JAVASATU.COM- Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) NU Dukun menggelar Rapat Anggota Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RARK/RAPB) Tahun 2026 di Aula KH Hasyim Asy’ari MWCNU Dukun, Jumat (29/11/2025). Kegiatan ini sekaligus diisi dengan seminar koperasi syariah untuk meningkatkan kapasitas anggota dalam pengelolaan koperasi.

Ketua KSPPS NU Dukun, H. Muanan SH, M.Si, menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan menyusun target dan proyeksi keuangan koperasi tahun 2026, mencakup bidang organisasi, usaha dan permodalan, serta administrasi dan akuntansi. Menurutnya, aset koperasi diproyeksikan mencapai Rp 40 miliar, dengan perkiraan SHU sekitar Rp 2,5 miliar.
“KSPPS NU Dukun tidak hanya berperan sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat, termasuk mendukung UMKM dan pendidikan,” jelas H. Muanan.
Ia menambahkan, sistem keuangan koperasi kini telah terintegrasi dengan aplikasi Sakep, sehingga lebih aman dan terkoneksi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tanfidziyah MWCNU Dukun, KH Moh Sholeh, menekankan pentingnya anggota memahami seluruh alur laporan koperasi, bukan hanya laporan akhir SHU.
Ia menyebutkan, pelatihan koperasi syariah akan diagendakan untuk memperdalam pemahaman anggota.
Seminar Koperasi Syariah menghadirkan Dr. H. Ali Hamdan S.Si M.Ei, Ketua Forum Komunikasi Koperasi Syariah Jawa Timur.
Ia mengingatkan anggota untuk selalu mengedepankan SOP/SOM koperasi syariah, memahami tantangan koperasi, serta mengikuti regulasi UU Koperasi yang sedang difinalisasi DPR RI.
Seluruh pengurus manajemen, pengawas KSPPS NU Dukun, dan pengurus MWCNU Dukun hadir dalam kegiatan ini. (hoo/nuh)