email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kepala DLH Kabupaten Malang Jadi Sasaran Amarah Petani

by Agung Baskoro
17 Maret 2020

JAVASATU.COM-MALANG- Saat audiensi dengan para perwakilan petani terdampak dugaan limbah kotoran sapi PT Greenfields Indonesia di Kantor Desa Kesamben, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, Budi Iswoyo menjadi sasaran amarah para petani.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, Budi Iswoyo, saat audiensi dengan para petani desa Kesamben kecamatan Ngajum (Foto : Agung-Javasatu.com)

Acara yang juga dihadiri para anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Camat Ngajum, pegawai DLH serta Kepala Desa Kesamben, memanas ketika Budi diberikan waktu untuk memberikan penjelasan. Selasa (17/03/2020).

Video suasana audiensi Dinas Lingkungan Hidup, DPRD kab Malang dengan para petani desa Kesamben kecamatan Ngajum. (Selasa 17/3/2020)

Tidak lama setelah Kepala DLH menyampaikan penjelasan, sanggahan-sanggahan muncul dari para audiens yang mayoritas petani. Cukup lama perdebatan berlangsung antara petani dan Kepala DLH.

Dari pantauan javasatu, Budi meminta data-data yang valid mulai dari kerugian hingga seberapa luas sawah yang terdampak itu, namun justru ucapannya itu seolah dianggap menyudutkannya, para petani dianggap tidak bisa menunjukan bukti-bukti yang kuat.

“Itu sudah kami lakukan sejak lama, tapi sampean hanya ngobral janji saja, saya sudah tidak percaya dengan pak Budi” celetuk salah satu petani.

Kontan Budi Iswoyo yang kala itu berdiri sambil memegang mikrofon itu, langsung duduk seketika sambil terlihat wajahnya yang penuh kesal.

Setelah berdebat panjang lebar, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Darmadi serta anggotanya, Zia’ul Haq, akhirnya mampu meredam suasana.

Para petani meluapkan amarahnya lantaran pihak DLH dianggap tidak serius dalam menyelesaikan persoalan limbah ini. Selama ini para petani sudah sering mengadukan soal limbah ini ke DLH, namun tidak ada tindak lanjut yang berarti. Hal inipun dibenarkan Kepala Desa Kesamben, H Misdi.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

“Ini kan nasibnya petani, kalau ini tidak selesai mereka mau makan apa. Saya sering telepon ke pak Budi tapi nggak pernah diangkat,” kata Misdi, saat pertemuan berlangsung.

Sementara itu Kepala DLH Kabupaten Malang, Budi Iswoyo kemudian menjawab tudingan para petani itu. Pihaknya saat ini tengah berjuang agar para petani di Kesamben bisa mendapatkan kompensasi dari Greenfields.

“Kita dari LH bukan membela Greenfields, tapi membela petani. Jadi dari data itu supaya dapat kompensasi” ujar Budi. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: beritaberita videoDLH Kabupaten Malangvideo

BERITA TERBARU

Panglima TNI: Perang Narasi Jadi Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Kecelakaan Maut di KM 76 Tol Malang-Pandaan

Terduga Pelaku Penipuan Puluhan Korban di Situbondo Dibekuk di Hotel

Desa Senggreng Gandeng UWG Malang Kembangkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Karhutla di Ujungjaya Sumedang Dipadamkan Manual, Minimnya Peralatan Jadi Sorotan

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Polres Gresik Bongkar Modus Sabu Sistem Ranjau, Dua Kurir Dibekuk

Polresta Surakarta Asah Kemampuan Dalmas Hadapi Aksi Unjuk Rasa

Prev Next

POPULER HARI INI

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

GPAK Serahkan Laporan Dugaan Praktik Makelar Kasus ke KPK

BERITA LAINNYA

Panglima TNI: Perang Narasi Jadi Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Kecelakaan Maut di KM 76 Tol Malang-Pandaan

Terduga Pelaku Penipuan Puluhan Korban di Situbondo Dibekuk di Hotel

Desa Senggreng Gandeng UWG Malang Kembangkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Karhutla di Ujungjaya Sumedang Dipadamkan Manual, Minimnya Peralatan Jadi Sorotan

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Polres Gresik Bongkar Modus Sabu Sistem Ranjau, Dua Kurir Dibekuk

Polresta Surakarta Asah Kemampuan Dalmas Hadapi Aksi Unjuk Rasa

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Pengawasan Distribusi BBM di Jatim Diperkuat, ESDM Optimalkan Aplikasi XStar

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved