JAVASATU.COM- Sebanyak 150 jemaah mengikuti Pelatihan Salat Bersanad Angkatan XXVII yang digelar Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Masjid Nurul Huda di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan Trainer Nasional PBNU, Dr. KH Sholeh Qosim M.Si, untuk membimbing peserta memahami tata cara salat sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Pelatihan yang berlangsung sejak pagi hingga sore tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Lembaga Takmir Masjid (LTM) PCNU Gresik melalui Ustaz Nasihun Amin. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada penyempurnaan syarat, gerakan, dan bacaan salat agar sesuai dengan dalil dan sanad keilmuan yang benar.
Ketua Takmir Masjid Nurul Huda Lowayu, Dr. Siswanto M.Pd, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat sekaligus memakmurkan masjid melalui pendidikan keislaman yang berkesinambungan.
“Alhamdulillah Masjid Nurul Huda dapat menyelenggarakan dua kegiatan sekaligus. Diawali Safari Dakwah bersama Badan Wakaf Al-Qur’an dengan tausiah KH Mohammad Syauqi, kemudian dilanjutkan Pelatihan Salat Bersanad. Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat Lowayu agar semakin semangat meningkatkan wawasan keilmuan dalam beribadah kepada Allah SWT dan memperkuat pengabdian kepada umat,” ujar Siswanto.
Sebelum pelatihan dimulai, panitia menggelar Safari Dakwah usai salat Subuh dengan menghadirkan KH Mohammad Syauqi, putra dai kondang almarhum KH Zainuddin MZ. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi pembuka sebelum peserta mengikuti pelatihan salat hingga sore hari.
Ketua BKMM Masjid Nurul Huda, Hj. Nazilah Ali S.Pd, berharap pelatihan ini mampu menjadi wadah pembelajaran bagi masyarakat yang ingin memperdalam ilmu ibadah, baik ibadah mahdhah maupun ghairu mahdhah, sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW.
“Kami ingin Masjid Nurul Huda menjadi rumah belajar bagi masyarakat yang ingin memperdalam pemahaman ibadah berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW. Harapannya, semakin banyak jemaah yang memakmurkan masjid dengan bekal ilmu yang benar,” kata Nazilah.
Nazilah yang juga menjabat sebagai Ketua Ranting Fatayat NU Lowayu menilai keberhasilan penyelenggaraan pelatihan tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari pengurus masjid, organisasi keagamaan, pemerintah desa hingga masyarakat.
“Kunci sukses kegiatan ini adalah kerja sama dan koordinasi seluruh stakeholder. Dengan kebersamaan, tujuan untuk meningkatkan kualitas pemahaman ibadah masyarakat dapat tercapai dengan baik,” tuturnya.
Pelatihan Salat Bersanad Angkatan XXVII di Masjid Nurul Huda Lowayu dihadiri Kepala Desa Lowayu Amin Iskandar, sesepuh desa KH Abdul Aziz, Ketua PC DMI Dukun sekaligus anggota DPRD Gresik H. Husnul Aqib, jajaran Banom dan lembaga NU Ranting Lowayu, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat. Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dan penguatan syiar Islam di Kabupaten Gresik. (hoo/arf)