email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 17 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ratusan Sapi di Malang Barat Mengalami Luka Membusuk

by Agung Baskoro
2 September 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Diketahui, masyarakat di wilayah Malang Barat (Kabupaten Malang) yakni Pujon, Ngantang dan Kasembon masih saja dipusingkan dengan permasalahan ternak sapi. Kini masyarakat di situ ternak sapinya banyak yang mengalami luka hingga membusuk.

Salah satu peternak M.Khoirun, Kamis (1/9/2022) saat temui menjelaskan, hingga saat ini dampak wabah PMK masih saja dirasakan terutama bagi peternak yang sapinya mati. Sedang saat ini banyak sapi yang menghadapi pemulihan kesehatan, namun ada sapi yang mengalami luka hingga memborok atau membusuk.

“Sapi yang kena borok awalnya kena PMK, nah itu selesai langsung efeknya muncul borok. Habis terkena PMK muncul borok. Itu rata-rata muncul di tempong (paha sapi) nya,” ujar Khoirun, pria yang juga Anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi Golkar ini.

Kondisi tersebut terjadi sejak dulu awal muncul PMK hingga saat ini. Namun menurutnya, hal tersebut tidak berhubungan dengan vaksinasi PMK yang disuntikan ke ternak sapi.

“Jadi sapi yang memborok itu sesaat setelah terkena PMK. Jadi sapi itu memborok sudah sejak sebelum vaksin. Mulai sebelum vaksin, bukan terkait masalah vaksinnya,” terang Khoirun.

Permasalahan itu sangat dirasakan peternak, yang jelas berdampak pada ekonominya.

“Sapi nya sudah bisa memproduksi susu tapi (jumlahnya) berkurang dan belum optimal. Bahasanya peternak itu ambruk. Ada juga yang sampai mati,” jelas dia.

BacaJuga :

Konflik Yayasan STM Turen Ganggu UKK, Dindik Jatim Siapkan Skema Titip Industri

Ricuh Usai Pentas Seni di STM Turen, Kantor Yayasan Rusak, 7 Siswa Luka

Sedang upaya yang dilakukan Khoirun dan peternak lainnya, adalah dengan pengobatan gratis dan membuat obat racikan yang berbahan tradisional dan bahan kimia.

Ia tak bisa menyebutkan ada berapa banyak sapi yang terkena luka tersebut. Namun menurutnya, ada sekitar 500 peternak dengan jumlah sapi yang diperkirakan mencapai 1.000 ekor yang telah ia lakukan pengobatan.

“Kalau peternaknya ada 500 an, mungkin jumlah sapinya antara 500 (ekor) sampai 1.000 an,” pungkas Khoirun. (Agb/Saf)

 

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kecamatan KasembonKecamatan NgantangKecamatan PujonPMK Kabupaten MalangSapi Luka
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pendekatan Religius Kapolres Gresik, Ziarah Wali Jadi Spirit Pelayanan Humanis

Konflik Yayasan STM Turen Ganggu UKK, Dindik Jatim Siapkan Skema Titip Industri

Dukung Program MBG, Juru Masak di Blitar Ikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi

Emba Jetbus Run Malang Siap Digelar, 3.600 Pelari Berebut Hadiah Rp430 Juta

Harlah ke-2 PKDI, Kepala Desa Komitmen Bangun Kemandirian Desa

Wagub Emil Dardak Dorong Desa Kreatif Hadapi Keterbatasan Fiskal

Ricuh Usai Pentas Seni di STM Turen, Kantor Yayasan Rusak, 7 Siswa Luka

SPPG Gresik Mentari Mandiri Sejahtera Salurkan MBG untuk Siswa dan B3

Isra Mikraj, Wali Kota Kediri Santuni Anak Yatim dan Duafa

Forum Publik RKPD 2027 Gresik, Sampah dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Prev Next

POPULER HARI INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Emosi di Jalan, Oknum PNS Gresik Lempar Batu Bus Trans Jatim Ditangkap Polisi

Emba Jetbus Run Malang Siap Digelar, 3.600 Pelari Berebut Hadiah Rp430 Juta

Ricuh Usai Pentas Seni di STM Turen, Kantor Yayasan Rusak, 7 Siswa Luka

BERITA LAINNYA

Dukung Program MBG, Juru Masak di Blitar Ikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi

Isra Mikraj, Wali Kota Kediri Santuni Anak Yatim dan Duafa

Apresiasi Langkah Cepat Kakorlantas Tangani Insiden Mobil Patwal di Tol Tomang

JessC Fokus Garap Pasar Indonesia Usai Tutup Tur Dunia di Kuala Lumpur

OPINI: Implementasi Kebijakan Fiskal Daerah dalam Mendorong Inovasi dan Teknologi di Jatim

Babinsa Dampingi Posyandu Balita di Blora, Dukung Pencegahan Stunting

OPINI: Belajar dari Isra Mikraj (Spirit Kepemimpinan Amanah di Tengah Krisis Kepercayaan)

Proyek Pasar Ngadiluwih Belum Rampung, Pemkab Kediri Akan Tegur Kontraktor

Dankodaeral X Makan Sepiring Berdua dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura

OPINI: Evaluasi Efektivitas Program Banyuwangi Hijau Melalui Digitalisasi Kebijakan Fiskal

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Dua Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Pemkot Malang Diadukan ke DPRD

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved