JAVASATU.COM- SMK Al Ikhlash Gresik mengarahkan hobi modifikasi motor siswa menjadi ruang kreativitas yang positif. Upaya tersebut diwujudkan melalui SMK Al Ikhlash Motor Contest yang digelar di pelataran sekolah, Rabu (26/8/2026), dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Sebanyak 30 peserta mengikuti kontes yang digagas Program Keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Al Ikhlash tersebut. Kegiatan tidak hanya menjadi ajang memamerkan sepeda motor, tetapi juga mendorong siswa menyalurkan minat, kreativitas, dan kemampuan di bidang otomotif secara terarah.
Kaprogli TSM SMK Al Ikhlash, Iin Fitriati, mengatakan Motor Contest sengaja digelar untuk memberikan ruang kepada siswa agar hobi otomotif dapat disalurkan melalui kegiatan yang positif.
“Motor Contest sengaja diselenggarakan untuk memberi wadah kreativitas dan hobi siswa SMK agar tersalurkan dengan cara yang benar,” ujar Iin.
Kontes tersebut mempertandingkan dua kategori, yakni Fashion Daily and Restorasi Original serta Custom and Look HUT-RI. Setiap peserta diberi kesempatan menampilkan hasil kreativitas dan konsep kendaraan sesuai kategori yang dipilih.
Selain tampilan, penilaian juga memperhatikan kerapian dan kebersihan kendaraan, kreativitas dan estetika, kesesuaian tema, ketertiban berlalu lintas, kelengkapan surat kendaraan, serta penggunaan plat nomor.
Salah satu peserta, Heru, menilai kegiatan tersebut menjadi wadah bagi penghobi motor modifikasi untuk menunjukkan kreativitas mereka.
“Saya senang adanya Motor Contest ini, karena sangat dibutuhkan sebagai unjuk kreativitas bagi penghobi motor modif,” ungkap Heru.
Melalui kegiatan tersebut, SMK Al Ikhlash tidak hanya mendorong siswa mengembangkan keterampilan otomotif, tetapi juga mengarahkan mereka agar menyalurkan hobi secara bertanggung jawab. Aspek ketertiban berlalu lintas dan kelengkapan kendaraan turut menjadi bagian dari penilaian.
Motor Contest sekaligus menjadi bagian dari upaya sekolah memperkenalkan pendidikan vokasi yang dekat dengan minat siswa. Kreativitas di bidang otomotif diharapkan dapat berkembang menjadi keterampilan yang bermanfaat bagi siswa di masa depan. (bas/arf)