Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemerataan Pembangunan Bidang Kesehatan di Kabupaten Gresik

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
19 Januari 2024
0

JAVASATU.COM-GRESIK- Pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Gresik menjadi fokus utama melalui program Nawa Karsa Gresik Sehati. Salah satu implementasinya adalah peresmian Puskesmas Pembantu (Pustu) Randuagung, Kecamatan Kebomas, yang dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis (18/01/2024).

Peresmian Puskesmas Pembantu (Pustu) Randuagung, Kecamatan Kebomas. (Foto: Istimewa/Prokopim Kabupaten Gresik)

Dengan konsep temu wicara warga, Bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut menyebut Pustu sebagai pondasi dasar public service kesehatan. Pustu kini telah tersebar di hampir seluruh desa di Kabupaten Gresik, memastikan akses kesehatan lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Pustu ini dapat menjadi tempat dalam pelayanan public service, khususnya di bidang kesehatan. Pemerintah Kabupaten Gresik terus konsisten dalam rangka peningkatan infrastruktur kesehatan. Ini harus terus berjalan sehingga kita dapat menyajikan pelayanan yang terbaik,” ungkap Gus Yani, Kamis (18/01/2024).

Selain peresmian, Bupati juga mendistribusikan 200 paket sembako kepada warga Desa Randuagung. Program distribusi vaksin polio dan paket sembako khusus untuk keluarga dengan stunting juga dijalankan.

Penting untuk dicatat bahwa selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, berbagai fasilitas kesehatan telah didirikan, termasuk rumah sakit, puskesmas, dan Pustu. Tahun ini, Gresik berencana membangun laboratorium kesehatan daerah.

“Alhamdulillah sudah terbangun RS Gresik Sehati di Kedamean yang akan segera beroperasi. 2 Puskesmas di Kecamatan Cerme dan Dukun sudah terbangun dan telah dimanfaatkan masyarakat sekitar. Ada pula 4 Pustu di Desa Tambak Beras Kec. Cerme, Desa Randuboto Kec. Sidayu, Desa Klumpang Gubug Kec. Tambak Bawean, dan Desa Randuagung Kec. Kebomas,” jelasnya.

Untuk mendukung fasilitas kesehatan, Gus Yani dan Bu Min, sapaan Wakil Bupati, terus mensosialisasikan program pengobatan gratis Universal Health Coverage (UHC) yang telah berjalan sejak tahun lalu. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat menikmati semua fasilitas kesehatan dan memudahkan akses berobat.

Dari seluruh fasilitas kesehatan yang ada, semuanya telah terakreditasi. Sebanyak 20 RS pemerintah dan swasta, 32 puskesmas, dan 61 klinik pelayanan kesehatan sudah terakreditasi 90% dengan hasil paripurna.

Selain itu, dalam upaya mewujudkan masyarakat sehat, Gus Yani mengajak seluruh pihak untuk menurunkan angka stunting.

“Kita ajak semua pihak untuk menurunkan angka stunting. Maka kita bersama-sama dengan seluruh pihak, baik itu pemerintah, rumah sakit, puskesmas, klinik, dan Pustu bekerjasama mewujudkan Gresik bebas stunting,” ujarnya. (Bas/Nuh)

Tags: Dinkes GresikKecamatan KebomasPemkab Gresik
Previous Post

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai Diperpanjang hingga 7 Januari 2025

Next Post

Wacana tentang Islam-Iman-Ihsan

Related Posts

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis
Kesehatan

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis

14 Oktober 2026
Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare
Kesehatan

Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare

28 September 2026
PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini
Kesehatan

PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini

23 September 2026
Philips Future Health Index 2026: AI Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kesiapan Masih Jadi Tantangan
Kesehatan

Philips Future Health Index 2026: AI Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kesiapan Masih Jadi Tantangan

1 September 2026
PKG Gresik Capai 28,8 Persen, Targetkan 46 Persen hingga Desember 2026
Kesehatan

PKG Gresik Capai 28,8 Persen, Targetkan 46 Persen hingga Desember 2026

19 Agustus 2026
JKN Aktif di Kabupaten Malang Baru 66,44 Persen, Dewan Soroti Kematian Bayi
Kesehatan

JKN Aktif di Kabupaten Malang Baru 66,44 Persen, Dewan Soroti Kematian Bayi

18 Agustus 2026
Next Post
Wacana tentang Islam-Iman-Ihsan

Wacana tentang Islam-Iman-Ihsan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
  • Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
  • DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
  • Gugatan Hamzah terhadap PDIP Majalengka Tak Diterima PN
  • Spencer Green Hotel Batu Gelar Olimpiade Matematika Anak 29 November 2026
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com