email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 26 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gresik Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran, Bupati: Tak Cukup Hanya Dipulangkan

by Sudasir Al Ayyubi
11 Juli 2026

JAVASATU.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan pemulangan anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia bukan sekadar mengembalikan mereka ke tanah air. Lebih dari itu, pemerintah memastikan seluruh hak dasar anak terpenuhi, mulai dari identitas kependudukan, pendidikan, layanan kesehatan hingga perlindungan sosial.

Foto: Ist

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemulangan tahap kedua anak-anak pekerja migran dari Malaysia yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Gresik, Jumat (10/7/2026). Sebanyak sembilan anak dipulangkan, terdiri dari enam anak asal Gresik dan tiga anak dari daerah lain yang turut difasilitasi.

“Menyelamatkan satu anak sama saja menyelamatkan satu generasi. Mereka harus memiliki hak identitas, memperoleh pendidikan, mendapatkan layanan kesehatan, serta perlindungan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Perlindungan Anak. Ketika identitas mereka tidak ada, maka akses terhadap seluruh hak hidupnya ikut terputus,” tegas Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.

Menurut Yani, tugas pemerintah tidak berhenti setelah anak-anak berhasil dipulangkan. Pemkab Gresik akan mengawal proses pemenuhan hak-hak mereka hingga dapat kembali menjalani kehidupan secara normal bersama keluarga dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Kami ingin anak-anak ini kembali dengan harapan. Mereka memiliki identitas, bisa sekolah, memperoleh perlindungan, dan tetap memiliki kesempatan menggapai cita-cita. Inilah komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam melindungi setiap anak, di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Setibanya di Gresik, seluruh anak langsung menjalani perekaman biometrik dan administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Mereka juga menerima dokumen kependudukan, perlengkapan sekolah, serta bantuan paket sembako bagi keluarga.

Selanjutnya, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (KBPPPA) memberikan pendampingan psikososial, Dinas Sosial menyiapkan perlindungan sosial, sedangkan Dinas Pendidikan memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan sesuai usia, baik melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan.

“Kalau usianya masih memungkinkan, mereka akan masuk sekolah formal. Bila sudah melewati jenjang tertentu, kami siapkan pendidikan melalui Kejar Paket A, B, atau C. Yang penting cita-cita mereka tidak boleh berhenti hanya karena persoalan administrasi,” kata Yani.

Program tersebut merupakan tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Gresik dan KBRI Kuala Lumpur yang ditandatangani pada Oktober 2025. Melalui kerja sama itu, proses pendataan, pemulangan hingga pemenuhan hak dasar anak pekerja migran dilakukan secara berkelanjutan.

BacaJuga :

Polisi Ungkap Modus Penipuan Jasa Angkut di Gresik, Korban Rugi Rp12 Juta

Polri di Era Prabowo-Gibran, Capaian Strategis dan Evaluasi Dibahas

Perwakilan KBRI Kuala Lumpur, Shoheh, mengapresiasi keseriusan Pemkab Gresik dalam mengawal masa depan anak-anak pekerja migran. Pria asal Bawean itu mengaku memahami kondisi mereka karena pernah mengalami masa kecil terpisah dari orang tua yang bekerja di Malaysia.

“Saya tidak ingin mereka mengalami apa yang saya alami dulu. Yang kami harapkan sederhana, anak-anak diterima di Indonesia, memiliki identitas, dan bisa sekolah tanpa dipersulit administrasi. Gresik memberikan harapan itu,” ungkap Shoheh.

Apresiasi juga datang dari Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AK Provinsi Jawa Timur, Chandra. Menurutnya, langkah Pemkab Gresik menjadi praktik baik yang layak diterapkan pemerintah daerah lain.

“Ini bukan sekadar memulangkan anak. Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan seluruh mata rantai perlindungan berjalan, mulai dari hak identitas, akses pendidikan, kesehatan hingga layanan sosial lainnya. Praktik baik ini layak direplikasi oleh kabupaten dan kota lain,” ujarnya.

Program ini merupakan kelanjutan dari upaya yang telah dirintis Pemkab Gresik bersama KBRI Kuala Lumpur sejak 2025. Sebelumnya tiga anak pekerja migran asal Gresik telah dipulangkan, sedangkan pada tahap kedua ini enam anak asal Gresik kembali berhasil difasilitasi pulang bersama tiga anak dari daerah lain. (bas/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten GresikPekerja MigranPemkab Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polisi Ungkap Modus Penipuan Jasa Angkut di Gresik, Korban Rugi Rp12 Juta

Polri di Era Prabowo-Gibran, Capaian Strategis dan Evaluasi Dibahas

KH Abdul Muhshi: Maulid Nabi Bukan Sekadar Tradisi

Turun ke Jambi, Menhut Cek Penanganan Karhutla atas Perintah Presiden Prabowo

Haul ke-626 Sunan Gresik, Tradisi Religi yang Terus Dijaga

Ditanya Tak Ikut Presiden ke Kalimantan-Sumatera, Ini Jawaban Menhut Raja Antoni

Baznas Banyuwangi Buka Donasi Gempa NTT, JMSI Dukung Sebar Informasi

Maulid Nabi di Gresik, Anak Jalanan: Kami Merasa Dianggap sebagai Warga

Polres Malang Sisir Jalur Rawan hingga Subuh, Cegah Kejahatan Malam

Milangkala ke-44 Desa Palabuan, Kades Dorong Potensi Pertanian dan Peternakan

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Polri di Era Prabowo-Gibran, Capaian Strategis dan Evaluasi Dibahas

Warga Natura PPS 2 Gresik Kenalkan Budaya Nusantara ke Generasi Muda

Milangkala ke-44 Desa Palabuan, Kades Dorong Potensi Pertanian dan Peternakan

BERITA LAINNYA

Polisi Ungkap Modus Penipuan Jasa Angkut di Gresik, Korban Rugi Rp12 Juta

Polri di Era Prabowo-Gibran, Capaian Strategis dan Evaluasi Dibahas

KH Abdul Muhshi: Maulid Nabi Bukan Sekadar Tradisi

Turun ke Jambi, Menhut Cek Penanganan Karhutla atas Perintah Presiden Prabowo

Haul ke-626 Sunan Gresik, Tradisi Religi yang Terus Dijaga

Ditanya Tak Ikut Presiden ke Kalimantan-Sumatera, Ini Jawaban Menhut Raja Antoni

Baznas Banyuwangi Buka Donasi Gempa NTT, JMSI Dukung Sebar Informasi

Maulid Nabi di Gresik, Anak Jalanan: Kami Merasa Dianggap sebagai Warga

Polres Malang Sisir Jalur Rawan hingga Subuh, Cegah Kejahatan Malam

Milangkala ke-44 Desa Palabuan, Kades Dorong Potensi Pertanian dan Peternakan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Tokoh Budaya Majalengka H Baya Berduka, Ki Danu Tewas Dibunuh Tetangga di Tasikmalaya

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved