email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 8 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kepala DLH Kabupaten Malang Jadi Sasaran Amarah Petani

by Agung Baskoro
17 Maret 2020

JAVASATU.COM-MALANG- Saat audiensi dengan para perwakilan petani terdampak dugaan limbah kotoran sapi PT Greenfields Indonesia di Kantor Desa Kesamben, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, Budi Iswoyo menjadi sasaran amarah para petani.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, Budi Iswoyo, saat audiensi dengan para petani desa Kesamben kecamatan Ngajum (Foto : Agung-Javasatu.com)

Acara yang juga dihadiri para anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Camat Ngajum, pegawai DLH serta Kepala Desa Kesamben, memanas ketika Budi diberikan waktu untuk memberikan penjelasan. Selasa (17/03/2020).

Video suasana audiensi Dinas Lingkungan Hidup, DPRD kab Malang dengan para petani desa Kesamben kecamatan Ngajum. (Selasa 17/3/2020)

Tidak lama setelah Kepala DLH menyampaikan penjelasan, sanggahan-sanggahan muncul dari para audiens yang mayoritas petani. Cukup lama perdebatan berlangsung antara petani dan Kepala DLH.

Dari pantauan javasatu, Budi meminta data-data yang valid mulai dari kerugian hingga seberapa luas sawah yang terdampak itu, namun justru ucapannya itu seolah dianggap menyudutkannya, para petani dianggap tidak bisa menunjukan bukti-bukti yang kuat.

“Itu sudah kami lakukan sejak lama, tapi sampean hanya ngobral janji saja, saya sudah tidak percaya dengan pak Budi” celetuk salah satu petani.

Kontan Budi Iswoyo yang kala itu berdiri sambil memegang mikrofon itu, langsung duduk seketika sambil terlihat wajahnya yang penuh kesal.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

Setelah berdebat panjang lebar, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Darmadi serta anggotanya, Zia’ul Haq, akhirnya mampu meredam suasana.

Para petani meluapkan amarahnya lantaran pihak DLH dianggap tidak serius dalam menyelesaikan persoalan limbah ini. Selama ini para petani sudah sering mengadukan soal limbah ini ke DLH, namun tidak ada tindak lanjut yang berarti. Hal inipun dibenarkan Kepala Desa Kesamben, H Misdi.

“Ini kan nasibnya petani, kalau ini tidak selesai mereka mau makan apa. Saya sering telepon ke pak Budi tapi nggak pernah diangkat,” kata Misdi, saat pertemuan berlangsung.

Sementara itu Kepala DLH Kabupaten Malang, Budi Iswoyo kemudian menjawab tudingan para petani itu. Pihaknya saat ini tengah berjuang agar para petani di Kesamben bisa mendapatkan kompensasi dari Greenfields.

“Kita dari LH bukan membela Greenfields, tapi membela petani. Jadi dari data itu supaya dapat kompensasi” ujar Budi. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: beritaberita videoDLH Kabupaten Malangvideo

BERITA TERBARU

Begini Kronologi Kericuhan di Pantai Wedi Awu Malang

Gudang Rokok Ilegal di Cerme Gresik Digerebek, 5,87 Juta Batang Disita

Kompensasi Dampak TPA Kota Kediri 2026 Naik, Penerima Bertambah Jadi 3.315 KK

ASPEKSINDO Bawa Aspirasi Pesisir ke Istana, Bahas Ketimpangan Infrastruktur Daerah Kepulauan

Di Kebun Raya Bogor, Rumah Sakinah Muhammadiyah Pulihkan Mental Binaan

Karantina Hafalan Al-Qur’an Santri MTs Refah Islami di Sejuknya Pacet

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

OPINI: Perubahan Manajemen Kantor di Era Digital: Tantangan dan Peluang

Setelah 20 Tahun Menunggu, Komisi C Kawal Persiapan Akhir Betonisasi Jalan Pasar Gadang

OPINI: Desentralisasi Fiskal, Kunci Kemandirian atau Ketimpangan?

Prev Next

POPULER HARI INI

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

“Mlebu Metu” Ajak Warga Kota Malang Berkaca Lewat Seni pada 8 Mei 2026

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

BERITA LAINNYA

Begini Kronologi Kericuhan di Pantai Wedi Awu Malang

Gudang Rokok Ilegal di Cerme Gresik Digerebek, 5,87 Juta Batang Disita

Kompensasi Dampak TPA Kota Kediri 2026 Naik, Penerima Bertambah Jadi 3.315 KK

ASPEKSINDO Bawa Aspirasi Pesisir ke Istana, Bahas Ketimpangan Infrastruktur Daerah Kepulauan

Di Kebun Raya Bogor, Rumah Sakinah Muhammadiyah Pulihkan Mental Binaan

Karantina Hafalan Al-Qur’an Santri MTs Refah Islami di Sejuknya Pacet

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

OPINI: Perubahan Manajemen Kantor di Era Digital: Tantangan dan Peluang

Setelah 20 Tahun Menunggu, Komisi C Kawal Persiapan Akhir Betonisasi Jalan Pasar Gadang

OPINI: Desentralisasi Fiskal, Kunci Kemandirian atau Ketimpangan?

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

260 Pesilat Bertarung, IPSI Kabupaten Malang Tekankan Prestasi Tanpa Permusuhan

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved