JAVASATU.COM- Menjadi operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bukan sekadar bertugas melayani pengisian BBM. Sikap, karakter, kedisiplinan, hingga kemampuan berkomunikasi menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal itulah yang menjadi perhatian DPC Hiswana Migas Malang melalui kegiatan Capacity Building yang diikuti ratusan operator SPBU se-Malang Raya dalam rangka memperingati HUT ke-47 Hiswana Migas, Rabu (9/9/2026) di kantor DPC Hiswana Migas Malang.
Ketua DPC Hiswana Migas Malang, Ahmad Bashori, mengatakan operator SPBU merupakan garda terdepan karena berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas SDM tidak cukup hanya dari sisi kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan sikap pelayanan.
“Operator SPBU merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi hal yang sangat penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Ahmad Bashori.
Melalui Capacity Building tersebut, para operator mendapatkan pembekalan mengenai pelayanan, pembentukan karakter positif, kerja sama tim, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Pelatihan diberikan oleh trainer profesional sekaligus CEO Kaliwatu Group, Mukhlas Rofiq. Dengan metode interaktif dan inspiratif, peserta didorong untuk memahami bahwa kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjalankan pekerjaan, tetapi juga bagaimana membangun sikap ketika berhadapan dengan konsumen.
Bashori mengatakan momentum HUT ke-47 Hiswana Migas sengaja dimanfaatkan untuk memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas operator SPBU. Menurutnya, peringatan ulang tahun organisasi tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-47 Hiswana Migas. Kami ingin momentum ulang tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian Hiswana Migas dalam mempersiapkan operator SPBU yang berkualitas, profesional, dan memiliki pelayanan yang semakin baik,” katanya.
Sikap ramah, disiplin, mampu bekerja sama, dan profesional menjadi karakter yang didorong untuk diterapkan para operator setelah mengikuti pelatihan. Harapannya, pembekalan tersebut tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi terbawa dalam aktivitas pelayanan sehari-hari di SPBU.
“Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini, para operator dapat membawa semangat baru ke tempat kerja masing-masing. Pelayanan yang baik, sikap yang ramah, disiplin, dan profesional akan memberikan pengalaman positif bagi masyarakat yang menggunakan layanan SPBU,” tutur Bashori.
Antusiasme ratusan peserta mengikuti kegiatan tersebut menunjukkan perhatian terhadap pengembangan kualitas SDM operator SPBU di Malang Raya.
Bagi Hiswana Migas Malang, peningkatan kapasitas manusia di balik layanan SPBU menjadi bagian penting untuk membangun pelayanan yang semakin profesional.
Capacity Building tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-47 Hiswana Migas yang mengusung semangat “Bersama Melayani, Tulus Mengabdi”. (arf)