email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 31 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ramai Diperbincangkan, Begini Umpatan “Ndasmu” Menurut Al-Qur’an dan Hadis

by Syaiful Arif
22 Februari 2025

JAVASATU.COM- Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali seseorang mengucapkan kata-kata kasar atau umpatan, salah satunya adalah “Ndasmu” yang dalam bahasa Jawa berarti “kepalamu.” Ucapan ini sering digunakan untuk bercanda, tetapi dalam beberapa konteks juga bisa menjadi bentuk penghinaan. Lalu, bagaimana Islam memandang hal ini?

Ilustrasi

Larangan Ucapan Kasar dalam Al-Qur’an

Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga lisan dan menghindari perkataan yang menyakitkan hati orang lain. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik. Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” (QS. Al-Isra: 53)

Ayat ini menegaskan bahwa seorang Muslim harus berkata baik dan menghindari perkataan yang dapat memicu perselisihan. Mengumpat atau merendahkan orang lain, meskipun dengan niat bercanda, dapat menyinggung perasaan dan menimbulkan konflik.

Hadis tentang Menjaga Lisan

Dalam hadis, Rasulullah SAW juga menekankan pentingnya menjaga ucapan:

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini mengajarkan bahwa jika perkataan tidak membawa kebaikan, lebih baik diam. Ucapan seperti “Ndasmu” dapat menjadi bentuk penghinaan jika diucapkan dalam kondisi yang tidak tepat, sehingga bertentangan dengan ajaran Rasulullah SAW.

Hukum Mengumpat dalam Islam

Mengucapkan kata-kata kasar atau menghina orang lain termasuk dalam kategori perbuatan yang dilarang dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda:

“Mencela seorang Muslim adalah kefasikan, dan membunuhnya adalah kekufuran.” (HR. Bukhari dan Muslim)

BacaJuga :

Santri Pesantren Al-Karimi Gresik Teladani Pengorbanan Nabi Ibrahim AS

Dai Asal Malang Gaungkan “Peradaban Ibrahimik” dalam Khutbah Iduladha

Dari hadis ini, dapat disimpulkan bahwa mencela atau mengumpat adalah perbuatan dosa dan termasuk tindakan fasik. Oleh karena itu, mengucapkan umpatan seperti “Ndasmu” dengan maksud merendahkan atau menyakiti orang lain sebaiknya dihindari.

Islam menekankan pentingnya menjaga lisan agar tidak menyakiti orang lain. Perkataan kasar seperti “Ndasmu” dapat menjadi dosa jika digunakan untuk menghina atau merendahkan orang lain. Sebagai seorang Muslim, lebih baik memilih kata-kata yang baik dan penuh hikmah, sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an dan hadis. Jika sebuah ucapan berpotensi menyakiti perasaan orang lain, lebih baik diam dan menggantinya dengan perkataan yang lebih baik. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

BRI Malang Dukung Pertanian Modern Desa Genengan, KUR Tembus Rp1,6 Triliun

Polres Batu Perketat Pengamanan Tempat Wisata Saat Libur Panjang

Haul KH Abdul Karim Al-Karimi Gresik Tebar Manfaat Lewat Donor Darah

NasDem Kota Malang Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

Resepsi Tebu Manten PG Meritjan Kediri, Target Giling 2,5 Juta Kuintal, Rendemen 7,5 Persen

Matvey Safonov Siap Bersaing Raih Posisi Utama di PSG

PDI Perjuangan Sindir Desakan Gerindra Kaji Ulang Alun-Alun Kabupaten Malang

Pencuri Kotak Amal di Lawang Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi

Cekcok di Warung Seafood Singosari Berujung Pembacokan, Pelaku Diringkus

WTP ke-11, Gresik Pertahankan Tata Kelola Keuangan

Prev Next

POPULER HARI INI

Matvey Safonov Siap Bersaing Raih Posisi Utama di PSG

NasDem Kota Malang Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

Haul KH Abdul Karim Al-Karimi Gresik Tebar Manfaat Lewat Donor Darah

Resepsi Tebu Manten PG Meritjan Kediri, Target Giling 2,5 Juta Kuintal, Rendemen 7,5 Persen

BRI Malang Dukung Pertanian Modern Desa Genengan, KUR Tembus Rp1,6 Triliun

BERITA LAINNYA

BRI Malang Dukung Pertanian Modern Desa Genengan, KUR Tembus Rp1,6 Triliun

Polres Batu Perketat Pengamanan Tempat Wisata Saat Libur Panjang

Haul KH Abdul Karim Al-Karimi Gresik Tebar Manfaat Lewat Donor Darah

NasDem Kota Malang Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

Resepsi Tebu Manten PG Meritjan Kediri, Target Giling 2,5 Juta Kuintal, Rendemen 7,5 Persen

Matvey Safonov Siap Bersaing Raih Posisi Utama di PSG

PDI Perjuangan Sindir Desakan Gerindra Kaji Ulang Alun-Alun Kabupaten Malang

Pencuri Kotak Amal di Lawang Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi

Cekcok di Warung Seafood Singosari Berujung Pembacokan, Pelaku Diringkus

WTP ke-11, Gresik Pertahankan Tata Kelola Keuangan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kepala Bapenda Malang Jadi Sekda Semarang, Wali Kota Wahyu Siapkan Mutasi Kilat

Gresik Bidik Prestasi Voli Level Nasional

Pembangunan Sekolah Rakyat dan Kampus UNY di Blora Segera Dimulai

Matvey Safonov Siap Bersaing Raih Posisi Utama di PSG

Gresik Dibanjiri Investasi, Warga Dapat Apa?

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved