email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

“Kintil Kiai” di Ponpes Refah Islami Gresik, Cara Unik Santri Belajar Langsung ke Kiai

by Sudasir Al Ayyubi
3 November 2025

JAVASATU.COM- Pondok Pesantren Refah Islami Sidayu, Kabupaten Gresik, memiliki cara unik dalam mendidik para santrinya. Melalui program “Kintil Kiai” atau Mulazamah, para santri diajak belajar langsung dari pengasuh pesantren, KH Farid Dhofir, Lc., M.Si., bukan hanya tentang ilmu agama, tetapi juga tentang adab dan kehidupan.

(Foto: Ist)

Program ini menjadi salah satu kegiatan favorit di kalangan santri. Mereka berkesempatan mendampingi sang kiai dalam berbagai aktivitas, mulai dari menghadiri kajian hingga perjalanan dakwah. Selama itu pula, para santri mendapat pelajaran berharga tentang keikhlasan, kesabaran, dan makna pengabdian.

“Kami ingin santri belajar bukan hanya dari kitab, tapi dari perilaku dan keseharian guru. Itulah esensi mulazamah atau kintil kiai,” ujar KH Farid Dhofir, Senin (3/11/2025).

Menurutnya, pembelajaran terbaik adalah dengan meneladani langsung sikap dan karakter seorang guru. Melalui kedekatan itu, santri dapat memahami nilai keikhlasan dan semangat pengabdian yang sesungguhnya.

“Saat santri ikut bersama saya ke luar, mereka belajar banyak hal. Mulai dari cara menghormati orang lain, cara berbicara yang santun, sampai bagaimana menghadapi tantangan dengan sabar,” tutur Yai Farid.

Dalam setiap kegiatan, momen kebersamaan dimulai dengan foto bersama sebelum berangkat. Menariknya, Yai Farid sering kali menyopiri sendiri mobil yang ditumpangi para santri, sebagai wujud kasih sayang kepada murid-muridnya.

Selama perjalanan, suasana santai diselingi dengan nasihat penuh makna. Setelah kajian, rombongan biasanya makan bersama di rumah makan dan kadang diajak berkunjung ke tempat wisata atau lokasi viral untuk melepas penat.

“Kebersamaan seperti ini bukan sekadar rekreasi. Ini bagian dari pembelajaran hidup. Santri belajar bersyukur, berbagi, dan menghargai waktu bersama guru,” jelasnya.

BacaJuga :

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

Akhiri Tahun Ajaran, YPP Al-Karimi Gresik Ziarah Masyayikh dan Istighosah

Menurut KH Farid Dhofir, tradisi Kintil Kiai ini merupakan bentuk pendidikan karakter yang menanamkan nilai moral dan spiritual. Tujuannya agar para santri tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi kepada masyarakat.

“Kami ingin melahirkan santri yang tidak hanya cerdas, tapi juga berakhlak, rendah hati, dan bermanfaat bagi umat. Itulah semangat yang kami tanamkan melalui Kintil Kiai,” pungkasnya. (bas/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Kecamatan SidayuPesantrenPonpes Refah Islami

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Soft Launching VESTAWIL.ID, Bakorwil Malang Dorong Ekonomi Hijau Jatim

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Wali Kota Malang Cek Konstruksi Pot Pasar Besar, Pembongkaran Ditunda

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Akhiri Tahun Ajaran, YPP Al-Karimi Gresik Ziarah Masyayikh dan Istighosah

Dituding Pungli, Pengelola Coban Sewu Bantah dan Akan Tempuh Hukum

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

BUMDes Ardiles Singosari Bangun Sentra Ketahanan Pangan, Dukung MBG

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Aktivis Akhera Bogor: Stop Fitnah BGN, Isu Kaus Kaki Rp100 Ribu Tak Benar

Tiga Warga Sinak Papua Ditembak OPM, TNI Evakuasi Korban ke RS Mulia

TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar, Ringankan Beban Warga

Warga Kembru Ditembak TPNPB-OPM, TNI Evakuasi Korban dan Perketat Pengamanan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d