email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 6 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kepala DLH Kabupaten Malang Jadi Sasaran Amarah Petani

by Agung Baskoro
17 Maret 2020

JAVASATU.COM-MALANG- Saat audiensi dengan para perwakilan petani terdampak dugaan limbah kotoran sapi PT Greenfields Indonesia di Kantor Desa Kesamben, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, Budi Iswoyo menjadi sasaran amarah para petani.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, Budi Iswoyo, saat audiensi dengan para petani desa Kesamben kecamatan Ngajum (Foto : Agung-Javasatu.com)

Acara yang juga dihadiri para anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Camat Ngajum, pegawai DLH serta Kepala Desa Kesamben, memanas ketika Budi diberikan waktu untuk memberikan penjelasan. Selasa (17/03/2020).

Video suasana audiensi Dinas Lingkungan Hidup, DPRD kab Malang dengan para petani desa Kesamben kecamatan Ngajum. (Selasa 17/3/2020)

Tidak lama setelah Kepala DLH menyampaikan penjelasan, sanggahan-sanggahan muncul dari para audiens yang mayoritas petani. Cukup lama perdebatan berlangsung antara petani dan Kepala DLH.

Dari pantauan javasatu, Budi meminta data-data yang valid mulai dari kerugian hingga seberapa luas sawah yang terdampak itu, namun justru ucapannya itu seolah dianggap menyudutkannya, para petani dianggap tidak bisa menunjukan bukti-bukti yang kuat.

“Itu sudah kami lakukan sejak lama, tapi sampean hanya ngobral janji saja, saya sudah tidak percaya dengan pak Budi” celetuk salah satu petani.

Kontan Budi Iswoyo yang kala itu berdiri sambil memegang mikrofon itu, langsung duduk seketika sambil terlihat wajahnya yang penuh kesal.

Setelah berdebat panjang lebar, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Darmadi serta anggotanya, Zia’ul Haq, akhirnya mampu meredam suasana.

Para petani meluapkan amarahnya lantaran pihak DLH dianggap tidak serius dalam menyelesaikan persoalan limbah ini. Selama ini para petani sudah sering mengadukan soal limbah ini ke DLH, namun tidak ada tindak lanjut yang berarti. Hal inipun dibenarkan Kepala Desa Kesamben, H Misdi.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

“Ini kan nasibnya petani, kalau ini tidak selesai mereka mau makan apa. Saya sering telepon ke pak Budi tapi nggak pernah diangkat,” kata Misdi, saat pertemuan berlangsung.

Sementara itu Kepala DLH Kabupaten Malang, Budi Iswoyo kemudian menjawab tudingan para petani itu. Pihaknya saat ini tengah berjuang agar para petani di Kesamben bisa mendapatkan kompensasi dari Greenfields.

“Kita dari LH bukan membela Greenfields, tapi membela petani. Jadi dari data itu supaya dapat kompensasi” ujar Budi. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: beritaberita videoDLH Kabupaten Malangvideo

BERITA TERBARU

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

BERITA LAINNYA

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved