email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ramai Diperbincangkan, Begini Umpatan “Ndasmu” Menurut Al-Qur’an dan Hadis

by Syaiful Arif
22 Februari 2025

JAVASATU.COM- Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali seseorang mengucapkan kata-kata kasar atau umpatan, salah satunya adalah “Ndasmu” yang dalam bahasa Jawa berarti “kepalamu.” Ucapan ini sering digunakan untuk bercanda, tetapi dalam beberapa konteks juga bisa menjadi bentuk penghinaan. Lalu, bagaimana Islam memandang hal ini?

Ilustrasi

Larangan Ucapan Kasar dalam Al-Qur’an

Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga lisan dan menghindari perkataan yang menyakitkan hati orang lain. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik. Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” (QS. Al-Isra: 53)

Ayat ini menegaskan bahwa seorang Muslim harus berkata baik dan menghindari perkataan yang dapat memicu perselisihan. Mengumpat atau merendahkan orang lain, meskipun dengan niat bercanda, dapat menyinggung perasaan dan menimbulkan konflik.

Hadis tentang Menjaga Lisan

Dalam hadis, Rasulullah SAW juga menekankan pentingnya menjaga ucapan:

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini mengajarkan bahwa jika perkataan tidak membawa kebaikan, lebih baik diam. Ucapan seperti “Ndasmu” dapat menjadi bentuk penghinaan jika diucapkan dalam kondisi yang tidak tepat, sehingga bertentangan dengan ajaran Rasulullah SAW.

Hukum Mengumpat dalam Islam

Mengucapkan kata-kata kasar atau menghina orang lain termasuk dalam kategori perbuatan yang dilarang dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda:

BacaJuga :

BKM Baitul Amin Kampung Wonobungkah Siapkan Dakwah Digital dan Ekonomi Umat

Isa Mantap Masuk Islam di MUI Gresik, Mengaku dari Hati Nurani

“Mencela seorang Muslim adalah kefasikan, dan membunuhnya adalah kekufuran.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari hadis ini, dapat disimpulkan bahwa mencela atau mengumpat adalah perbuatan dosa dan termasuk tindakan fasik. Oleh karena itu, mengucapkan umpatan seperti “Ndasmu” dengan maksud merendahkan atau menyakiti orang lain sebaiknya dihindari.

Islam menekankan pentingnya menjaga lisan agar tidak menyakiti orang lain. Perkataan kasar seperti “Ndasmu” dapat menjadi dosa jika digunakan untuk menghina atau merendahkan orang lain. Sebagai seorang Muslim, lebih baik memilih kata-kata yang baik dan penuh hikmah, sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an dan hadis. Jika sebuah ucapan berpotensi menyakiti perasaan orang lain, lebih baik diam dan menggantinya dengan perkataan yang lebih baik. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Koops TNI Habema Rebut Dua Senjata yang Dirampas Kelompok Manfred Fatem

Pemancing Tenggelam di Sungai Kalimireng Gresik Ditemukan Tewas

UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI

Arema FC Kalah 1-3 dari Garudayaksa, Sempat Unggul Lewat Blade

HWK Sumbar Salurkan Sembako dan Kenalkan Adat Minangkabau ke Anak Panti

Tujuh Anggota PSYCHIC FEVER Punya Karakter Berbeda, Ini Pesan Album DIFFERENT

Fabian Putra Angkat Pergulatan Batin Lewat Single Terbaru

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Prev Next

POPULER HARI INI

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

Kirab Budaya WBTb Gresik Meriah, 1.000 Bandeng Dibagikan Gratis ke Warga

BERITA LAINNYA

Koops TNI Habema Rebut Dua Senjata yang Dirampas Kelompok Manfred Fatem

Pemancing Tenggelam di Sungai Kalimireng Gresik Ditemukan Tewas

UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI

Arema FC Kalah 1-3 dari Garudayaksa, Sempat Unggul Lewat Blade

HWK Sumbar Salurkan Sembako dan Kenalkan Adat Minangkabau ke Anak Panti

Tujuh Anggota PSYCHIC FEVER Punya Karakter Berbeda, Ini Pesan Album DIFFERENT

Fabian Putra Angkat Pergulatan Batin Lewat Single Terbaru

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved