Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

DPRD Tuban Datangi Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim Gresik, Ada Apa?

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
24 Februari 2021
2

Javasatu,Gresik- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban melalui Komisi IV mendatangi wisata religi Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim Gresik di masa pandemi covid-19.

Ketua Komisi IV DPRD Tuban, Tri Astuti. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tuban, Tri Astuti mengatakan, tujuan kedatangan bersama anggotanya ke Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim untuk mengetahui tata kelola wisata di tengah pandemi covid-19, saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa – Bali.

“Di Tuban juga ada Makam Sunan Bonang, nantinya kita bisa urun rembuk untuk menata pengelolaan wisata religi di masa pandemi. Dan ini kami rasa perlu karena pandemi belum selesai. Agar semua bisa berjalan lancar dan aman” ungkap Astuti, kepada Javasatu.com saat di Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, Jumat (22/1/2021).

Rombongan Komisi IV DPRD Tuban. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Menurutnya Astuti, tata kelola wisata religi Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di masa pandemi dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa – Bali sudah sesuai dengan yang dianjurkan pemerintah.

“Seperti penyediaan fasilitas protokol kesehatan, pembatasan pengunjung, pengunjung wajib memakai masker, dan saat berdoa, pengunjung juga wajib menjaga jarak dengan pantauan langsung dari pihak pengelola. Kami juga menyempatkan ziarah dan berdoa” terang Astuti.

Rombongan melakukan doa. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Terakhir, Ketua Komisi IV mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak pengelola wisata religi Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim yang telah bersedia menerima kunjungannya, serta atas masukan dan bertukar pikiran terkait tata kelola wisata di masa pandemi dan PPKM tersebut.

“Apa yang telah kami dapatkan hari ini semoga nanti bisa bermanfaat untuk masyarakat Tuban, terutama bagi pengelola wisata di Tuban. Dan semoga kondisi bisa segera pulih. Tetap patuhi protokol kesehatan covid-19 sesuai anjuran pemerintah” pungkas Astuti.

Diskusi antara Komisi IV DPRD Tuban dengan Pengelola Wisata Religi Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Sementara, kunjungan rombongan DPRD Tuban yang komandani oleh Ketua Komisi IV, Tri Astuti diterima oleh salah satu staf wisata religi Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, Abdul Wahab.

Dihadapan rombongan Abdul Wahab mengungkapkan, di masa PPKM ini, pihaknya telah mematuhi aturan yang telah dikeluarkan Pemkab Gresik yaitu dengan memberlakukan jam malam bagi pengunjung.

“Kami buka pagi pukul 05.00 Wib dan tutup pukul 20.00 Wib” ungkap Abdul Wahab.

Pihaknya menegaskan, dalam pelaksanaan penanganan pengunjung di masa pandemi tersebut, dirinya telah melengkapi seluruh fasilitas sesuai standarisasi protokol kesehatan covid-19.

“Fasilitas cuci tangan, wajib pakai masker, cek suhu tubuh, tanda jaga jarak” ungkap Wahab.

  • Berita Lainnya:
  • Wisata Religi Cikoromoy Pandeglang Aktifkan Tiga Posko Prokes – Nusadaily.com
  • Kena Badai Covid, Wisata Religi Ampel Sepi Peziarah – Nusadaily.com
  • Seluruh Wisata Magetan Tetap Buka, Namun Sepi Pengunjung – Nusadaily.com
  • Gunung Arjuno Via Purwosari, Mendaki Rasa Wisata Religi – Nusadaily.com
  • Wisata Pasuruan Terbaru, Terhits dan Wajib Masuk Feed Instagram – Nusadaily.com

Abdul Wahab mengaku jika masa PPKM ini jumlah pengunjung berkurang drastis, pihaknya menganggap ini juga sebagai bukti ketaatan masyarakat terhadap aturan pemerintah.

“Bila hari biasa sebelum pandemi pengunjung bisa mencapai 1.500 orang, sekarang di masa pandemi pengunjung hanya 200 sampai 350 orang saja” tutup Abdul Wahab. (Bas/Saf)

Previous Post

Terungkap Perempuan Tewas di Kamar Kos Kota Probolinggo, Dibunuh Suami Siri

Next Post

Gresker Sedekah Nasi Bungkus Kepada Pengguna Jalan di Gresik

Related Posts

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan
Berita

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

26 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
Next Post
Gresker Sedekah Nasi Bungkus Kepada Pengguna Jalan di Gresik

Gresker Sedekah Nasi Bungkus Kepada Pengguna Jalan di Gresik

Comments 2

  1. Ping-balik: Bupati Sri Purnomo Terus Dipantau Dokter RSUD Sleman - Noktah Merah
  2. Ping-balik: Bupati Sri Purnomo Terus Dipantau Dokter RSUD Sleman - Nusa Daily

Pos-pos Terbaru

  • Reklame di Median Jalan Soekarno-Hatta Malang, Sesuai Perda atau Tidak?
  • Bina Kamila Racik Identitas Fashion Unik untuk Girl Group South Queen
  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com