email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 20 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Apresiasi Keberhasilan Swasembada Pangan Prabowo, Analis Dorong Penguatan Kesejahteraan Petani

by Javasatu
8 Januari 2026

JAVASATU.COM- Keberhasilan Indonesia mencatatkan produksi beras tertinggi sepanjang sejarah di bawah kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto, mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Capaian ini dinilai sebagai tonggak penting dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Presiden RI, Prabowo Subianto, menyampaikan sambutan pada acara Panen Raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). (Foto: Tangkapan layar YouTube Setpres)

Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, menyatakan bahwa pencapaian swasembada beras harus diikuti dengan perhatian pada kesejahteraan petani.

“Kami mengapresiasi capaian swasembada pangan di bawah kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto. Ini hasil kerja keras banyak pihak berkat dukungan dan komitmen Presiden. Namun, keberhasilan ini tidak boleh berhenti pada angka produksi semata. Negara wajib memastikan petani hidup sejahtera,” ujar Nasky dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia resmi mencapai swasembada beras pada Rabu (31/12/2025), salah satunya ditandai dengan tidak adanya impor beras sepanjang tahun 2025.

Alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta itu menambahkan, keberhasilan ini menunjukkan keberpihakan Presiden terhadap petani dan kekuatan pangan nasional.

“Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap petani,” kata Nasky.

Menurut Nasky, capaian swasembada beras tidak lepas dari konsistensi kebijakan Presiden Prabowo yang menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan. Program subsidi pupuk, perluasan lahan produktif, dan investasi teknologi modern dinilai memberi dampak signifikan bagi petani.

“Sejak awal, Presiden Prabowo menempatkan petani sebagai garda depan pembangunan. Ini bukan janji kampanye, tapi dijalankan dalam kebijakan nyata,” tegas Nasky.

BacaJuga :

Bukan Sekadar Percantik Pendopo, Pemkab Majalengka Benahi Halaman yang Kerap Tergenang

Tokoh Budaya Majalengka H Baya Berduka, Ki Danu Tewas Dibunuh Tetangga di Tasikmalaya

Lebih jauh, Nasky menjelaskan, swasembada beras berarti kebutuhan domestik terpenuhi tanpa ketergantungan impor, sehingga Indonesia lebih terlindungi dari gejolak harga pangan global, krisis geopolitik, dan gangguan rantai pasok internasional.

“Selain itu, swasembada membuka peluang penguatan sektor pertanian melalui perbaikan infrastruktur irigasi, distribusi pupuk, hingga pemanfaatan teknologi pertanian modern,” imbuhnya.

Analis ini juga menyoroti langkah Presiden yang menegaskan kesiapan Indonesia menyalurkan bantuan beras untuk rakyat Palestina saat berpidato di Sidang Umum PBB di New York.

“Ini menunjukkan kekuatan pangan Indonesia kini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga hadir untuk kemanusiaan global,” tambahnya.

Meski begitu, Nasky mengingatkan, swasembada beras tidak otomatis menjamin kesejahteraan petani. Berdasarkan data, sebagian besar petani Indonesia masih berpendapatan rendah, memiliki lahan sempit, dan menghadapi biaya produksi tinggi. Harga gabah di tingkat petani kerap tidak stabil dan tidak mencerminkan biaya produksi.

“Jika negara sudah swasembada tapi petaninya tetap miskin, ada yang keliru dalam tata kelola pangan. Swasembada harus memastikan hasil panen petani terserap maksimal dengan harga adil, bukan menekan petani di hulu,” tegasnya.

Ke depan, Nasky mendorong pemerintah menjadikan kesejahteraan petani sebagai indikator keberhasilan swasembada.

“Bukan hanya soal cukup atau tidaknya beras, tetapi apakah petani bisa hidup layak, menyekolahkan anak, dan berproduksi secara berkelanjutan,” tutupnya. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: AnalisberasKetahanan Pangan NasionalNasky Milenial CenterNasky Putra TandjungPengamatPrabowo SubiantoPresiden IndonesiaPresiden RISwasembada Pangan Nasional

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Bukan Sekadar Percantik Pendopo, Pemkab Majalengka Benahi Halaman yang Kerap Tergenang

Polres Gresik Edukasi Pelajar soal AI

Panglima TNI Pesan 76 Paskibraka 2026 Kejar Cita-cita Setinggi Langit

Baru 3 Bulan Bebas Penjara, Residivis Gresik Kembali Terjerat Judol dan Sabu

Rani Jambak Demo Lewat Musik, LARA(NGAN) Suarakan Kegelisahan Negeri

Tokoh Budaya Majalengka H Baya Berduka, Ki Danu Tewas Dibunuh Tetangga di Tasikmalaya

Perda Disabilitas Gresik Diperkuat, Pelayanan Publik Diminta Lebih Inklusif

Polisi di Kabupaten Malang Ikut Kejar Swasembada Bawang Putih

Bakorwil Malang: Panen Bawang Putih Wagir Disiapkan Jadi Benih

Analis: Komitmen Kapolri Dukung Asta Cita Sudah On The Track, Swasembada Bawang Putih hingga Rekor MURI

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Tokoh Budaya Majalengka H Baya Berduka, Ki Danu Tewas Dibunuh Tetangga di Tasikmalaya

DPRD Majalengka Siapkan Aturan Perketat Pengawasan Proyek Infrastruktur

Analis: Komitmen Kapolri Dukung Asta Cita Sudah On The Track, Swasembada Bawang Putih hingga Rekor MURI

Rani Jambak Demo Lewat Musik, LARA(NGAN) Suarakan Kegelisahan Negeri

BERITA LAINNYA

Bukan Sekadar Percantik Pendopo, Pemkab Majalengka Benahi Halaman yang Kerap Tergenang

Polres Gresik Edukasi Pelajar soal AI

Panglima TNI Pesan 76 Paskibraka 2026 Kejar Cita-cita Setinggi Langit

Baru 3 Bulan Bebas Penjara, Residivis Gresik Kembali Terjerat Judol dan Sabu

Rani Jambak Demo Lewat Musik, LARA(NGAN) Suarakan Kegelisahan Negeri

Tokoh Budaya Majalengka H Baya Berduka, Ki Danu Tewas Dibunuh Tetangga di Tasikmalaya

Perda Disabilitas Gresik Diperkuat, Pelayanan Publik Diminta Lebih Inklusif

Polisi di Kabupaten Malang Ikut Kejar Swasembada Bawang Putih

Bakorwil Malang: Panen Bawang Putih Wagir Disiapkan Jadi Benih

Analis: Komitmen Kapolri Dukung Asta Cita Sudah On The Track, Swasembada Bawang Putih hingga Rekor MURI

Prev Next

POPULER MINGGU INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved