email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 20 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ratusan Sapi di Malang Barat Mengalami Luka Membusuk

by Agung Baskoro
2 September 2022
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-MALANG- Diketahui, masyarakat di wilayah Malang Barat (Kabupaten Malang) yakni Pujon, Ngantang dan Kasembon masih saja dipusingkan dengan permasalahan ternak sapi. Kini masyarakat di situ ternak sapinya banyak yang mengalami luka hingga membusuk.

Salah satu peternak M.Khoirun, Kamis (1/9/2022) saat temui menjelaskan, hingga saat ini dampak wabah PMK masih saja dirasakan terutama bagi peternak yang sapinya mati. Sedang saat ini banyak sapi yang menghadapi pemulihan kesehatan, namun ada sapi yang mengalami luka hingga memborok atau membusuk.

“Sapi yang kena borok awalnya kena PMK, nah itu selesai langsung efeknya muncul borok. Habis terkena PMK muncul borok. Itu rata-rata muncul di tempong (paha sapi) nya,” ujar Khoirun, pria yang juga Anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi Golkar ini.

Kondisi tersebut terjadi sejak dulu awal muncul PMK hingga saat ini. Namun menurutnya, hal tersebut tidak berhubungan dengan vaksinasi PMK yang disuntikan ke ternak sapi.

ADVERTISEMENT

“Jadi sapi yang memborok itu sesaat setelah terkena PMK. Jadi sapi itu memborok sudah sejak sebelum vaksin. Mulai sebelum vaksin, bukan terkait masalah vaksinnya,” terang Khoirun.

Permasalahan itu sangat dirasakan peternak, yang jelas berdampak pada ekonominya.

“Sapi nya sudah bisa memproduksi susu tapi (jumlahnya) berkurang dan belum optimal. Bahasanya peternak itu ambruk. Ada juga yang sampai mati,” jelas dia.

BacaJuga :

H-1 Lebaran 2026, Arus Tol Malang Turun 6 Ribu Kendaraan, Polisi Tetap Siaga

SPBU Pepen Pakisaji Malang Siapkan Rest Area Nyaman untuk Pemudik Lebaran 2026

ADVERTISEMENT

Sedang upaya yang dilakukan Khoirun dan peternak lainnya, adalah dengan pengobatan gratis dan membuat obat racikan yang berbahan tradisional dan bahan kimia.

Ia tak bisa menyebutkan ada berapa banyak sapi yang terkena luka tersebut. Namun menurutnya, ada sekitar 500 peternak dengan jumlah sapi yang diperkirakan mencapai 1.000 ekor yang telah ia lakukan pengobatan.

“Kalau peternaknya ada 500 an, mungkin jumlah sapinya antara 500 (ekor) sampai 1.000 an,” pungkas Khoirun. (Agb/Saf)

 

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kecamatan KasembonKecamatan NgantangKecamatan PujonPMK Kabupaten MalangSapi Luka
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

H-1 Lebaran 2026, Arus Tol Malang Turun 6 Ribu Kendaraan, Polisi Tetap Siaga

Menag Nasaruddin Umar: Idulfitri Momentum Perkuat Empati

DPMPTSP Gresik Permudah Investasi, Layanan Cepat Dorong Ekonomi Daerah

Dinas PUTR Gresik Tegaskan Komitmen Infrastruktur Prima: Selamat Hari Raya Idulfitri

Dinkes Gresik Ajak Warga Mudik Sehat dan Lebaran Nyaman 2026

SPBU Pepen Pakisaji Malang Siapkan Rest Area Nyaman untuk Pemudik Lebaran 2026

Ribuan Jemaah Muhammadiyah Salat Idulfitri 2026 di Stadion Gajayana Malang

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Gubernur Khofifah Borong Ikan Bandeng di Pasar Bandeng Gresik

Jelang Lebaran 2026, Polres Malang Bagikan Bingkisan ke Driver Ojol

Prev Next

POPULER HARI INI

SPBU Pepen Pakisaji Malang Siapkan Rest Area Nyaman untuk Pemudik Lebaran 2026

Ribuan Jemaah Muhammadiyah Salat Idulfitri 2026 di Stadion Gajayana Malang

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

BERITA LAINNYA

Menag Nasaruddin Umar: Idulfitri Momentum Perkuat Empati

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

Daffa Syawlan Rilis Lagu “Sambut Kemenangan” Jelang Lebaran 2026

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Lacrimi si Sfinti Hadirkan Sensasi Kuliner Berkelas dengan Nuansa Tak Terlupakan

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

LAKSI Minta Hentikan Framing Negatif soal Simulator Berkuda Polri

GP Ansor Malaysia Gelar Sarasehan dan Buka Bersama, Bahas Perlindungan PMI

Analis Publik Apresiasi Atensi Kapolri Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Prev Next

POPULER MINGGU INI

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Kontes Bandeng Kawak Gresik 2026 Digelar 16 Maret, Ribuan Porsi Bandeng Gratis Disiapkan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved