email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 26 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Apresiasi Keberhasilan Swasembada Pangan Prabowo, Analis Dorong Penguatan Kesejahteraan Petani

by Redaksi Javasatu
8 Januari 2026
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Keberhasilan Indonesia mencatatkan produksi beras tertinggi sepanjang sejarah di bawah kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto, mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Capaian ini dinilai sebagai tonggak penting dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Presiden RI, Prabowo Subianto, menyampaikan sambutan pada acara Panen Raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). (Foto: Tangkapan layar YouTube Setpres)

Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, menyatakan bahwa pencapaian swasembada beras harus diikuti dengan perhatian pada kesejahteraan petani.

“Kami mengapresiasi capaian swasembada pangan di bawah kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto. Ini hasil kerja keras banyak pihak berkat dukungan dan komitmen Presiden. Namun, keberhasilan ini tidak boleh berhenti pada angka produksi semata. Negara wajib memastikan petani hidup sejahtera,” ujar Nasky dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia resmi mencapai swasembada beras pada Rabu (31/12/2025), salah satunya ditandai dengan tidak adanya impor beras sepanjang tahun 2025.

Alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta itu menambahkan, keberhasilan ini menunjukkan keberpihakan Presiden terhadap petani dan kekuatan pangan nasional.

“Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap petani,” kata Nasky.

Menurut Nasky, capaian swasembada beras tidak lepas dari konsistensi kebijakan Presiden Prabowo yang menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan. Program subsidi pupuk, perluasan lahan produktif, dan investasi teknologi modern dinilai memberi dampak signifikan bagi petani.

BacaJuga :

Polisi dan Wartawan di Gresik Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim

Gresik Masuk 35 Besar Nasional, Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih 2026

“Sejak awal, Presiden Prabowo menempatkan petani sebagai garda depan pembangunan. Ini bukan janji kampanye, tapi dijalankan dalam kebijakan nyata,” tegas Nasky.

Lebih jauh, Nasky menjelaskan, swasembada beras berarti kebutuhan domestik terpenuhi tanpa ketergantungan impor, sehingga Indonesia lebih terlindungi dari gejolak harga pangan global, krisis geopolitik, dan gangguan rantai pasok internasional.

“Selain itu, swasembada membuka peluang penguatan sektor pertanian melalui perbaikan infrastruktur irigasi, distribusi pupuk, hingga pemanfaatan teknologi pertanian modern,” imbuhnya.

Analis ini juga menyoroti langkah Presiden yang menegaskan kesiapan Indonesia menyalurkan bantuan beras untuk rakyat Palestina saat berpidato di Sidang Umum PBB di New York.

“Ini menunjukkan kekuatan pangan Indonesia kini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga hadir untuk kemanusiaan global,” tambahnya.

Meski begitu, Nasky mengingatkan, swasembada beras tidak otomatis menjamin kesejahteraan petani. Berdasarkan data, sebagian besar petani Indonesia masih berpendapatan rendah, memiliki lahan sempit, dan menghadapi biaya produksi tinggi. Harga gabah di tingkat petani kerap tidak stabil dan tidak mencerminkan biaya produksi.

“Jika negara sudah swasembada tapi petaninya tetap miskin, ada yang keliru dalam tata kelola pangan. Swasembada harus memastikan hasil panen petani terserap maksimal dengan harga adil, bukan menekan petani di hulu,” tegasnya.

Ke depan, Nasky mendorong pemerintah menjadikan kesejahteraan petani sebagai indikator keberhasilan swasembada.

“Bukan hanya soal cukup atau tidaknya beras, tetapi apakah petani bisa hidup layak, menyekolahkan anak, dan berproduksi secara berkelanjutan,” tutupnya. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: AnalisberasKetahanan Pangan NasionalNasky Milenial CenterNasky Putra TandjungPengamatPrabowo SubiantoPresiden IndonesiaPresiden RISwasembada Pangan Nasional

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polisi dan Wartawan di Gresik Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim

Gresik Masuk 35 Besar Nasional, Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih 2026

Peringkat 7 Nasional, Kota Malang Menuju Kota Bersih 2026

Ramadan Aman, Polres Gresik Turunkan Tim Sapu Bersih Pekat

Siswi SMP Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Tiri, Dilaporkan Polisi

Madas Nusantara–LIRA Bentuk Satgas, Siap Pidanakan Penyedia MBG Tak Layak

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Batu Sasar Miras, Judi hingga Prostitusi

Mudik Gratis Gresik 2026 Dibuka, Kuota 750 Orang dan 7 Rute ke Jatim

MUI Kecamatan Gresik Gandeng Takmir Al Istiqomah, Siapkan Program Pembinaan Umat

Setahun Beroperasi, RSUD Gresik Sehati Catat Lonjakan Pasien hingga 100 Persen

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Mudik Gratis Gresik 2026 Dibuka, Kuota 750 Orang dan 7 Rute ke Jatim

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Batu Sasar Miras, Judi hingga Prostitusi

MUI Kecamatan Gresik Gandeng Takmir Al Istiqomah, Siapkan Program Pembinaan Umat

BERITA LAINNYA

Madas Nusantara–LIRA Bentuk Satgas, Siap Pidanakan Penyedia MBG Tak Layak

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Analis Apresiasi Gerakan ASRI Polri, Langkah Nyata Kapolri Wujudkan Indonesia Sehat

Polda Jateng Ringkus Kurir Narkoba, 332 Gram Sabu dan 803 Butir Ekstasi Disita

Mayat di Sungai Jabung Malang Teridentifikasi, Remaja 17 Tahun Asal Nganjuk

Viral Penganiayaan Anak Kandung di Sragen, Ayah Dibekuk di Boyolali

Awal Periode Kedua, Mas Dhito Perkuat Pelayanan Publik di Tengah Efisiensi Rp265 Miliar

IYE Apresiasi Kinerja Kapolrestabes Medan, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Remaja Tewas di Sungai Jabung Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d