email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 29 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Polda DIY dan DPKP Gencarkan Regenerasi Petani Milenial Demi Ketahanan Pangan

by Javasatu
1 Maret 2025

JAVASATU.COM- Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY untuk mendorong peran petani milenial dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta menjaga keberlanjutan sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanian.

Polda DIY bersinergi dengan DPKP dan petani milenial wujudkan ketahanan pangan melalui inovasi digital. Baca selengkapnya tentang upaya swasembada pangan di Yogyakarta.. (Foto: Ist)

Sebagai bagian dari inisiatif ini, digelar acara “Kumpul Konco Tani” di Jogja Agro Park (JAP), Kemiri, Wijimulyo, Nanggulan, Kulon Progo, pada Kamis (27/2/2025).

Acara tersebut menjadi ajang strategis untuk merumuskan langkah-langkah pendampingan dan pemberdayaan petani milenial. Salah satu narasumber dalam kegiatan ini adalah Pukka Simbolon, S.P., yang dikenal sebagai Capcapung, seorang kreator konten agribisnis di YouTube.

Petani Milenial: Harapan Masa Depan Pertanian DIY

Saat ini, jumlah petani milenial di DIY mencapai 1.400 orang, tersebar di Sleman (528 petani), Kulon Progo (331), Gunungkidul (265), Bantul (236), dan Kota Yogyakarta (40). Dalam kegiatan ini, mereka mendapatkan bantuan alat pertanian dan bibit buah gratis sebagai bentuk dukungan konkret dalam meningkatkan produktivitas.

Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Petani Milenial Koordinator Wilayah (Korwil) DIY, Muhammad Lukman Nur Hakim, S.Pt., menekankan pentingnya sinergi antara petani milenial, Polda DIY, dan DPKP.

“Kolaborasi ini menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, sehingga petani dapat bekerja dengan tenang dan sejahtera,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/3/2025).

Tantangan dan Solusi untuk Petani Milenial

Meski memiliki semangat tinggi, petani milenial masih menghadapi berbagai kendala, seperti serangan hama, teknik budidaya yang kurang tepat, serta ketergantungan pada metode konvensional. Oleh karena itu, peran penyuluh pertanian menjadi krusial dalam memberikan pendampingan dan peningkatan kapasitas petani.

“Penyuluhan pertanian menjadi sarana penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap petani. Dengan dukungan ini, petani milenial diharapkan mampu menjadi regenerasi petani yang lebih maju, mandiri, dan modern,” terang Lukman.

Digitalisasi Pertanian: Peluang dan Tantangan

Kasubdit 2 Ditintelkam Polda DIY, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sandhy W.G. Suawa, S.P., S.I.K., M.H., menuturkan bahwa kegiatan ini membuka peluang kolaborasi antara petani milenial dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami berharap sinergi ini dapat memperkuat kerja sama dalam mewujudkan swasembada pangan dan keberlanjutan petani milenial,” ujarnya.

Polda DIY juga memfasilitasi pelatihan digital marketing dengan menghadirkan narasumber dari kalangan YouTuber. Petani milenial diharapkan mampu memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk pertanian mereka.

“Di era digital, petani milenial harus bisa berinovasi, baik dalam teknologi pertanian maupun manajemen keuangan dan pemasaran,” imbuh Sandhy.

Dukungan Pemerintah untuk Swasembada Pangan

Kepala DPKP DIY, Ir. Syam Arjayanti, M.P.A., menyambut baik langkah Polda DIY dalam menggandeng petani milenial.

“Petani milenial harus terus berinovasi dan konsisten di dunia pertanian. Peluang kesuksesan di bidang ini terbuka lebar,” tegasnya.

Program ini sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan. DPKP DIY berkomitmen mendukung petani milenial dengan pendampingan intensif serta pengenalan permodalan melalui perbankan.

Capcapung: Konten Kreatif untuk Regenerasi Petani

Pukka Simbolon atau Capcapung menilai bahwa kegiatan “Kumpul Konco Tani” memberikan dampak positif bagi petani milenial.

BacaJuga :

Analis Puji Kapolri Jaga Demokrasi Saat Kawal Demo di DPR

Milad ke-13 EL-SALMA Blitar, Batik Cakrapalah Dikenalkan ke Generasi Muda

“Ini adalah wadah untuk berdiskusi dan bertukar informasi terkait masalah dan solusi di sektor pertanian,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya konten kreatif berbasis storytelling untuk menarik minat generasi muda.

“Video pertanian yang menarik dan tidak kaku akan lebih disukai anak muda. Ini adalah cara efektif untuk mengatasi krisis regenerasi petani,” tambahnya.

Dengan sinergi antara berbagai pihak, digitalisasi pertanian, serta dukungan dari pemerintah dan aparat kepolisian, petani milenial DIY diharapkan dapat menjadi motor penggerak pertanian modern, mandiri, dan berkelanjutan. (Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: DPKP DIYKetahanan PanganPetani MilenialPolda DIY

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Analis Puji Kapolri Jaga Demokrasi Saat Kawal Demo di DPR

Milad ke-13 EL-SALMA Blitar, Batik Cakrapalah Dikenalkan ke Generasi Muda

Rumi Resmi Debut, Eks Angkasara Rilis Maxi Single Perdana 4 September

IKG Targetkan 2,5 Juta Liter Air untuk Warga Gunungkidul

Spencer Green Hotel Batu Buka Ruang Belajar DJ Lewat Story in Stereo, 25 September

Hasil Lengkap Piala Panglima TNI 2026, PBV AL dan PBV AD Juara

Barcelona Belum Menyerah Kejar Julian Alvarez di Bursa Musim Panas

Jambore Pramuka Balongpanggang, Ini Pesan Wabup Gresik

Jaga Pesisir dari Abrasi, JMSI Sumenep Tanam Ribuan Mangrove

Didik Sucahyo Eks Elpamas Luncurkan Single D-Bass Project di Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Barcelona Belum Menyerah Kejar Julian Alvarez di Bursa Musim Panas

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Massa Mahasiswa Apresiasi Hakim PN Jaksel

Tambang Galian C dan Tambak Udang Modern Gresik Utara, Izin hingga Reklamasi Jadi Perhatian

Spencer Green Hotel Batu Buka Ruang Belajar DJ Lewat Story in Stereo, 25 September

BERITA LAINNYA

Analis Puji Kapolri Jaga Demokrasi Saat Kawal Demo di DPR

Milad ke-13 EL-SALMA Blitar, Batik Cakrapalah Dikenalkan ke Generasi Muda

Rumi Resmi Debut, Eks Angkasara Rilis Maxi Single Perdana 4 September

IKG Targetkan 2,5 Juta Liter Air untuk Warga Gunungkidul

Spencer Green Hotel Batu Buka Ruang Belajar DJ Lewat Story in Stereo, 25 September

Hasil Lengkap Piala Panglima TNI 2026, PBV AL dan PBV AD Juara

Barcelona Belum Menyerah Kejar Julian Alvarez di Bursa Musim Panas

Jambore Pramuka Balongpanggang, Ini Pesan Wabup Gresik

Jaga Pesisir dari Abrasi, JMSI Sumenep Tanam Ribuan Mangrove

Didik Sucahyo Eks Elpamas Luncurkan Single D-Bass Project di Malang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Massa Mahasiswa Apresiasi Hakim PN Jaksel

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved