email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 12 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Novel Cinta Segitiga di Langit Kediri Karya Musab Soemardjan Angkat Cinta, Restu dan Pengorbanan

by Ichwan Efendi
12 Juli 2026

JAVASATU.COM- Novelis Musab Soemardjan kembali meluncurkan karya terbarunya berjudul Cinta Segitiga di Langit Kediri. Novel yang terbit pada Februari 2026 itu mengusung konsep fiksi-fakta dengan mengangkat kisah cinta, restu orang tua, pengorbanan, dan perjalanan hidup tiga tokoh utama yang saling terkait.

Cover Novel Cinta Segitiga di Langit Kediri Karya Musab Soemardjan. (Foto: Ist)

Novel ini menghadirkan kisah Paul Prakoso, Citra Kusumo, dan Bhima. Ketiganya berada dalam pusaran konflik cinta yang dibalut nilai keluarga, pilihan hidup, serta perjuangan meraih cita-cita. Alur cerita berkembang dari Kediri hingga merambah Jepang, Belanda, Australia, Banyuwangi, dan berbagai latar budaya yang memperkaya narasi.

“Novel ini bukan hanya bercerita tentang cinta, tetapi juga bagaimana seseorang memperjuangkan pilihan hidupnya di tengah tuntutan keluarga, adat, dan dinamika kehidupan,” ujar Musab Soemardjan dalam keterangan yang diterima Javasatu.com, Minggu (12/7/2026).

Konflik bermula ketika Citra dijodohkan dengan Paul, putra seorang pengusaha di Kediri. Meski berusaha menerima keputusan keluarga, Citra diam-diam mencintai Bhima. Perasaan itu ternyata berbalas, namun Bhima memilih memendamnya karena menghormati pertunangan tersebut.

Cerita berubah ketika Paul membatalkan pertunangannya secara sepihak dan memilih menikahi Tantri, putri rekan bisnis keluarganya asal Bali. Pernikahan itu berakhir dengan perceraian setelah Paul mengalami kebangkrutan akibat gaya hidup mewah sang istri. Sementara itu, Citra akhirnya memperoleh restu dari ayahnya untuk membangun rumah tangga bersama Bhima.

“Saya ingin menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan pembaca, bahwa cinta sejati tidak hanya membutuhkan perasaan, tetapi juga perjuangan, kesabaran, dan pengorbanan,” kata Musab.

Selain mengangkat kisah asmara, novel ini juga menampilkan perjalanan akademik para tokohnya. Citra digambarkan berhasil menjadi dokter lulusan Universitas Airlangga sebelum melanjutkan pendidikan spesialis kanker di Kyoto University, Jepang. Bhima kemudian menyusul menempuh studi antropologi etnografi di universitas yang sama hingga keduanya berhasil membangun keluarga.

BacaJuga :

Gresik Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran, Bupati: Tak Cukup Hanya Dipulangkan

Oknum Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Iming-imingi Lolos ASN

Musab juga memadukan unsur fiksi dengan fakta melalui penggambaran lokasi dan budaya, seperti Honke Owariya di Kyoto, Tong Tong Fair di Den Haag, tradisi masyarakat Osing di Banyuwangi, hingga filosofi bisnis kedai kopi “BMW – Be My Way”. Perpaduan tersebut menjadi kekuatan yang membedakan novel ini dari kisah romansa pada umumnya.

Dengan gaya bahasa yang ringan dan komunikatif, Cinta Segitiga di Langit Kediri tidak hanya menawarkan kisah percintaan, tetapi juga menyajikan refleksi tentang kesetiaan, etika, pendidikan, keluarga, dan arti sebuah pilihan hidup.

Novelis Musab Soemardjan. (Foto: Ist)

Perlu diketahui, Musab Soemardjan merupakan nama pena dari Mudji Sabar Soemardjan. Novel Cinta Segitiga di Langit Kediri menjadi karya keduanya setelah sebelumnya menerbitkan novel perdana. Selain aktif sebagai penulis, ia juga tercatat sebagai anggota Dewan Penasihat Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI). (ich/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Novel

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Novel Cinta Segitiga di Langit Kediri Karya Musab Soemardjan Angkat Cinta, Restu dan Pengorbanan

MUI Gresik Latih Pendamping Mental Spiritual untuk RS Petrokimia

Pelatihan Salat Bersanad di Lowayu Gresik Diikuti 150 Jemaah, Hadirkan Trainer Nasional PBNU

Universitas Islam Al Azhar Gresik Gandeng 3 Lembaga Belanda, Perkuat Riset dan Startup Kampus

Gresik Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran, Bupati: Tak Cukup Hanya Dipulangkan

Pemkot Malang Jadi Rujukan Daerah Tingkatkan PAD, Kota Cilegon Replikasi Persada

Metal Militia Ingin Buktikan Musik Metal Malang Tetap Hidup

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

Kepala Bakorwil Malang Dorong Gerakan Indonesia ASRI Jadi Budaya di Seluruh Daerah

Oknum Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Iming-imingi Lolos ASN

Prev Next

POPULER HARI INI

HMD GEMAS Wonosobo Sampaikan 4 Tuntutan untuk Keberlanjutan Program MBG

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

Pelatihan Salat Bersanad di Lowayu Gresik Diikuti 150 Jemaah, Hadirkan Trainer Nasional PBNU

MUI Gresik Latih Pendamping Mental Spiritual untuk RS Petrokimia

BERITA LAINNYA

Novel Cinta Segitiga di Langit Kediri Karya Musab Soemardjan Angkat Cinta, Restu dan Pengorbanan

MUI Gresik Latih Pendamping Mental Spiritual untuk RS Petrokimia

Pelatihan Salat Bersanad di Lowayu Gresik Diikuti 150 Jemaah, Hadirkan Trainer Nasional PBNU

Universitas Islam Al Azhar Gresik Gandeng 3 Lembaga Belanda, Perkuat Riset dan Startup Kampus

Gresik Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran, Bupati: Tak Cukup Hanya Dipulangkan

Pemkot Malang Jadi Rujukan Daerah Tingkatkan PAD, Kota Cilegon Replikasi Persada

Metal Militia Ingin Buktikan Musik Metal Malang Tetap Hidup

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

Kepala Bakorwil Malang Dorong Gerakan Indonesia ASRI Jadi Budaya di Seluruh Daerah

Oknum Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Iming-imingi Lolos ASN

Prev Next

POPULER MINGGU INI

HMD GEMAS Wonosobo Sampaikan 4 Tuntutan untuk Keberlanjutan Program MBG

PRNU Petung Belajar ke MWCNU Ngasem yang Kelola Hotel hingga Kolam Renang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved