email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 12 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

MUI Gresik Latih Pendamping Mental Spiritual untuk RS Petrokimia

by Sudasir Al Ayyubi
12 Juli 2026

JAVASATU.COM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik mulai menyiapkan layanan pendampingan mental spiritual bagi pasien dan tenaga medis di RS Petrokimia Gresik. Langkah tersebut diawali dengan pelatihan bagi calon pendamping mental spiritual yang digelar di Ruang Rapat Kantor MUI Kabupaten Gresik, Sabtu (11/7/2026).

Foto: Javasatu.com

Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan memberikan bimbingan rohani, penguatan mental, serta pendampingan ibadah bagi pasien sesuai tuntunan syariat Islam. Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya mendukung proses penyembuhan pasien secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi medis tetapi juga spiritual.

Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib, mengatakan pendampingan mental spiritual menjadi kebutuhan penting di lingkungan rumah sakit, terutama bagi pasien yang sedang menghadapi kondisi kesehatan yang berat.

“Alhamdulillah kita diberi kesempatan untuk melakukan pendampingan mental spiritual di RS Petrokimia. Semoga apa yang kita rencanakan bisa berjalan sukses dan kita semua mampu menjaga nama baik lembaga sebagai lembaga ulama,” ujar KH Ainur Rofiq.

Menurutnya, salah satu tugas utama pendamping adalah memastikan pasien tetap mendapatkan bimbingan dalam menjalankan kewajiban ibadah selama masa perawatan.

“Yang utama adalah mengingatkan shalat, karena shalat merupakan ibadah yang tidak boleh ditinggalkan. Meskipun dalam kondisi sakit, tetap ada tuntunan syariat yang bisa dijalankan sesuai kemampuan pasien,” tegasnya.

Materi pelatihan disampaikan Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, Prof. Dr. H. Abdul Chalik, M.Ag, melalui paparan bertajuk Teknik Membimbing Spiritual-Psikologis Pasien Rumah Sakit. Ia menekankan bahwa setiap peserta harus memiliki kesiapan mental dan rasa percaya diri karena akan membawa nama baik MUI saat bertugas di rumah sakit.

“Panjenengan harus percaya diri karena hadir sebagai representasi MUI Gresik. Kita datang ke rumah sakit dengan niat mendampingi pasien agar mereka mendapatkan penguatan spiritual selama menjalani pengobatan,” kata Prof. Chalik.

Ia menjelaskan, banyak pasien yang mengalami tekanan psikologis ketika menghadapi penyakit kronis. Dalam kondisi tersebut, kehadiran pendamping mental spiritual dinilai mampu membantu pasien menemukan ketenangan dan meningkatkan semangat menjalani pengobatan.

“Penyakit kronis sering memunculkan pertanyaan tentang makna hidup, penderitaan, dan kematian. Tugas pendamping adalah membantu pasien memahami bahwa setiap ujian merupakan bagian dari kehendak Allah SWT sehingga mereka tetap memiliki harapan dan ketenangan batin,” jelasnya.

BacaJuga :

Pelatihan Salat Bersanad di Lowayu Gresik Diikuti 150 Jemaah, Hadirkan Trainer Nasional PBNU

WN China Resmi Jadi Mualaf di Gresik, MUI Tekankan Belajar Syariat dan Akhlak

Selain memberikan penguatan spiritual, Prof. Chalik mengingatkan pentingnya etika dalam pendampingan. Pendamping diminta menghormati keyakinan, tradisi spiritual, serta kondisi psikologis setiap pasien.

“Pendamping harus menghormati kepercayaan dan tradisi spiritual pasien. Fokus utama kita adalah kepentingan pasien, bukan memaksakan pandangan pribadi,” tegasnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta juga mendapatkan praktik pendampingan mulai dari tata cara memasuki ruang perawatan, membangun komunikasi dengan pasien dan keluarga, memberikan motivasi, hingga membimbing tayamum, salat bagi orang sakit, zikir, dan doa sesuai kondisi pasien.

Sementara itu, pengurus MUI Kabupaten Gresik yang telah berpengalaman melakukan pendampingan rohani di rumah sakit, H. Rasyid Rasminto, membagikan pengalaman lapangan kepada para peserta. Ia menilai setiap pasien membutuhkan pendekatan yang berbeda sesuai kondisi fisik maupun psikologisnya.

“Kondisi pasien tidak sama. Ada yang bisa diajak berdialog secara langsung, ada yang kondisinya berat sehingga kita lebih banyak berkomunikasi dengan keluarga. Yang terpenting adalah tetap memberikan pendampingan dengan empati,” ujarnya.

Menurut Rasyid, pendamping juga harus siap memberikan bimbingan ibadah ketika pasien belum memahami tata cara bersuci maupun salat dalam kondisi sakit.

“Dalam praktiknya, salah satu yang kami tanyakan adalah soal shalat. Jika pasien belum memahami caranya, kami membimbing tayamum dan salat sesuai ketentuan syariat bagi orang sakit,” katanya.

Pelatihan turut dihadiri Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik Makmun, M.Ag., serta sejumlah calon pendamping mental spiritual, di antaranya H. Hamdun Roichan, M.Si., KH Ahmad Wafiq Aunan, Hj. Nur Saidah, S.E., M.M., dan Hj. Dewi Fatimah, S.Ag. MUI Gresik berharap program ini dapat memperkuat layanan spiritual di RS Petrokimia sekaligus memberikan manfaat bagi pasien, keluarga pasien, dan tenaga medis. (bas/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten GresikMUI

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Novel Cinta Segitiga di Langit Kediri Karya Musab Soemardjan Angkat Cinta, Restu dan Pengorbanan

MUI Gresik Latih Pendamping Mental Spiritual untuk RS Petrokimia

Pelatihan Salat Bersanad di Lowayu Gresik Diikuti 150 Jemaah, Hadirkan Trainer Nasional PBNU

Universitas Islam Al Azhar Gresik Gandeng 3 Lembaga Belanda, Perkuat Riset dan Startup Kampus

Gresik Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran, Bupati: Tak Cukup Hanya Dipulangkan

Pemkot Malang Jadi Rujukan Daerah Tingkatkan PAD, Kota Cilegon Replikasi Persada

Metal Militia Ingin Buktikan Musik Metal Malang Tetap Hidup

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

Kepala Bakorwil Malang Dorong Gerakan Indonesia ASRI Jadi Budaya di Seluruh Daerah

Oknum Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Iming-imingi Lolos ASN

Prev Next

POPULER HARI INI

HMD GEMAS Wonosobo Sampaikan 4 Tuntutan untuk Keberlanjutan Program MBG

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

Novel Cinta Segitiga di Langit Kediri Karya Musab Soemardjan Angkat Cinta, Restu dan Pengorbanan

Pelatihan Salat Bersanad di Lowayu Gresik Diikuti 150 Jemaah, Hadirkan Trainer Nasional PBNU

BERITA LAINNYA

Novel Cinta Segitiga di Langit Kediri Karya Musab Soemardjan Angkat Cinta, Restu dan Pengorbanan

MUI Gresik Latih Pendamping Mental Spiritual untuk RS Petrokimia

Pelatihan Salat Bersanad di Lowayu Gresik Diikuti 150 Jemaah, Hadirkan Trainer Nasional PBNU

Universitas Islam Al Azhar Gresik Gandeng 3 Lembaga Belanda, Perkuat Riset dan Startup Kampus

Gresik Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran, Bupati: Tak Cukup Hanya Dipulangkan

Pemkot Malang Jadi Rujukan Daerah Tingkatkan PAD, Kota Cilegon Replikasi Persada

Metal Militia Ingin Buktikan Musik Metal Malang Tetap Hidup

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

Kepala Bakorwil Malang Dorong Gerakan Indonesia ASRI Jadi Budaya di Seluruh Daerah

Oknum Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Iming-imingi Lolos ASN

Prev Next

POPULER MINGGU INI

HMD GEMAS Wonosobo Sampaikan 4 Tuntutan untuk Keberlanjutan Program MBG

PRNU Petung Belajar ke MWCNU Ngasem yang Kelola Hotel hingga Kolam Renang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved