Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Anggota DPR RI Nasim Khan Ingatkan Potensi Penyimpangan Koperasi Merah Putih

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
23 Juli 2025

JAVASATU.COM- Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Nasim Khan menyambut baik terbentuknya 80.048 unit Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kopkel) Merah Putih program Presiden Prabowo Subianto. Namun ia mengingatkan agar koperasi tidak berubah menjadi ladang penyimpangan.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Nasim Khan. (Foto: Ist)

“Niat baik Presiden jangan sampai disalahgunakan oleh oknum. Tanpa pengawasan ketat, koperasi bisa gagal dan merugikan masyarakat,” tegas Nasim, Selasa (22/7/2025), di Jakarta.

Menurut Nasim, koperasi kerap gagal bukan karena konsepnya, tapi karena lemahnya tata kelola dan minimnya transparansi.

Ia meminta pemerintah agar sejak awal memperkuat sistem audit dan manajemen pengawasan, termasuk penggunaan dana dan pendataan anggota.

ADVERTISEMENT

“Jika tidak diawasi sejak dini, koperasi bisa mandek atau malah diselewengkan. Pengawasan wajib diperketat,” tambah politisi asal Jawa Timur itu.

Nasim juga menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap koperasi sangat bergantung pada transparansi operasional dan akuntabilitas. Ia mendorong pengelolaan koperasi dilakukan secara profesional dan terbuka.

“Kalau masyarakat yakin, mereka akan terlibat aktif. Tapi kalau tidak transparan, kepercayaan itu hilang,” ujarnya.

Program koperasi yang digagas Presiden Prabowo ini ditopang berbagai fasilitas seperti Gudang logistik, Layanan sembako, Apotek desa, Armada logistik, Pembiayaan super mikro

Seluruh koperasi ini telah berbadan hukum dan tersebar di 38 provinsi serta 514 kabupaten/kota.

Nasim berharap program koperasi ini benar-benar menjadi penggerak ekonomi kerakyatan, bukan sekadar proyek politik atau pencitraan.

“Koperasi ini harus dikelola secara independen, bukan sebagai alat kekuasaan. Fokusnya harus ke rakyat,” tegasnya. (Sir/Saf)

Tags: dpr riKoperasi Merah PutihPKB
Previous Post

Logo FSPTSI Dipakai Ilegal, Jusuf Rizal Ancam Tempuh Jalur Hukum

Next Post

Gresik Bakal Adopsi Model CT Arsa, Sekolah Rakyat Siap Cetak Generasi Unggul

Related Posts

TNI Kerahkan Tiga Pesawat Semai Atasi Karhutla Kalimantan
Berita

TNI Kerahkan Tiga Pesawat Semai Atasi Karhutla Kalimantan

26 Oktober 2026
ASLINMAS Gresik Tak Cuma Jaga Keamanan, Warga Kesulitan Bisa Dibantu
Berita

ASLINMAS Gresik Tak Cuma Jaga Keamanan, Warga Kesulitan Bisa Dibantu

26 Oktober 2026
Babinsa Sukosewu Blitar Dampingi Sosialisasi Perlindungan Anak dan Sosial
Berita

Babinsa Sukosewu Blitar Dampingi Sosialisasi Perlindungan Anak dan Sosial

26 Oktober 2026
Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Malang Kota Terapkan Tilang Manual dan ETLE
Berita

Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Malang Kota Terapkan Tilang Manual dan ETLE

26 Oktober 2026
Kesenian Mberot Meriahkan Penutupan Srawung Desa 2026 di Balesari Malang
Berita

Kesenian Mberot Meriahkan Penutupan Srawung Desa 2026 di Balesari Malang

26 Oktober 2026
FASI XIII Gresik Diikuti 620 Santri, Jadi Ajang Pembinaan Generasi Qurani
Berita

FASI XIII Gresik Diikuti 620 Santri, Jadi Ajang Pembinaan Generasi Qurani

26 Oktober 2026
Next Post
Gresik Bakal Adopsi Model CT Arsa, Sekolah Rakyat Siap Cetak Generasi Unggul

Gresik Bakal Adopsi Model CT Arsa, Sekolah Rakyat Siap Cetak Generasi Unggul

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com