JAVASATU.COM-GRESIK- Menapaki awal tahun 2023, DPD PKS Kabupaten Gresik mengadakan lomba mainan tradisional yang lagi viral yakni Lato-lato, Minggu (1/1/2023) bertempat di Kantor DPD PKS Gresik, Jalan AIS Nasution No 39 Kecamatan/Kabupaten Gresik.
Pada perlombaan mainan ikonik era 90 an yang kembali menarik saat ini, oleh panitia dibagi menjadi dua kategori. Pertama kategori 17 tahun keatas dikuti 10 peserta. Dan kategori kedua dibawah 17 tahun sebanyak 106 peserta. Nampak antusias peserta sangat tinggi serta piawai dalam memainkannya.
Ketua Panitia Pelaksana Perlombaan yang sekaligus Ketua MPD PKS Gresik, Adi Wisnugraha mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional terhadap anak bangsa.
“Seperti yang saat ini kita ketahui bersama, anak-anak sekarang sudah sering main game di Android ata gadget. Bahkan ada yang sudah kecanduan. Nah untuk mengalihkan perhatian anak akan dampat negatif dari teknologi melalui Android, mungkin dengan cara memainkan permainan tradisional Lato-lato, yang juga saat ini lagi viral,” jelas Adi saat ditemui di lokasi perlombaan, Minggu (1/1/2023).
“Perlombaan ini juga untuk mengisi liburan akhir tahun. Perlombaan ini merebutkan hadiah jutaan rupiah bagi para pemenangnya. Untuk menentukan pemenang berdasarkan lama durasi permaian,” imbuh dia.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Gresik Fahrizal Muhammad Kohar sangat mengapresiasi panitia perlombaan. Menurut dia, ini hal yang positif bagi generasi mendatang. Karena, kata dia, permainan tradisional Indonesia zaman sekarang sudah terjajah oleh teknologi.
“Dengan adanya perlombaan Lato-lato ini menjadi salah satu cara untuk mengalihkan perhatian anak yang saat ini disibukkan dengan HP nya. Sekaligus ini menjadi olahraga ketangkasan tangan. Ini juga untuk mengisi waktu liburan sekolah,” terang Fahrizal.
“Juga mengapresiasi kepada panitia, karena melalui lomba permainan tradisional ini bisa mengambil peluang untuk lebih mendekatkan partai PKS ke masyarakat,” tambahnya.

Sebagai informasi, untuk kategori 17 tahun keatas, juara 1 diraih Junaedi mendapatakn hadiah uang Rp 1 juta. Juara 2 Mahendra Rp 750 ribu. Dan juara 3 diraih Saiful Bahri Rp 500 ribu. Sedang untuk kategori dibawah 17 tahun juga mendapatakn hadiah uang.
Junaedi mengaku sangat senang bisa menjadi juara 1 perlombaan permainan tradisional yang sedang viral ini “Lato-lato”.
“Iya senang sekali bisa menjadi juara 1. Alhamdulillah,” ungkap Junaedi.

Untuk bisa mahir bermain Lato-lato, Junaedi membutuhkan persiapan selama 4 bulan.
“Saya berlatih sudah 4 lalu. Iya akhirnya bisa bermain Lato-lato dengan lancar. Saya berharap anak zaman sekarang sering-sering bermain permainan tradisional milik Indonesia. Tidak hanya Lato-lato, tetapi bisa yang lainnya. Juga berharap lomba Lato-lato ke depan diadakan kembali,” pungkas Junaedi. (Bas/Arf)