email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 19 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemkab Gresik Genjot Transformasi Posyandu, 1.615 Titik Siap Jadi Garda Depan Layanan Masyarakat

by Sudasir Al Ayyubi
26 Juni 2025

JAVASATU.COM-GRESIK- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik serius melakukan reformasi pelayanan publik dari level paling dasar. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi prioritas adalah transformasi posyandu menjadi lembaga layanan masyarakat yang terintegrasi, adaptif, dan lintas sektor.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman. (Foto: Ist/Diskominfo Gresik)

Langkah ini ditegaskan dalam kegiatan Advokasi Kelembagaan dan Transformasi Posyandu yang digelar di Hotel Aston Gresik, Rabu (25/6/2025). Kegiatan tersebut dihadiri berbagai perangkat daerah, penggerak posyandu, hingga unsur perencanaan pembangunan daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, dalam sambutannya menyatakan, paradigma lama posyandu sebagai tempat penimbangan balita dan layanan ibu-anak sudah tak lagi relevan dengan tantangan zaman. Saat ini, posyandu diarahkan menjadi institusi sosial yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Dari 1.615 posyandu yang tersebar di Gresik, sebagian besar sudah mulai menerapkan sistem layanan terintegrasi dengan dukungan 7.778 kader aktif. Ini bukan hanya soal kesehatan, tapi juga menyentuh pendidikan, pekerjaan umum, ketertiban, hingga perlindungan sosial,” tegas Washil.

Transformasi ini, kata dia, didasarkan pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu. Pemkab Gresik pun telah memperkuat implementasinya dengan menerbitkan SK Bupati Nomor 414.1/166/HK/437.12/2025 tentang Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gresik periode 2025-2030.

Regulasi ini menempatkan posyandu sebagai bagian dari struktur pemerintahan lokal. Tugasnya tidak hanya melayani, tapi juga membantu merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi pembangunan dari tingkat desa.

“Keberadaan posyandu kini bukan sekadar pelengkap. Mereka adalah tulang punggung pembangunan berbasis komunitas. Karena itu, pembenahan manajemen dan peran kader menjadi penting,” ujarnya.

BacaJuga :

Polres Gresik Tangkap Residivis, 51 Gram Sabu Siap Edar Disita

Warga Nahdliyin Tebuwung Megengan Sambut Ramadan

Dalam sesi pemaparan, Muhayyan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik menjelaskan bahwa posyandu telah mengalami evolusi panjang. Berawal dari gerakan sosial pada era 1970-an, kini posyandu diarahkan sebagai fasilitator masyarakat yang menjembatani kebutuhan dasar warga dengan berbagai program pemerintah.

“Setiap kader kini ditugaskan secara spesifik sesuai bidang, misalnya pendidikan anak, layanan lansia, kesehatan ibu, atau ketahanan keluarga. Mereka bekerja dengan sistem organisasi yang lebih profesional, lengkap dengan struktur ketua, sekretaris, bendahara, dan koordinator bidang,” paparnya.

Sementara itu, Luludiyana dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gresik menegaskan, posyandu akan dimasukkan dalam prioritas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026. Artinya, alokasi anggaran untuk operasional, pelatihan kader, dan pengembangan infrastruktur posyandu akan ditingkatkan.

“Transformasi ini tidak bisa jalan sendiri. Harus ada kolaborasi antar-OPD yang kuat dan perencanaan yang terintegrasi. Kami juga akan dorong digitalisasi pelayanan agar lebih efisien dan responsif,” ujarnya.

Ia menyebut, salah satu tantangan saat ini adalah menyamakan persepsi antarperangkat daerah agar program tidak tumpang tindih dan bisa menyentuh masyarakat langsung. Kolaborasi lintas sektor, termasuk pemanfaatan teknologi informasi, menjadi keharusan.

“Transformasi posyandu bukan sekadar administratif. Ini adalah langkah konkrit membentuk layanan publik yang berbasis komunitas, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman. Posyandu masa depan harus berdampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.

Dengan transformasi ini, Pemkab Gresik menargetkan posyandu dapat memainkan peran strategis sebagai garda depan dalam pelayanan publik. Bukan hanya sebagai pusat kesehatan, tetapi juga sebagai simpul pembangunan sosial yang berkelanjutan. (Bas/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Pemkab GresikPosyandu

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Kasus Rp500 Juta Mandek 16 Bulan di Polresta Malang Kota

Polres Gresik Tangkap Residivis, 51 Gram Sabu Siap Edar Disita

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

Warga Nahdliyin Tebuwung Megengan Sambut Ramadan

Sengketa Lahan WTP dan Supit Urang Malang Diseret ke Ombudsman hingga KPK

MUI Kecamatan Gresik Temui Camat, Bahas Program Ramadan hingga Perkuat Sinergi

DLHKP Kota Kediri Bersihkan Cagar Budaya Jembatan Lama dari Tumpukan Sampah

Prev Next

POPULER HARI INI

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Sengketa Lahan WTP dan Supit Urang Malang Diseret ke Ombudsman hingga KPK

GIBM Buka Rekrutmen Nasional, Ormas Anti-Korupsi dari Blitar

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

DLHKP Kota Kediri Bersihkan Cagar Budaya Jembatan Lama dari Tumpukan Sampah

Ananda Sukarlan: Musik Bikin Dunia Lebih Masuk Akal di Hari Asperger 2026

GIBM Buka Rekrutmen Nasional, Ormas Anti-Korupsi dari Blitar

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Kapolri Copot Eks Kapolres Bima Terkait Narkoba Diapresiasi Publik

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d