email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 28 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Wabah PMK di Kabupaten Malang Menyebabkan Ribuan Liter Susu Dibuang

by Agung Baskoro
23 Juni 2022
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-MALANG- Dampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Malang tidak hanya menyerang pada peternak sapi saja, akan tetapi juga berdampak pada pelaku usaha susu sapi perah.

Ilustrasi Peternakan Sapi Perah di Kabupaten Malang wilayah Barat. (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Yang mengaku sangat terdampak dari PMK adalah KUD Sumber Makmur Kecamatan Ngantang. Dimana produktifitas susu yang dikelola di KUD tersebut mengalami penurunan hingga 50 persen.

“Awalnya kita bisa memproduksi (susu) 104 ton per hari. Namun saat ini hanya sekitar 51 ton per harinya. Sudah sekitar 50 persen,” ujar Ketua KUD Sumber Makmur, Sugiono, Kamis (23/6/2022).

Sugiono menyebut, susu tersebut merupakan hasil perahan peternak sapi yang menjadi anggota KUD Sumber Makmur. Namun sekitar 50 ton susu yang tak dapat diolah dan terpaksa harus dibuang. Hal tersebut karena susu tersebut tercemar residu antibiotik.

“Jadi sapi yang terdampak PMK memang kita injek dengan antibiotik. Agar peternak masih bisa setor susu,” imbuh Sugiono.

Belum lagi, susu yang disetor tersebut kata dia, harus dibeli oleh KUD Sumber Makmur dengan harga normal. Yakni berkisar di harga Rp 6.000 perliter. Meskipun, tidak semua susu dapat diolah.

Praktis, lanjut dia, hal tersebut menyebabkan kerugian bagi pihak KUD. Namun Sugiono menyebut bahwa hal tersebut memang harus dilakukan. Agar peternak sapi yang menjadi anggotanya tidak begitu panik dalam menghadapi wabah PMK.

BacaJuga :

Produksi Petasan Ilegal di Poncokusumo Malang Terbongkar, 3 Kg Bubuk Mercon Disita

Awali Ramadan, Hiswana Migas Malang Berbagi untuk Disabilitas Kartika Mutiara di Pakisaji

“Karena bagaimana pun kita tetap berusaha memberikan support kepada peternak, supaya peternak ini tidak begitu panik. Dan pada akhirnya susu tetap kita beli, sebagian akan menjadi kerugian KUD. Selain itu, konsentrat yang disuplai KUD bagi peternak juga tidak mungkin dikurangi. Hal tersebut lantaran untuk memastikan kondisi sapi agar tetap prima. Sehingga, juga menjadi bagian kerugian KUD,” terang Sugiono.

Dari catatannya, secara keseluruhan, populasi sapi di Ngantang kurang lebih ada sekitar 17.800 ekor sapi. Dimana dari laporan yang ia terima pada Selasa (21/6/2022) ada sekitar 8.000 ekor sapi yang terkonfirmasi PMK. Dan semua sapi berjenis sapi perah tersebut tercatat sebagai anggota KUD Sumber Makmur.

Sementara itu sebelumnya, kondisi serupa juga disampaikan oleh pihak Koperasi SAE Pujon. Dimana akibat wabah PMK ini, produktifitas susu di Koperasi ini juga mengalami penurunan. Dan hal tersebut juga berimbas pada meruginya Koperasi SAE Pujon, hingga Rp 3 Milyar. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kecamatan NgantangPenyakit Mulut dan KukuPMK Kabupaten MalangSusu Sapi Perah

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

SIM Santri Trendi Hadir di Gresik Selama Ramadan 1447 Hijriah

HUT ke-53, SMAN 8 Malang Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

Polresta Malang Kota Sita 1,3 Kg Sabu, Tangkap 20 Tersangka Selama Februari 2026

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi II Malang Sukses Digelar, Satria Muda Juara

BRI Malang Berbagi Bahagia dengan Panti dan Pesantren saat Ramadan

Promo Idulfitri 2026, Juwita Guest House Kota Batu Diskon Rp50 Ribu per Kamar

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penusukan saat Sahur Patrol di Panceng Gresik

Festival Ramadan, Da’i Cilik hingga UMKM Ramaikan Depan Kantor DPRD Gresik

Anggota DPRD Jatim Saifudin Zuhri Ingatkan Warga Batu Bijak Bermedsos

Chanté Karya Citra Kirana Hadirkan Koleksi Eksklusif di Shopee Big Ramadan Sale

Prev Next

POPULER HARI INI

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi II Malang Sukses Digelar, Satria Muda Juara

Promo Idulfitri 2026, Juwita Guest House Kota Batu Diskon Rp50 Ribu per Kamar

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Anggota DPRD Jatim Saifudin Zuhri Ingatkan Warga Batu Bijak Bermedsos

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

Chanté Karya Citra Kirana Hadirkan Koleksi Eksklusif di Shopee Big Ramadan Sale

Analis Apresiasi Polri Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi, Selamatkan Generasi Muda Indonesia

Manzone Gandeng Adipati Dolken Luncurkan Koleksi Festive 2026 Sambut Idulfitri

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

Semen Merah Putih Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Madas Nusantara–LIRA Bentuk Satgas, Siap Pidanakan Penyedia MBG Tak Layak

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Analis Apresiasi Gerakan ASRI Polri, Langkah Nyata Kapolri Wujudkan Indonesia Sehat

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Remaja Tewas di Sungai Jabung Malang

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi II Malang Sukses Digelar, Satria Muda Juara

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved