nilai “guyub rukun dan adem ayem”, serta pembatasan masa jabatan Ketua Umum maksimal dua periode.
Humas IKG periode 2021–2026, Tarsih Ekaputra, menjelaskan proses pemilihan berlangsung sesuai tata tertib organisasi.
“Dari 37 suara yang terdaftar, 33 suara dinyatakan sah sehingga kuorum terpenuhi. Empat nama masuk bursa calon Ketua Umum, dan H. Saimo memperoleh 28 suara,” kata Tarsih.
Ia menambahkan, selain memilih Ketua Umum, forum juga menetapkan kembali Eddy Sukirman sebagai Ketua Dewan Pengawas IKG periode 2026-2031.
“RAT dan RUAP 2026 menjadi penanda bahwa IKG tidak hanya menjaga tradisi dan solidaritas, tetapi juga membangun organisasi yang tertib administrasi, transparan, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan terpilihnya H. Saimo sebagai Ketua Umum IKG 2026-2031, organisasi ini diharapkan memperkuat peran sebagai wadah pemersatu warga Gunungkidul di perantauan melalui tata kelola yang lebih akuntabel. (arf)