JAVASATU.COM- Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Koordinator Wilayah (Korwil) Jabodetabek mematangkan strategi adaptasi pendidikan Ilmu Komunikasi melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar di Aula Mashudi, Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Pakuan, Kota Bogor, Rabu (4/2/2026).

Rakerwil ini diikuti pengurus dari delapan divisi dan menjadi forum penyelarasan visi, evaluasi program, serta penyusunan rencana kerja yang adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi dan perkembangan industri komunikasi.
Ketua Umum ASPIKOM Korwil Jabodetabek, Dr. Erna Febriani, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa setiap program kerja harus berorientasi pada dampak nyata bagi institusi anggota.
“Program kerja strategis harus mampu mendorong program studi Ilmu Komunikasi memenuhi kebutuhan yang terus berkembang, baik dari sisi akademik maupun industri,” ujarnya.
ASPIKOM Korwil Jabodetabek saat ini menaungi 102 program studi Ilmu Komunikasi. Peningkatan mutu, penguatan jejaring, serta inovasi pembelajaran menjadi fokus utama agar seluruh prodi semakin unggul dan kompetitif.
Rektor Universitas Pakuan, Prof. Dr. rer. pol. Ir. H. Didik Notosudjono, M.Sc., IPU., Asean Eng., APEC Eng., menyatakan Rakerwil ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kontribusi pendidikan komunikasi terhadap pembangunan nasional.
“Kami berharap keilmuan komunikasi terus berkembang dan mampu menjawab berbagai tantangan bangsa,” katanya.
Sebagai bentuk penguatan kelembagaan, ASPIKOM Korwil Jabodetabek menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Pakuan, serta MoA dan Implementation Agreement (IA) dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya serta Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pakuan.
Kerja sama ini membuka peluang kolaborasi di bidang akademik, riset, dan pengembangan institusi. Rakerwil ditutup dengan pemaparan program kerja masing-masing divisi sebagai langkah konkret implementasi strategi adaptif pendidikan Ilmu Komunikasi di wilayah Jabodetabek. (arf)