JAVASATU.COM- Siswa MI Al-Karimi, Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Fairel Luqfi Attharis berhasil meraih juara 3 Olimpiade Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) tingkat SD/MI se-Kabupaten Gresik, di momen Hari Santri Nasional.
Prestasi tersebut diraih dalam rangkaian kegiatan Kemah Besar Pandu Maarif NU Kabupaten Gresik yang digelar di Universitas Sunan Gresik (USG), Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.

Fairel yang merupakan siswa kelas VI itu bersaing dengan peserta dari berbagai lembaga pendidikan Maarif NU di Kabupaten Gresik.
Ia berhasil menempati posisi ketiga dalam kompetisi yang menguji pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai ajaran Islam Ahlussunah wal Jamaah.
Kegiatan Kemah Besar Pandu Maarif NU tersebut diikuti ribuan anggota Pramuka Satuan Komunitas (Sako) Maarif NU dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik.
Selain Olimpiade Aswaja, kegiatan juga diisi dengan berbagai program kepramukaan untuk membangun kedisiplinan dan karakter peserta.
Kepala MI Al-Karimi, Moh Syafi’, S.Ag, mengaku bangga atas prestasi yang diraih Fairel. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta bimbingan para guru.
“Saya sangat bangga dan bersyukur atas diraihnya prestasi ini oleh ananda Fairel. Ini adalah hasil dari usaha keras, doa orang tua, bapak ibu guru, dan pembimbing para guru,” ujar Syafi’, Minggu (1/11/2026).
Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Fairel untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuannya. Capaian itu juga diharapkan dapat menginspirasi siswa lainnya untuk berani berkompetisi dan meraih prestasi.
Syafi’ menambahkan, keberhasilan Fairel membuktikan bahwa siswa dari daerah pedesaan, termasuk Desa Tebuwung, mampu bersaing dalam kompetisi tingkat Kabupaten Gresik.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Semoga ananda Fairel kelak menjadi anak yang tidak hanya cerdas ilmunya, tetapi juga baik akhlaknya dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Kemah Besar Pandu Maarif NU Kabupaten Gresik merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional 2026.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2026, dengan melibatkan anggota Pramuka Sako Maarif NU dari berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Gresik.
MI Al-Karimi mengusung slogan pendidikan “Mulia Akhlaknya, Kuat Agamanya, Mantap Prestasinya”. (arf/arf)





