JAVASATU.COM- Prof. Dr. KH. Masykuri Bakri kembali terpilih sebagai Ketua Umum Presidium Nasional Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar di Jombang, Jumat–Sabtu, 17–18 April 2026. Penetapan tersebut dilakukan melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang melibatkan para kiai.

“Dari sembilan kiai yang masuk AHWA, yang hadir enam, termasuk saya dan Kiai Mustain Syafii,” ujar KH Ahmad Junaidi Hidayat saat membacakan keputusan di hadapan peserta Munas, Sabtu (18/4/2026).
Dalam struktur kepengurusan baru, Prof. Masykuri didampingi Dr. H. Achmad Roziqi sebagai Sekretaris Jenderal. Pemilihan berlangsung dalam rangkaian Munas yang juga diisi kegiatan halal bihalal dan dihadiri ratusan alumni Pesantren Tebuireng.
Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), turut memberikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus terpilih.
“Selamat kepada pengurus yang telah terpilih, semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ucap Gus Kikin.
Turut hadir Menteri Haji dan Umrah RI, KH Muhammad Irfan Yusuf (Gus Irfan), yang memberikan apresiasi atas pelaksanaan Munas yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran alumni dalam kontribusi keumatan dan kebangsaan,” kata Gus Irfan.
Ketua PW IKAPETE Jawa Timur, KH Roisudin Bakri, juga menyampaikan apresiasi atas jalannya Munas yang kondusif serta kembali terpilihnya Prof. Masykuri.
“Alhamdulillah Munas berjalan dengan penuh kondusif, sopan santun sebagai santri tetap terjaga, dan kami ucapkan selamat atas terpilihnya kembali Prof. Masykuri,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Menurut Roisudin, keberlanjutan kepemimpinan tersebut tidak lepas dari capaian program selama empat tahun terakhir.
“Di bawah komando Prof. Masykuri, banyak program baru yang terwujud, termasuk penguatan pemikiran Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari hingga tingkat nasional dan internasional,” imbuhnya.
Ia juga menyoroti capaian organisasi yang dinilai signifikan, termasuk kondisi keuangan yang mencatat saldo lebih dari Rp1 miliar.
“Ini capaian yang patut diapresiasi dan menjadi modal penting untuk pengembangan organisasi ke depan,” jelasnya.
Ke depan, IKAPETE diharapkan mampu merealisasikan sejumlah program strategis, termasuk pembangunan Graha IKAPETE KH Hasyim Asy’ari.
“Kami berharap program yang belum tercapai bisa segera diwujudkan, sehingga IKAPETE semakin maju dan memberi manfaat luas,” pungkasnya. (hoo/nuh)