email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 21 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kampung Bandeng Gresik Jadi Rujukan, SNNU Pamekasan Belajar Langsung ke Tambak

by Syafik Hoo
14 Juli 2025

JAVASATU.COM- Desa Pangkahwetan di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, makin dikenal sebagai pusat budidaya bandeng unggulan. Keberhasilan petani lokal mengembangkan ikan bandeng menarik perhatian Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Kabupaten Pamekasan, Madura, yang datang langsung melakukan studi tiru, Minggu (13/7/2025).

(Foto: Ist)

Puluhan anggota SNNU Pamekasan belajar langsung ke tambak-tambak milik warga yang tergabung dalam Kampung Bandeng. Mereka didampingi Ketua PC SNNU Gresik Masruron, Kepala Desa Pangkahwetan Syaifullah Mahdi, serta penyuluh perikanan.

Ketua PC SNNU Pamekasan, Maskurdi, mengakui pihaknya sudah memulai budidaya bandeng sejak dua tahun lalu, namun hasilnya masih jauh dari harapan.

“Ikan yang kami budidayakan terlihat kurus. Di sini (Gresik) bisa gemuk dan besar. Bahkan ada kontes tahunan, itu yang membuat kami tertarik datang langsung,” kata Maskurdi di lokasi.

Kepala Desa Pangkahwetan, Syaifullah Mahdi, yang akrab disapa Sandi, menyebut desanya memiliki luas tambak sekitar 3.348 hektare, dengan 300 hektare di antaranya difokuskan sebagai Kampung Bandeng.

Ia menjelaskan bahwa budidaya dilakukan dengan model tradisional untuk melibatkan warga lokal secara aktif dalam seluruh proses, mulai dari penebaran benih hingga pemasaran.

“Standar kawasan Kampung Bandeng harus punya akses jalan dan listrik. Untuk pupuk, kami sempat terkendala karena pencabutan subsidi. Tapi kami kerja sama dengan Universitas Brawijaya untuk bikin probiotik,” bebernya.

BacaJuga :

Makmun: Demokrasi Sehat Tak Cukup Sekadar Mencoblos

Gunadi Yuwono Mangkir Pemeriksaan, Pelapor Minta Polisi Pertimbangkan Penahanan

Rombongan SNNU Pamekasan juga diajak praktik langsung ke tambak, mempelajari kondisi air, teknik pemupukan, pemberian pakan, dan adaptasi bibit. Sandi membagikan beberapa tips penting, seperti pemilahan ikan berdasarkan usia dan pakan yang proporsional.

“Untuk lahan 5 hektare misalnya, butuh 120 kg pakan per hari agar pertumbuhan ikan maksimal,” ungkapnya.

Hasil budidaya bandeng Desa Pangkahwetan memang sudah diakui. Setiap tahun, desa ini kerap menjuarai kontes bandeng kawak (bandeng berukuran jumbo), bahkan pernah menghasilkan satu ekor bandeng dengan bobot 16 kg.

Ketua SNNU Gresik Masruron menyambut baik kunjungan dari Madura ini dan berharap ilmu yang dibagikan bisa diadopsi di Pamekasan.

“Semoga bermanfaat dan bisa diaplikasikan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan di sana,” ucapnya. (Hoo/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Desa PangkahwetanKampung BandengKecamatan Ujungpangkah

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Makmun: Demokrasi Sehat Tak Cukup Sekadar Mencoblos

Gunadi Yuwono Mangkir Pemeriksaan, Pelapor Minta Polisi Pertimbangkan Penahanan

Damar Kurung vs Budaya Korea, Wabup Gresik Tantang DKG Gaet Anak Muda

Mundur dari Festival Mbois 11, Can A Rock Soroti Polemik Mural Malang The Glory Land

Jangan Asal Berangkat! Calon PMI Gresik Diingatkan Soal Legalitas

Bakorwil Malang: Topeng Malang Jadi Energi Baru Ekonomi Kreatif

Haul ke-8 KH Moh Sabiq Abdullah, Ponpes Al-Karimi Gresik Kenang Jasa Sang Pengasuh

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Gresik, 263 Warga Dukun Jadi Penerima

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

BERITA LAINNYA

Makmun: Demokrasi Sehat Tak Cukup Sekadar Mencoblos

Gunadi Yuwono Mangkir Pemeriksaan, Pelapor Minta Polisi Pertimbangkan Penahanan

Damar Kurung vs Budaya Korea, Wabup Gresik Tantang DKG Gaet Anak Muda

Mundur dari Festival Mbois 11, Can A Rock Soroti Polemik Mural Malang The Glory Land

Jangan Asal Berangkat! Calon PMI Gresik Diingatkan Soal Legalitas

Bakorwil Malang: Topeng Malang Jadi Energi Baru Ekonomi Kreatif

Haul ke-8 KH Moh Sabiq Abdullah, Ponpes Al-Karimi Gresik Kenang Jasa Sang Pengasuh

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

Prev Next

POPULER MINGGU INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved