Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

MUI Benjeng Dikukuhkan, Kiai Rofiq: Ulama dan Umara Harus Jadi Teladan

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
10 September 2026

JAVASATU.COM- Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Benjeng Masa Khidmah 2025-2030 resmi dikukuhkan bersama Kader Penggerak (KP) MUI Desa se-Kecamatan Benjeng. Ketua MUI Kabupaten Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib berpesan agar ulama dan umara mampu menjadi teladan bagi masyarakat.

Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Benjeng Masa Khidmah 2025-2030 resmi dikukuhkan bersama Kader Penggerak (KP) MUI Desa se-Kecamatan Benjeng. (Foto: Javasatu.com)

Pengukuhan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Benjeng, Rabu (9/9/2026). Kiai Rofiq menyebut amanah yang diberikan kepada jajaran MUI Kecamatan Benjeng dan KP MUI Desa merupakan tanggung jawab besar.

“Semoga amanah tersebut dapat dijalankan dengan baik sekaligus memperkuat kesinambungan antara MUI Kabupaten Gresik dan MUI Kecamatan dalam memberikan khidmat kepada umat,” kata Kiai Rofiq.

Menurut Kiai Rofiq, keteladanan ulama dan umara penting karena keduanya memiliki pengaruh besar terhadap kondisi masyarakat. Jika kedua unsur tersebut memberikan contoh yang baik, kehidupan umat juga diharapkan berjalan baik. Sebaliknya, ketika keteladanan tidak dijaga, kondisi masyarakat dapat ikut terdampak.

ADVERTISEMENT

“Ketika dua golongan ini baik, maka umat manusia jadi baik. Ketika sebaliknya, maka umat jadi buruk. Siapa kedua golongan ini, yaitu ulama dan umara’,” tuturnya.

Kiai Rofiq mengibaratkan keteladanan ulama dan umara seperti bayangan dan tiang. Menurutnya, bayangan tidak akan lurus apabila tiangnya miring. Karena itu, para kiai maupun umara harus menunjukkan sikap dan perilaku yang dapat menjadi contoh bagi masyarakat.

“Istilahnya, bagaimana bayang-bayangan ini bisa lurus kalau tiangnya miring. Maka kami harap para kiai lurus, menjadi contoh yang baik bagi umat, begitu juga umara’, harus bisa menjadi contoh baik bagi masyarakatnya,” jelasnya.

Ia juga mengajak ulama dan umara terus membangun sinergi dalam menjalankan peran masing-masing. Menurut Kiai Rofiq, keduanya tidak dapat dipisahkan karena sama-sama memiliki tanggung jawab dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

“Ulama dan umara harus bersinergi. Istilahnya lagi, umara ini mengurus dzohir dan ulama mengurus batin, maka keduanya tidak boleh terpisahkan,” katanya.

Lebih lanjut, Kiai Rofiq menjelaskan konsep pembagian peran tersebut sebagai upaya menjaga keseimbangan kehidupan masyarakat. Umara atau pemerintah dan pemimpin politik berorientasi pada urusan dzohir, yakni hal-hal yang tampak dan berkaitan dengan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, tugas umara antara lain mengatur regulasi hukum, menjaga keamanan negara, mengelola ekonomi, menegakkan keadilan hukum, serta menangani berbagai urusan administratif kemasyarakatan.

“Umara, pemerintah atau pemimpin politik, berorientasi pada urusan dzohir atau tampak. Tugas utamanya adalah mengatur regulasi hukum, menjaga keamanan negara, mengelola ekonomi, menegakkan keadilan hukum, dan mengurus hal-hal administratif kemasyarakatan yang terlihat nyata,” tandasnya.

Sementara itu, ulama sebagai para pewaris Nabi dan pemimpin agama berorientasi pada urusan batin, terutama berkaitan dengan spiritualitas dan moral masyarakat. Perannya mencakup membimbing keimanan, mengajarkan syariat, menjaga moralitas umat, memberikan nasihat keagamaan, serta menata hati dan etika masyarakat.

“Ulama, para pewaris Nabi atau pemimpin agama, berorientasi pada urusan batin, yakni spiritual dan moral. Tugas utamanya adalah membimbing keimanan, mengajarkan syariat, menjaga moralitas umat, memberikan nasihat keagamaan, dan menata hati serta etika masyarakat,” tandas Kiai Rofiq.

Kiai Rofiq berharap perjalanan MUI Kecamatan Benjeng dan KP MUI Desa se-Kecamatan Benjeng ke depan berjalan lancar, mendapat rida Allah SWT, serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi umat.

Pesan tentang keteladanan tersebut sejalan dengan harapan Camat Benjeng Nurul Fuad, S.Sos., M.M. Ia menyampaikan selamat dan sukses atas pengukuhan jajaran MUI Kecamatan Benjeng serta berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Kepada para KP MUI Desa, Nurul Fuad berharap para kader mampu menjadi bagian dari MUI yang benar-benar hadir di tengah masyarakat. Mereka diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu menjadi suri teladan di lingkungan desa masing-masing.

“Kami berharap kiprah panjenengan sebagai suri tauladan di desa, sehingga dirasakan betul oleh masyarakat, bahwa MUI sudah menyatu di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Benjeng Drs. KH Abdul Munif Sholeh mengajak jajaran yang baru dikukuhkan menjadikan amanah tersebut sebagai wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kiai Munif juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pengukuhan. Kepada para KP MUI Desa, ia mengingatkan pentingnya mengamalkan pesan Surat Al-‘Ashr ayat 3 tentang keimanan, amal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

“Mengurus umat memang tidak mudah, karena itu, saya sering ketika setelah sholat subuh membaca Surat Ash-Shaffat, sebagai salah satu upaya untuk terus memotivasi semangat dalam berkhidmat kepada umat,” kata Kiai Munif.

Kiai Munif berharap kepengurusan MUI Benjeng diberikan kelancaran dalam menjalankan khidmat kepada masyarakat.

“Semoga kita dengan berkhidmah di MUI, sukses di dunia dan di akhirat, serta sukses anak keturunan kita juga,” harapnya. (bas/arf)

Tags: Kabupaten GresikKecamatan BenjengMUIOrganisasi
Previous Post

Pemkab Kediri Apresiasi Bantuan Beras Pemerintah Pusat

Next Post

Posko Peduli Flores Malang Salurkan 210 Paket Sembako untuk Mahasiswa Terdampak Bencana

Related Posts

HUT ke-67 Pemuda Pancasila di Kota Sukabumi Jadi Semangat Pengabdian
Organisasi

HUT ke-67 Pemuda Pancasila di Kota Sukabumi Jadi Semangat Pengabdian

21 Oktober 2026
IPPNU Jatim dan BAZNAS Dorong Akses Pendidikan Pelajar Potensial
Organisasi

IPPNU Jatim dan BAZNAS Dorong Akses Pendidikan Pelajar Potensial

7 Oktober 2026
Musran Ansor Tebuwung, Khusnul Khuluq Terpilih Ketua
Organisasi

Musran Ansor Tebuwung, Khusnul Khuluq Terpilih Ketua

7 Oktober 2026
Aktivis Agraria Afri Faturahman Nahkodai PK KNPI Lengkong Sukabumi
Organisasi

Aktivis Agraria Afri Faturahman Nahkodai PK KNPI Lengkong Sukabumi

2 Oktober 2026
PPIR Konsolidasi di Malang, SAPIR Jatim Resmi Bergabung
Organisasi

PPIR Konsolidasi di Malang, SAPIR Jatim Resmi Bergabung

25 September 2026
Anggi Fauzi Nahkodai DPD GMNI Jawa Barat 2026-2028
Organisasi

Anggi Fauzi Nahkodai DPD GMNI Jawa Barat 2026-2028

22 September 2026
Next Post
Posko Peduli Flores Malang Salurkan 210 Paket Sembako untuk Mahasiswa Terdampak Bencana

Posko Peduli Flores Malang Salurkan 210 Paket Sembako untuk Mahasiswa Terdampak Bencana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com